alexametrics
21.1 C
Madura
Friday, July 1, 2022

360 Siswa Bersaing Tampilkan Kreasi Terbaik

BANGKALAN – Rabu (25/10), 360 siswa KB dan TK akan mengikuti lomba merwanai tingkat kabupaten di Gedung Manunggal Kodim 0829/Bangkalan. Mereka merupakan 20 peserta terbaik dari 18 kecamatan di Kota Salak.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM), disdik, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Bangkalan telah mematangkan persiapan Selasa (24/10). Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peserta lomba.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto memaparkan, peserta harus memenuhi persyaratan yang ditentukan panitia. Di antaranya peserta wajib melakukan daftar ulang pada pelaksanaan lomba pukul 07.30–08.00. Kemudian, peserta harus datang 15 menit sebelum kegiatan dimulai. ”Peserta membawa meja dan krayon sendiri,” katanya kemarin.

Baca Juga :  Mendidik Anak Lebih Kreatif

Ketentuan lomba mewarnai bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) ini salah satunya peserta dilarang menggunakan pilok dan glitter untuk mewarnai. Perlu diperhatikan, peserta tidak diperbolehkan dibantu orang lain saat mengikuti lomba. Ada tiga dewan juri yang menilai hasil mewarnai peserta.

”Kriteria penilaian meliputi kesesuaian warna dan keindahan. Kemudian juga kerapian dan teknik mewarnai,” jelasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya para peserta ini sudah melewati tahap seleksi tingkat kecamatan. Lomba mewarnai tingkat kecamatan diikuti 5.600 peserta dari berbagai lembaga PAUD di Bangkalan.

Kabid PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdik Bangkalan Jufri Kora berharap kegiatan lomba bisa berjalan lancar. Nantinya akan terpilih karya terbaik. Event ini bisa menjadi motivasi siswa untuk terus berkarya dan lebih kreatif.

Baca Juga :  Fadhilah: Ruang Baik untuk Kembangkan Kreativitas Anak

”Selain anak didik senang, peserta juga bisa belajar. Berani untuk ikut lomba. Bersaing dengan peserta dari semua kecamatan. Kami juga bisa mengetahui nantinya peserta didik yang potensial,” ujarnya.

Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menyambut baik kegiatan ini. Sebab lomba mewarnai jenjang KB dan TK bernilai edukatif dan mampu mengasah kreativitas. ”Selamat berkompetisi. Berusahalah menjadi yang terbaik,” ucapnya.

 

 

BANGKALAN – Rabu (25/10), 360 siswa KB dan TK akan mengikuti lomba merwanai tingkat kabupaten di Gedung Manunggal Kodim 0829/Bangkalan. Mereka merupakan 20 peserta terbaik dari 18 kecamatan di Kota Salak.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM), disdik, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Bangkalan telah mematangkan persiapan Selasa (24/10). Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peserta lomba.

Kepala Event JPRM Moh. Sugianto memaparkan, peserta harus memenuhi persyaratan yang ditentukan panitia. Di antaranya peserta wajib melakukan daftar ulang pada pelaksanaan lomba pukul 07.30–08.00. Kemudian, peserta harus datang 15 menit sebelum kegiatan dimulai. ”Peserta membawa meja dan krayon sendiri,” katanya kemarin.

Baca Juga :  Jadi Ajang Tingkatkan Kreativitas

Ketentuan lomba mewarnai bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) ini salah satunya peserta dilarang menggunakan pilok dan glitter untuk mewarnai. Perlu diperhatikan, peserta tidak diperbolehkan dibantu orang lain saat mengikuti lomba. Ada tiga dewan juri yang menilai hasil mewarnai peserta.

”Kriteria penilaian meliputi kesesuaian warna dan keindahan. Kemudian juga kerapian dan teknik mewarnai,” jelasnya.

Perlu diketahui, sebelumnya para peserta ini sudah melewati tahap seleksi tingkat kecamatan. Lomba mewarnai tingkat kecamatan diikuti 5.600 peserta dari berbagai lembaga PAUD di Bangkalan.

Kabid PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdik Bangkalan Jufri Kora berharap kegiatan lomba bisa berjalan lancar. Nantinya akan terpilih karya terbaik. Event ini bisa menjadi motivasi siswa untuk terus berkarya dan lebih kreatif.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru Hijriah, Disporabudpar Gelar Lomba Mewarnai

”Selain anak didik senang, peserta juga bisa belajar. Berani untuk ikut lomba. Bersaing dengan peserta dari semua kecamatan. Kami juga bisa mengetahui nantinya peserta didik yang potensial,” ujarnya.

Sekretaris Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menyambut baik kegiatan ini. Sebab lomba mewarnai jenjang KB dan TK bernilai edukatif dan mampu mengasah kreativitas. ”Selamat berkompetisi. Berusahalah menjadi yang terbaik,” ucapnya.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/