alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Bupati Ra Latif Tinjau Vaksinasi dan Bantu Pasutri Tunanetra

BANGKALAN – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memantau vaksinasi di Balai Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kamis (26/8). Di dekat balai desa, pria yang biasa disapa Ra Latif itu juga mendatangi keluarga tunanetra untuk memberikan bantuan sembako.

Ra Latif menyampaikan, ada 400 kuota vaksin Moderna yang disiapkan di Desa Keleyan. Berdasar pantauannya, animo masyarakat setempat untuk mengikuti vaksinasi sangat besar.

”Mudah-mudahan masyarakat bisa memanfaatkan vaksin Moderna yang disediakan pemerintah. Apalagi, kualitasnya sangat bagus,” ucap Ra Latif.

Menurut dia, vaksinasi kali pertama dilakukan kepada kepala desa (Kades) setempat, kamudian diikuti warga. Dia mendorong semua Kades bersedia menjalani vaksinasi agar menjadi contoh bagi warga.

Baca Juga :  Bupati Mas Tamam Kukuhkan 274 PPPK Guru

Setelah memantau vaksinasi, mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu mendatangi pasangan suami istri (pasutri) tunanetra yang rumahnya tidak jauh dari balai desa. Itu dilakukan untuk memberikan bantuan sembako.

Menurut Ra Latif, pasutri tunanetra tersebut sudah dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tujuannya, mereka bisa mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Namun, pasutri itu mengaku belum menerima bantuan sebelum dibantu Bupati Ra Latif.

”Nanti datanya kami periksa dan cek kembali. Sebab, kami akan memberikan bantuan pendidikan atau sosial,” sambungnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menuturkan, satgas Covid-19 terus berupaya menggenjot program vaksinasi. Hal itu dilakukan untuk mengejar target capaian 70 persen agar segera terbentuk herd community.

Baca Juga :  PDAM Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif

”Target itu menjadi atensi bapak bupati sebagai ketua satgas penanganan Covid-19 Bangkalan. Dengan demikian, masyarakat Kota Salak memiliki ketahanan terhadap virus korona,” terang Agus. (jup)

BANGKALAN – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memantau vaksinasi di Balai Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kamis (26/8). Di dekat balai desa, pria yang biasa disapa Ra Latif itu juga mendatangi keluarga tunanetra untuk memberikan bantuan sembako.

Ra Latif menyampaikan, ada 400 kuota vaksin Moderna yang disiapkan di Desa Keleyan. Berdasar pantauannya, animo masyarakat setempat untuk mengikuti vaksinasi sangat besar.

”Mudah-mudahan masyarakat bisa memanfaatkan vaksin Moderna yang disediakan pemerintah. Apalagi, kualitasnya sangat bagus,” ucap Ra Latif.


Menurut dia, vaksinasi kali pertama dilakukan kepada kepala desa (Kades) setempat, kamudian diikuti warga. Dia mendorong semua Kades bersedia menjalani vaksinasi agar menjadi contoh bagi warga.

Baca Juga :  Pengunjung Wisata Religi Lebih Dominan

Setelah memantau vaksinasi, mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu mendatangi pasangan suami istri (pasutri) tunanetra yang rumahnya tidak jauh dari balai desa. Itu dilakukan untuk memberikan bantuan sembako.

Menurut Ra Latif, pasutri tunanetra tersebut sudah dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Tujuannya, mereka bisa mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Namun, pasutri itu mengaku belum menerima bantuan sebelum dibantu Bupati Ra Latif.

”Nanti datanya kami periksa dan cek kembali. Sebab, kami akan memberikan bantuan pendidikan atau sosial,” sambungnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menuturkan, satgas Covid-19 terus berupaya menggenjot program vaksinasi. Hal itu dilakukan untuk mengejar target capaian 70 persen agar segera terbentuk herd community.

Baca Juga :  BPWS Dorong Bangkalan Jadi Sentra Bandeng dan Udang

”Target itu menjadi atensi bapak bupati sebagai ketua satgas penanganan Covid-19 Bangkalan. Dengan demikian, masyarakat Kota Salak memiliki ketahanan terhadap virus korona,” terang Agus. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/