alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Gaji PPPK Pakai APBD

BANGKALAN – Hasil tes seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan diumumkan 1 Maret. Saat ini pemerintah daerah mulai membahas kebutuhan gaji bagi para honorer yang dinyatakan lolos seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Moh. Gufron menyampaikan, pihaknya merekap hasil computer assisted test (CAT) rekrutmen PPPK tahap 1 2019. Dengan demikian, belum diketahui berapa peserta yang mampu memenuhi ketentuan nilai tes.

”Ketentuan berapa yang lolos tetap dari pemerintah pusat. Kuota yang akan diterima berapa, kami juga belum tahu,” katanya kemarin (25/2).

Dari 975 pendaftar, beberapa peserta berhalangan ikut tes. Namun, Gufron tidak memastikan jumlahnya karena masih dilakukan rekap data tes seleksi PPPK 23–24 Fabruari. Peserta yang tidak ikut tes dipastikan tidak bisa lolos PPPK. ”Sekitar 2 atau 3 orang yang berhalangan,” ucap dia.

Jika nanti sebagian besar pendaftar lolos seleksi, Pemkab Bangkalan siap memenuhi hak PPPK, termasuk gaji. Seperti diketahui, PPPK yang lolos seleksi di Bangkalan akan digaji yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Baca Juga :  980 Calon Berebut Kursi PPPK di Pemkab Bangkalan

Jadi, berbeda dengan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang gajinya bersumber dari dana alokasi umum (DAU). ”Kalau diterima semua, kami siap. Gaji PPPK dari APBD, bukan DAU, karena kontrak. Kalau gaji PNS dari DAU,” bebernya.

Gufron menjelaskan, gaji PPPK masih dibahas bersama instansi terkait. Besaran gaji menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pemkab tidak akan melaksanakan seleksi PPPK jika keuangan daerah tidak mampu. Gaji setiap PPPK nantinya mengacu pada golongan.

”Masih kami hitung. Gajinya bergantung pada golongan. Kalau S-1 sekitar Rp 2,7 juta. Kalau D-3 di bawah itu. Pastinya belum tahu berapa,” papar Gufron.

Menurut dia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) kurang transparan soal rekrutmen PPPK tahap 1. Selama rekrutmen, pemerintah daerah tidak banyak mendapat informasi. Salah satunya, soal kuota penerimaan.

Baca Juga :  Buka 2.183 Formasi, Pemkab dalam Rekrutmen CPNS dan PPPK Tahun Ini

”Pemerintah pusat sampai saat ini belum terbuka berapa yang diterima dan siapa saja. Kalau ada petunjuk, kami laksanakan. Hanya itu yang kami lakukan,” katanya.

Meski demikian, pihaknya mengaku bersyukur. Rekrutmen PPPK jelas akan mengurangi jumlah tenaga honorer di Bangkalan. Dia memaparkan, sebelum ada rekrutmen CPNS 2018, honorer di Bangkalan berjumlah 4.058 orang.

Saat ini jumlah honorer berkurang menjadi 3.762 orang. Sebab, 296 orang lolos seleksi CPNS. Gufron menyebutkan, formasi rekrutmen PPPK tahap 1 2019 belum mencakup semua bidang. Hanya guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian.

”Bagian administrasi dan bidang-bidang lainnya belum. Harapannya, semua honorer bisa lolos rekrutmen PPPK tahap berikutnya,” tuturnya. Dia menambahkan, sekitar 975 tenaga honorer eks kategori 2 yang mengikuti tes seleksi menunggu pengumuman hasil tes.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Syamsul Arifin mengatakan hal serupa tentang gaji PPPK. Pihaknya belum bisa memberikan kepastian karena masih dalam pembahasan.

BANGKALAN – Hasil tes seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan diumumkan 1 Maret. Saat ini pemerintah daerah mulai membahas kebutuhan gaji bagi para honorer yang dinyatakan lolos seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Moh. Gufron menyampaikan, pihaknya merekap hasil computer assisted test (CAT) rekrutmen PPPK tahap 1 2019. Dengan demikian, belum diketahui berapa peserta yang mampu memenuhi ketentuan nilai tes.

”Ketentuan berapa yang lolos tetap dari pemerintah pusat. Kuota yang akan diterima berapa, kami juga belum tahu,” katanya kemarin (25/2).


Dari 975 pendaftar, beberapa peserta berhalangan ikut tes. Namun, Gufron tidak memastikan jumlahnya karena masih dilakukan rekap data tes seleksi PPPK 23–24 Fabruari. Peserta yang tidak ikut tes dipastikan tidak bisa lolos PPPK. ”Sekitar 2 atau 3 orang yang berhalangan,” ucap dia.

Jika nanti sebagian besar pendaftar lolos seleksi, Pemkab Bangkalan siap memenuhi hak PPPK, termasuk gaji. Seperti diketahui, PPPK yang lolos seleksi di Bangkalan akan digaji yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Baca Juga :  Paving Proyek IKM Rp 10 Miliar Rusak

Jadi, berbeda dengan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang gajinya bersumber dari dana alokasi umum (DAU). ”Kalau diterima semua, kami siap. Gaji PPPK dari APBD, bukan DAU, karena kontrak. Kalau gaji PNS dari DAU,” bebernya.

Gufron menjelaskan, gaji PPPK masih dibahas bersama instansi terkait. Besaran gaji menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pemkab tidak akan melaksanakan seleksi PPPK jika keuangan daerah tidak mampu. Gaji setiap PPPK nantinya mengacu pada golongan.

”Masih kami hitung. Gajinya bergantung pada golongan. Kalau S-1 sekitar Rp 2,7 juta. Kalau D-3 di bawah itu. Pastinya belum tahu berapa,” papar Gufron.

Menurut dia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) kurang transparan soal rekrutmen PPPK tahap 1. Selama rekrutmen, pemerintah daerah tidak banyak mendapat informasi. Salah satunya, soal kuota penerimaan.

Baca Juga :  Jumlah Kasus Covid-19 Bangkalan Kembali Melonjak

”Pemerintah pusat sampai saat ini belum terbuka berapa yang diterima dan siapa saja. Kalau ada petunjuk, kami laksanakan. Hanya itu yang kami lakukan,” katanya.

Meski demikian, pihaknya mengaku bersyukur. Rekrutmen PPPK jelas akan mengurangi jumlah tenaga honorer di Bangkalan. Dia memaparkan, sebelum ada rekrutmen CPNS 2018, honorer di Bangkalan berjumlah 4.058 orang.

Saat ini jumlah honorer berkurang menjadi 3.762 orang. Sebab, 296 orang lolos seleksi CPNS. Gufron menyebutkan, formasi rekrutmen PPPK tahap 1 2019 belum mencakup semua bidang. Hanya guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian.

”Bagian administrasi dan bidang-bidang lainnya belum. Harapannya, semua honorer bisa lolos rekrutmen PPPK tahap berikutnya,” tuturnya. Dia menambahkan, sekitar 975 tenaga honorer eks kategori 2 yang mengikuti tes seleksi menunggu pengumuman hasil tes.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Syamsul Arifin mengatakan hal serupa tentang gaji PPPK. Pihaknya belum bisa memberikan kepastian karena masih dalam pembahasan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/