alexametrics
23.6 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Desak Dinas Perikanan Jemput Bola, Terkait Bantuan dari Kementerian

BANGKALAN – Bangkalan secara rutin mendapat bantuan alat tangkap ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan setiap tahun. Namun, jatah tahun ini belum ada kejelasan. Komisi B DPRD pun mendesak dinas perikanan agar berkonsultasi pada pemerintah pusat.

Sekretaris Dinas Perikanan Bangkalan Subiyanto menerangkan, hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai waktu penyaluran bantuan tersebut ke daerah. Hampir dua tahun bantuan yang banyak diharapkan nelayan itu tidak ada kabarnya.

”Tahun lalu saya pikir sudah akan dapat lagi. Kami sudah mengajukan permohonannya,” ucapnya Rabu (23/5).

Pada 2016 bantuan yang bersumber dari APBN berupa freezer, cool box, dan keranjang ikan untuk kelompok nelayan. Tapi, sampai 2017 bantuan tersebut tidak terserap semua. Menurut dia, tidak adanya bantuan tahun ini karena serapan bantuan tahun sebelumnya tak maksimal.

Baca Juga :  Kuburan Masal Sedalam 10 Meter

”Padahal kami sudah mewanti-wanti agar kelompok melengkapi berkas administrasi. Harus berbadan hukum. Sudah sering kami sampaikan. Biar bantuan bisa cepat diserap,” kata Subiyanto.

Subiyanto mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat. ”Kami menunggu. Kami juga koordinasi dengan provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Bangkalan M. Husni Syakur meminta pemerintah bisa jemput bola. ”Dipastikan saja. Ada dan tidaknya, jawaban itu pasti ditunggu banyak pihak. Kami akan tanyakan perkembangannya ke dinas terkait,” desaknya.

 

BANGKALAN – Bangkalan secara rutin mendapat bantuan alat tangkap ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan setiap tahun. Namun, jatah tahun ini belum ada kejelasan. Komisi B DPRD pun mendesak dinas perikanan agar berkonsultasi pada pemerintah pusat.

Sekretaris Dinas Perikanan Bangkalan Subiyanto menerangkan, hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai waktu penyaluran bantuan tersebut ke daerah. Hampir dua tahun bantuan yang banyak diharapkan nelayan itu tidak ada kabarnya.

”Tahun lalu saya pikir sudah akan dapat lagi. Kami sudah mengajukan permohonannya,” ucapnya Rabu (23/5).


Pada 2016 bantuan yang bersumber dari APBN berupa freezer, cool box, dan keranjang ikan untuk kelompok nelayan. Tapi, sampai 2017 bantuan tersebut tidak terserap semua. Menurut dia, tidak adanya bantuan tahun ini karena serapan bantuan tahun sebelumnya tak maksimal.

Baca Juga :  Pasar Tanah Merah Hendak Dibangun, Persada Lurug Kantor DPRD Bangkalan

”Padahal kami sudah mewanti-wanti agar kelompok melengkapi berkas administrasi. Harus berbadan hukum. Sudah sering kami sampaikan. Biar bantuan bisa cepat diserap,” kata Subiyanto.

Subiyanto mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat. ”Kami menunggu. Kami juga koordinasi dengan provinsi,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Bangkalan M. Husni Syakur meminta pemerintah bisa jemput bola. ”Dipastikan saja. Ada dan tidaknya, jawaban itu pasti ditunggu banyak pihak. Kami akan tanyakan perkembangannya ke dinas terkait,” desaknya.

- Advertisement -

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/