alexametrics
24.4 C
Madura
Tuesday, August 9, 2022

Biar Jiwa Kita Semakin Hidup

BANGKALAN – Komunitas Masyarakat Lumpur (KML) masih konsisten menggelar kegiatan sastra. Di antaranya, baca puisi, diskusi, membaca, dan menulis.

Kumpulan masyarakat yang mencintai sastra ini getol mengajak khayalak umum untuk terus berkarya dalam bidang seni sastra. Selain itu, berupaya menumbuhkan dunia literasi di Kabupaten Bangkalan.

Pembina KML Bangkalan M. Helmy Prasetya mengatakan, karya sastra merupakan media untuk mengasah intuisi setiap orang. ”Biar jiwa kita semakin hidup. Dengan menulis dan berpuisi, kita dapat menggali potensi diri,” ucapnya kemarin (24/11).

Pria yang juga menjadi dosen di STKIP PGRI Bangkalan itu menambahkan, Baca Puisi Nak-kanak Bangkalan (BPNB) yang menjadi program bulanan komunitasnya pernah vakum selama tiga bulan. Namun, kegiatan itu mulai aktif kembali kemarin (24/11). ”Kegiatan ini untuk umum. Semua khayalak boleh bergabung. Ini wadah untuk teman-teman yang mencintai sastra,” terangnya.

Baca Juga :  Cynthya Dewi Baca Referensi Islam sebelum Ucapkan Syahadat

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Hendra Gemma Dominant menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut. ”Ini sangat bagus. Selain karya sastra, ini juga bisa menjadi wadah bagi pencinta karya seni lainnya, baik seni rupa, lukis, musik, maupun drama. Ini perlu dikembangkan,” jelasnya. (c1)

BANGKALAN – Komunitas Masyarakat Lumpur (KML) masih konsisten menggelar kegiatan sastra. Di antaranya, baca puisi, diskusi, membaca, dan menulis.

Kumpulan masyarakat yang mencintai sastra ini getol mengajak khayalak umum untuk terus berkarya dalam bidang seni sastra. Selain itu, berupaya menumbuhkan dunia literasi di Kabupaten Bangkalan.

Pembina KML Bangkalan M. Helmy Prasetya mengatakan, karya sastra merupakan media untuk mengasah intuisi setiap orang. ”Biar jiwa kita semakin hidup. Dengan menulis dan berpuisi, kita dapat menggali potensi diri,” ucapnya kemarin (24/11).


Pria yang juga menjadi dosen di STKIP PGRI Bangkalan itu menambahkan, Baca Puisi Nak-kanak Bangkalan (BPNB) yang menjadi program bulanan komunitasnya pernah vakum selama tiga bulan. Namun, kegiatan itu mulai aktif kembali kemarin (24/11). ”Kegiatan ini untuk umum. Semua khayalak boleh bergabung. Ini wadah untuk teman-teman yang mencintai sastra,” terangnya.

Baca Juga :  Potret Keagamaan Masyarakat Kiwari

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Hendra Gemma Dominant menyampaikan, pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut. ”Ini sangat bagus. Selain karya sastra, ini juga bisa menjadi wadah bagi pencinta karya seni lainnya, baik seni rupa, lukis, musik, maupun drama. Ini perlu dikembangkan,” jelasnya. (c1)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/