alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Pengunjung Wisata Religi Lebih Dominan

BANGKALAN – Selain wisata pantai, Bangkalan juga memiliki wisata religi. Di antaranya, Makam Aer Mata Ebhu Arosbaya, Makam Syaikhona Kholil, dan Makam Abdul Kadirun. Wisata-wisata religi tersebut paling banyak didatangi oleh wisatawan dibanding objek yang lain.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Muhammad Hasan   Faisol menyampaikan, wisata religi masih menjadi jujukan wisatawan. Jumlah kunjungan wisatawan ke wisata religi mencapai ratusan hingga ribuan setiap hari. ”Terlebih kalau musim liburan. Jumlah kunjungannya bisa lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Slogan Bangkalan sebagai Kota Zikir dan Salawat dinilai sesuai dengan nama daerah yang kuat dengan wisata religinya. Untuk itu, kesan religius di tempat-tempat wisata perlu diterapkan. ”Tapi, wisata alam di Bangkalan juga tidak kalah ramai. Banyak pengunjung berwisata di sejumlah destinasi,” tuturnya.

Baca Juga :  Tahun Baru, Wisata Alam Bakal Diburu

Dia menambahkan, pada 2018, jumlah kunjungan wisatawan ke Bangkalan mengalami peningkatan. Hal itu tidak lepas dari upaya promosi. Karena itu pihaknya mengaku terus berupaya memasarkan dan memopulerkan sejumlah destinasi wisata di Kota Salak. ”Kalau wisata religi ini memang sudah banyak yang tahu. Semua destinasi setiap tahunnya pasti kami promosikan,” paparnya.

Berdasarkan data Disbudpar Bangkalan, tahun 2018 jumlah kunjungan wisata religi ke Kota Salak mencapai 1.630.514. Rata-rata pengunjung merupakan wisatawan domestik. Semisal kunjungan ke Makam Aer Mata Ebhu Arosbaya.

Tahun 2018 jumlah kunjungan ke destinasi wisata ini 1.038.068 orang. Rinciannya, kunjungan wisatawan mancanegara 282 orang dan 1.037.786 wisatawan domestik. Berbeda dengan kunjungan ke wisata alam yang hanya 116.215 orang. 

Baca Juga :  Insiden Tenggelamnya Kapal Nanggala-402 di Laut Bali

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan berharap, sektor wisata bisa lebih bermanfaat. Dengan demikian, nantinya dapat berkontribusi untuk daerah. ”Dari dulu hanya itu yang selalu kami tekankan,” ujarnya. 

BANGKALAN – Selain wisata pantai, Bangkalan juga memiliki wisata religi. Di antaranya, Makam Aer Mata Ebhu Arosbaya, Makam Syaikhona Kholil, dan Makam Abdul Kadirun. Wisata-wisata religi tersebut paling banyak didatangi oleh wisatawan dibanding objek yang lain.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Muhammad Hasan   Faisol menyampaikan, wisata religi masih menjadi jujukan wisatawan. Jumlah kunjungan wisatawan ke wisata religi mencapai ratusan hingga ribuan setiap hari. ”Terlebih kalau musim liburan. Jumlah kunjungannya bisa lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Slogan Bangkalan sebagai Kota Zikir dan Salawat dinilai sesuai dengan nama daerah yang kuat dengan wisata religinya. Untuk itu, kesan religius di tempat-tempat wisata perlu diterapkan. ”Tapi, wisata alam di Bangkalan juga tidak kalah ramai. Banyak pengunjung berwisata di sejumlah destinasi,” tuturnya.

Baca Juga :  Generasi Milenial Dominasi Pengunjung Talang Siring

Dia menambahkan, pada 2018, jumlah kunjungan wisatawan ke Bangkalan mengalami peningkatan. Hal itu tidak lepas dari upaya promosi. Karena itu pihaknya mengaku terus berupaya memasarkan dan memopulerkan sejumlah destinasi wisata di Kota Salak. ”Kalau wisata religi ini memang sudah banyak yang tahu. Semua destinasi setiap tahunnya pasti kami promosikan,” paparnya.

Berdasarkan data Disbudpar Bangkalan, tahun 2018 jumlah kunjungan wisata religi ke Kota Salak mencapai 1.630.514. Rata-rata pengunjung merupakan wisatawan domestik. Semisal kunjungan ke Makam Aer Mata Ebhu Arosbaya.

Tahun 2018 jumlah kunjungan ke destinasi wisata ini 1.038.068 orang. Rinciannya, kunjungan wisatawan mancanegara 282 orang dan 1.037.786 wisatawan domestik. Berbeda dengan kunjungan ke wisata alam yang hanya 116.215 orang. 

Baca Juga :  Disbudpar Bangkalan Berencana Kembangkan 20 Objek Wisata

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan berharap, sektor wisata bisa lebih bermanfaat. Dengan demikian, nantinya dapat berkontribusi untuk daerah. ”Dari dulu hanya itu yang selalu kami tekankan,” ujarnya. 

Artikel Terkait

Komitmen Tekan AKI-AKB

Menjaga Kesehatan Tulang

Pasar Tumpah Picu Kemacetan

Most Read

Artikel Terbaru

/