alexametrics
28.9 C
Madura
Sunday, May 29, 2022

Presiden PKS Beli Garam Petani Konang Rp 2 Ribu Per Kg

PAMEKASAN – Kepedulian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhadap petani garam tidak main-main. Buktinya, partai yang logonya didominasi warna oranye dengan untaian 17 butir padi pada tangkai tegak lurus itu membeli garam petani Desa Konang, Kecamatan Galis, tiga kali lipat dari harga normal Jumat (24/9).

Garam petani Desa Konang dibeli langsung oleh Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya 10 ton garam seharga Rp 2.000 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih tinggi dari harga pasaran yang hanya berkisar Rp 500 per kilogram. Dia juga membeli cabai petani seharga Rp 20 ribu per kilogram. Biasanya, satu kilogram hanya Rp 8.000.

Menurut Ahmad Syaikhu, kegiatan tersebut selaras dengan slogan PKS Bersama Melayani Rakyat. Menurut dia, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus terhadap petani garam. ”Perhatian tersebut diharapkan bisa memproteksi para petani agar bisa hidup lebih sejahtera,” ucapnya.

Baca Juga :  Dapat Penghargaan BPKP Atas Capaian Kapabilitas APIP Level 3

Dijelaskan, mustahil para petani garam bisa bekerja sendiri tanpa campur tangan pemerintah. Sebab, harga pasar garam ditentukan supply and demand. Dengan kata lain, jika terlalu banyak suplai, otomatis harga garam murah. ”Inilah pengaruh impor. Karena itu, keran impor jangan dibuka lebar-lebar. Disesuaikan dengan kebutuhan industri saja,” terangnya.

Pria yang juga duduk di Komisi V DPR RI itu akan mengupayakan pemerintah untuk memberdayakan garam rakyat. Dengan begitu, bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk membeli garam petani. ”Harapannya, para petani masih punya obsesi dan semangat untuk meningkatkan taraf kesejahteraan,” imbuhAhmad Syaikhu.

Ditambahkan, ada beberapa keluhan yang disampaikan dari petani. Salah satunya infrastruktur yang kurang memadai. Sebab, beberapa akses menuju lahan garam belum diaspal. Hal itu menyulitkan petani untuk distribusi garam. Termasuk, penggunaan teknologi geomembran yang ditengarai bisa menambah kadar NaCl.

Baca Juga :  Mensos Khofifah Indar Parawansa¬†Pastikan PKH Tepat Sasaran

Mantan wakil Wali Kota Bekasi itu juga mengajak semua stakeholder untuk ikut bekerja sama dalam upaya menyejahterakan para petani. Dia yakin akan menemukan solusi jika semua pihak bekerja sama. ”Kalau memang sangat bermanfaat bagi petani, kita akan usulkan menggunakan teknologi geomembran agar garam petani bisa diserap industri,” pungkasnya. (c1)

PAMEKASAN – Kepedulian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhadap petani garam tidak main-main. Buktinya, partai yang logonya didominasi warna oranye dengan untaian 17 butir padi pada tangkai tegak lurus itu membeli garam petani Desa Konang, Kecamatan Galis, tiga kali lipat dari harga normal Jumat (24/9).

Garam petani Desa Konang dibeli langsung oleh Presiden PKS H. Ahmad Syaikhu. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya 10 ton garam seharga Rp 2.000 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih tinggi dari harga pasaran yang hanya berkisar Rp 500 per kilogram. Dia juga membeli cabai petani seharga Rp 20 ribu per kilogram. Biasanya, satu kilogram hanya Rp 8.000.

Menurut Ahmad Syaikhu, kegiatan tersebut selaras dengan slogan PKS Bersama Melayani Rakyat. Menurut dia, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus terhadap petani garam. ”Perhatian tersebut diharapkan bisa memproteksi para petani agar bisa hidup lebih sejahtera,” ucapnya.

Baca Juga :  Dapat Penghargaan BPKP Atas Capaian Kapabilitas APIP Level 3


Dijelaskan, mustahil para petani garam bisa bekerja sendiri tanpa campur tangan pemerintah. Sebab, harga pasar garam ditentukan supply and demand. Dengan kata lain, jika terlalu banyak suplai, otomatis harga garam murah. ”Inilah pengaruh impor. Karena itu, keran impor jangan dibuka lebar-lebar. Disesuaikan dengan kebutuhan industri saja,” terangnya.

Pria yang juga duduk di Komisi V DPR RI itu akan mengupayakan pemerintah untuk memberdayakan garam rakyat. Dengan begitu, bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk membeli garam petani. ”Harapannya, para petani masih punya obsesi dan semangat untuk meningkatkan taraf kesejahteraan,” imbuhAhmad Syaikhu.

Ditambahkan, ada beberapa keluhan yang disampaikan dari petani. Salah satunya infrastruktur yang kurang memadai. Sebab, beberapa akses menuju lahan garam belum diaspal. Hal itu menyulitkan petani untuk distribusi garam. Termasuk, penggunaan teknologi geomembran yang ditengarai bisa menambah kadar NaCl.

Baca Juga :  Presiden PKS Tetap Jagokan Ra Latif

Mantan wakil Wali Kota Bekasi itu juga mengajak semua stakeholder untuk ikut bekerja sama dalam upaya menyejahterakan para petani. Dia yakin akan menemukan solusi jika semua pihak bekerja sama. ”Kalau memang sangat bermanfaat bagi petani, kita akan usulkan menggunakan teknologi geomembran agar garam petani bisa diserap industri,” pungkasnya. (c1)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Dewan Soroti Lambatnya Pencairan DD/ADD

Jalur Perseorangan Sepi Peminat

Toyol Korona

Artikel Terbaru

/