
BANGKALAN, RadarMadura.id – Tiga organisasi masyarakat (ormas) Madura Asli (Madas) menggelar halalbihalal di Gedung Serbaguna Rato Ebuh Bangkalan Rabu (1/4).
Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak serta bupati dan wakil bupati Bangkalan itu bertujuan menyatukan tiga organisasi tersebut untuk mengeliminasi hal-hal yang membuat citra organisasi jelek.
Ketua Umum Madas Nusantara Jusuf Rizal mengatakan, melalui halalbihalal ini, tiga organisasi Madas meluncurkan Badan Musyawarah (Bamus) Madura.
Baca Juga: Bikin Penasaran, Toyota Avanza Generasi 2026 Konon Bawa Efisiensi BBM Gila-Gilaan, Segini Bocorannya
Tujuannya, mewadahi semua ormas untuk dibina dan dididik menjadi organisasi yang profesional, modern, dan mandiri.
Tujuan lainnya, untuk mendukung iklim investasi di Pulau Madura.
"Karena banyak investor asing enggan untuk berinvestasi di Madura karena stereotipenya sudah jelek," terangnya.
Ke depan, pihaknya akan mendatangi semua himpunan pengusaha, seperti Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk memastikan Madura ramah investasi.
Dia menyebutkan, Bamus yang telah dibentuk akan menjadi garansi keamanan dan kenyamanan berinvestasi di Pulau Madura.
"Bamus akan menggaransi dan kami pastikan tidak akan ada gangguan. Kalau ada (gangguan), maka itu tanggung jawab kami," ucapnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


