
BANGKALAN, RadarMadura.id – Ekosistem pembayaran nontunai makin masif merambah sektor kuliner di Kabupaten Bangkalan.
Salah satunya pada Tomoro Coffee yang kini mengoptimalkan integrasi teknologi pembayaran digital.
Penerapan sarana pembayaran modern berupa Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta mesin Electronic Data Capture (EDC) Bank Rakyat Indonesia (BRI) terbukti membawa dampak signifikan.
Kehadiran fasilitas perbankan tersebut mampu mempermudah alur transaksi harian secara menyeluruh.
Bagi manajemen kedai, digitalisasi sistem pembayaran ini tidak sekadar mempercepat proses bertransaksi di kasir.
Penggunaan perangkat perbankan tersebut juga berimplikasi langsung pada efisiensi operasional harian.
Owner Tomoro Coffee Bangkalan Nina Aisyah Hakim mengungkapkan, skema pembayaran digital berbasis QRIS menjadi pilihan favorit para pengunjung, terutama dari kalangan anak muda.
Di sisi lain, pembukuan dan pencatatan arus kas kedai menjadi jauh lebih teratur serta sistematis.
”Pembayaran menggunakan QRIS permudah transaksi, pembukuan keuangan juga lebih sistematis,” jelasnya.
Nina menjelaskan, ketersediaan sarana transaksi digital tersebut juga menyelesaikan persoalan teknis di lapangan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




