Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komisi C DPRD Bangkalan Pantau Normalisasi Sungai

H
Penulis: Hera Marylia❯
TINJAU LOKASI: Ketua Komisi C DPRD Bangkalan Reza Teguh Wibowo (berjaket) bersama Kepala DPUPR Rizal Mardiansyah (kemeja hijau) dan nelayan setempat memantau pengerukan sungai di Kelurahan Pangeranan Minggu (25/10). (HENDRI TEMALA UNTUK JPRM)
TINJAU LOKASI: Ketua Komisi C DPRD Bangkalan Reza Teguh Wibowo (berjaket) bersama Kepala DPUPR Rizal Mardiansyah (kemeja hijau) dan nelayan setempat memantau pengerukan sungai di Kelurahan Pangeranan Minggu (25/10). (HENDRI TEMALA UNTUK JPRM)

Advertisement

BANGKALAN, RadarMadura.id – Komisi C DPRD Bangkalan menepati janjinya memantau proyek normalisasi sungai di pesisir Kelurahan Pangeranan.

Kunjungan itu dilakukan bersama perwakilan dinas PUPR dan nelayan setempat Minggu (25/10).

Ketua Komisi C DPRD Bangkalan Reza Teguh Wibowo menyampaikan, peninjauan itu dilakukan untuk memastikan normalisasi berjalan sesuai harapan warga dan nelayan setempat.

Advertisement

Dalam pemantauan tersebut, ditemukan kendala terkait pembuangan tanah hasil pengerukan.

 ”Area di sebelah timur sungai tidak menyediakan lokasi pembuangan yang memadai. Akibatnya, dinas terkait bersama warga harus mencari persewaan truk untuk mengangkut tanah dari dasar sungai,” terangnya.

Reza menilai, normalisasi sungai menjadi salah satu langkah awal untuk menjawab keluhan banjir yang selama ini dirasakan warga perkotaan.

Advertisement

Namun, dia juga menekankan pentingnya pembangunan plengsengan agar tanah hasil pengerukan tidak kembali mengendap di dasar sungai.

Ketua Nelayan Sungai Bandaran Ahmad Rahman menyampaikan terima kasih kepada Komisi C DPRD Bangkalan yang turut mengawal realisasi normalisasi tersebut.

Menurut dia, pengerukan sungai merupakan harapan warga dan nelayan yang selama ini menginginkan kondisi sungai kembali mendukung aktivitas mereka.

Rahman berharap, pengerukan tidak berhenti sebelum pengerjaan tuntas. Selain membantu mengurangi potensi banjir, normalisasi tersebut diharapkan membuat akses perahu nelayan lebih lancar.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kelangkaan BBM Pengaruhi Pendapatan Sopir Angkot, Antrean Panjang Masih Terjadi di Sejumah SPBU

Kelangkaan BBM Pengaruhi Pendapatan Sopir Angkot, Antrean Panjang Masih Terjadi di Sejumah SPBU

Abd. Basit, warga Tlanakan, berharap kuota ditambah, bukan dikurangi, karena antrean panjang turut mengganggu pendapatan dan berdampak pada kondisi ekonomi keluarganya.

BRI Konsisten Buyback Saham, Fundamental Perseroan Topang Prospek Jangka Panjang

BRI Konsisten Buyback Saham, Fundamental Perseroan Topang Prospek Jangka Panjang

BRI melanjutkan buyback saham hingga Rp 1 triliun. Fundamental perseroan didukung laba bersih Rp 31,2 triliun pada semester I 2026.

Legislatif Dorong Percepatan Bantuan Air Bersih, Perlu Mitigasi Kekeringan untuk Jangka Panjang

Legislatif Dorong Percepatan Bantuan Air Bersih, Perlu Mitigasi Kekeringan untuk Jangka Panjang

Muhri menyoroti rencana bantuan sumur bor dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai perlu dipersiapkan lebih awal.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer