
BANGKALAN, RadarMadura.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan ekstra.
Sebab, dalam beberapa pekan terakhir, angin kencang kerap menerjang beberapa wilayah di Bangkalan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bangkalan Zainul Qomar menyatakan, pekan lalu angin kencang menerjang Desa Lomaer, Kecamatan Blega. Peristiwa serupa juga pernah terjadi di area sekitar Puskesmas Bangkalan.
”Fenomena angin puting beliung ini biasa terjadi sore dan siang hari selama musim kemarau,” jelasnya.
Meski fenomena tersebut umumnya lebih sering terjadi saat musim pancaroba, puting beliung tetap bisa terjadi saat musim kemarau.
Pemicunya adalah kemunculan pusat tekanan rendah akibat pemanasan matahari yang ekstrem di suatu wilayah.
Secara ilmiah, fenomena alam tersebut dapat dijelaskan melalui beberapa masalah krusial.
Seperti pemanasan daratan yang maksimal di musim kemarau, langit umumnya cerah tanpa awan.
Kondisi ini membuat permukaan bumi menerima hantaman sinar matahari secara penuh, sehingga suhu di daratan meningkat drastis.
”Akibat panas ekstrem tersebut, udara di permukaan bumi berubah menjadi sangat panas dan ringan, lalu melesat naik ke atas dengan cepat,” imbuhnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




