
BANGKALAN, RadarMadura.id – Rektor Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) Prof Dr Safi’ menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan bagi Kabupaten Bangkalan dan Pulau Madura. Salah satunya adalah kondisi infrastruktur jalan menuju kampus.
Hal tersebut disampaikan Safi’ saat menyampaikan sambutan pada acara Malem Tera’ Bulan yang digelar di Taman Kampus UTM pada Sabtu (31/10) malam.
Dikatakan, kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Surabaya menuju kampus UTM perlu mendapat perhatian Pemkab Bangkalan.
Safi’ menyebut, kondisi akses menuju kampus bisa memengaruhi persepsi masyarakat luar terhadap wajah Kabupaten Bangkalan.
Terlebih, UTM kini menjadi salah satu perguruan tinggi yang banyak dikunjungi pejabat nasional hingga akademisi dari berbagai negara.
”Kalau orang datang ke UTM melewati akses jalan yang kondisinya kurang baik, maka kesan mereka terhadap Bangkalan juga bisa kurang baik. Orang mengambil kesimpulan dari apa yang mereka lihat dan lewati,” tegasnya.
Dia mengakui, pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan kemampuan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Namun, dia berharap pemkab bisa menjadikan peningkatan infrastruktur menuju UTM sebagai salah satu prioritas pembangunan.
Menurut dia, penentuan skala prioritas pembangunan harus mempertimbangkan dampak strategis dan manfaat yang lebih luas. Termasuk terhadap citra daerah.
Safi’ mengaku prihatin melihat mahasiswa yang harus menghadapi persoalan keamanan maupun kondisi akses jalan yang belum memadai.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




