alexametrics
21.5 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

99 Persen Yakin Suramadu Gratis

BANGKALANMasyarakat Jawa Timur (Jatim), khususnya Madura, boleh harap-harap cemas menunggu pengumuman kebijakan Presiden Joko Widodo mengenai tarif tol Jembatan Suramadu. Namun, Gubenur Jatim Soekarwo sudah yakin 99 persen menyeberangi jembatan penghubung Madura dengan Surabaya itu digratiskan akhir Oktober ini.

Soekarwo menyampaikan, kebijakan Suramadu gratis santer diembuskan pemerintah pusat. Dia optimistis 99 persen tarif tol Suramadu gratis. Menurut Soekarwo, keyakinan itu bukan tanpa alasan. Pihaknya mendapat informasi penggratisan Suramadu dari struktural pemerintah.

”Saya dengar, tapi belum jadi perintah. Biasanya yang saya dengar dari jalur struktural itu betul,” tegas Pakde Karwo.

Presiden Joko Widodo, kata dia, akan mengumumkan penggratisan Suramadu. Karwo berpendapat, pemerintah pusat menghitung anggaran perawatan Suramadu yang bersumber dari APBN. ”Pasti sudah dipikirkan. Pasti APBN yang merawat karena pembangunan include dalam perawatan,” paparnya.

Baca Juga :  Bismillah, Madura Awards Sukses

Pakde menambahkan, Sabtu (27/10) Presiden Joko Widodo bakal menghadiri pertemuan raja-raja se-ASEAN di Sumenep. Hadirnya presiden ke Madura juga bakal mengunjungi pameran hewan ternak dan Suramadu sekaligus mengumumkan kebijakan tarif Suramadu.

Kebijakan penggratisan tarif Suramadu dilakukan agar harga barang dari Surabaya dan sekitarnya yang didistribusikan ke Madura lebih murah. Pun sebaliknya, barang dari Madura bisa semakin bersaing secara ekonomi karena tarif Suramadu sudah gratis. ”Namanya ongkos produksi dalam distribusi barang,” terang Soekarwo.

Sebagaimana diulas Radarmadura.id, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sudah merampungkan kajian tarif tol Jembatan Suramadu Rp 0. Kajian tersebut telah diajukan kepada presiden oleh Ikatan Keluarga Masyarakat Madura (Ikama). Tarif tol Jembatan Suramadu Rp 0 diharapkan mendongkrak perekonomian di Madura.

Baca Juga :  Kerusuhan Antardusun Pecah di Sapeken

BANGKALANMasyarakat Jawa Timur (Jatim), khususnya Madura, boleh harap-harap cemas menunggu pengumuman kebijakan Presiden Joko Widodo mengenai tarif tol Jembatan Suramadu. Namun, Gubenur Jatim Soekarwo sudah yakin 99 persen menyeberangi jembatan penghubung Madura dengan Surabaya itu digratiskan akhir Oktober ini.

Soekarwo menyampaikan, kebijakan Suramadu gratis santer diembuskan pemerintah pusat. Dia optimistis 99 persen tarif tol Suramadu gratis. Menurut Soekarwo, keyakinan itu bukan tanpa alasan. Pihaknya mendapat informasi penggratisan Suramadu dari struktural pemerintah.

”Saya dengar, tapi belum jadi perintah. Biasanya yang saya dengar dari jalur struktural itu betul,” tegas Pakde Karwo.


Presiden Joko Widodo, kata dia, akan mengumumkan penggratisan Suramadu. Karwo berpendapat, pemerintah pusat menghitung anggaran perawatan Suramadu yang bersumber dari APBN. ”Pasti sudah dipikirkan. Pasti APBN yang merawat karena pembangunan include dalam perawatan,” paparnya.

Baca Juga :  Keseriusan Pemerintah dalam Mengembangkan Pariwisata

Pakde menambahkan, Sabtu (27/10) Presiden Joko Widodo bakal menghadiri pertemuan raja-raja se-ASEAN di Sumenep. Hadirnya presiden ke Madura juga bakal mengunjungi pameran hewan ternak dan Suramadu sekaligus mengumumkan kebijakan tarif Suramadu.

Kebijakan penggratisan tarif Suramadu dilakukan agar harga barang dari Surabaya dan sekitarnya yang didistribusikan ke Madura lebih murah. Pun sebaliknya, barang dari Madura bisa semakin bersaing secara ekonomi karena tarif Suramadu sudah gratis. ”Namanya ongkos produksi dalam distribusi barang,” terang Soekarwo.

Sebagaimana diulas Radarmadura.id, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sudah merampungkan kajian tarif tol Jembatan Suramadu Rp 0. Kajian tersebut telah diajukan kepada presiden oleh Ikatan Keluarga Masyarakat Madura (Ikama). Tarif tol Jembatan Suramadu Rp 0 diharapkan mendongkrak perekonomian di Madura.

Baca Juga :  Kepergok Ambil Kotak Amal Masjid, Warga Pamekasan Diserahkan ke Polisi
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/