alexametrics
29 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Kuota Jamaah Sementara Mencapai 623 CJH

BANGKALAN – Wacana pendahuluan kenaikan ongkos haji terdengar juga ke lingkungan Kemenag Bangkalan. Namun demikian, instansi yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta itu tidak mau risau. Sebab, rencana itu belum final.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Bangkalan Wafir mengaku sudah mengetahui kabar akan ada kenaikan ongkos haji. Namun, sejauh ini Kemenag tetap menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

”Informasinya ada kenaikan ongkos haji. Tapi, itu masih pendahuluan pengajuan ke dewan (DPR RI, Red). Jadi, kami tetap menunggu keputusan dari pusat,” katanya Rabu (23/1).

Wafir menyampaikan, untuk tahun ini calon jamaah haji (CJH) dari Bangkalan yang akan berangkat sebanyak 623 orang. Namun, jumlah itu masih estimasi sementara. Jadi, perubahan siapa yang akan berangkat masih bisa terjadi.

Baca Juga :  Terjunkan 350 Personel Gabungan Amankan Pelantikan Presiden

”Estimasi sementara 623 orang. Tapi, ini masih bergerak. Ya bertambah 20 orang dari jumlah 605 jamaah pada 2017,” katanya.

Sebab, lanjut Wafir, dari jumlah itu terkadang ada yang menunda. Kemungkinan terburuk, juga ada yang meninggal. Karena itu, saat ini belum bisa dipastikan. ”Pemberangkatan sekitar bulan Juli. Karena Mei sepertinya sudah Lebaran,” terangnya.

Wafir memaparkan, dari total jumlah itu masing-masing sudah membayar setoran awal sebesar Rp 25 juta. ”Berapa-berapanya belum bisa diketahui. Hanya, mereka sudah membayar setoran awal sebesar Rp 25 juta,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Moh. Kholifi menyatakan, prinsipnya semua perubahan ketentuan mengenai ongkos haji secepatnya disampaikan ke para CJH. Tujuannya, supaya mereka bisa menyiapkan kebutuhan dan persyaratannnya agar tidak kerepotan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Bakal Ikuti Ujian Kejar Paket

”Intinya, terus melakukan komunikasi supaya CJH yang akan berangkat sudah siap,” sarannya.

- Advertisement -

BANGKALAN – Wacana pendahuluan kenaikan ongkos haji terdengar juga ke lingkungan Kemenag Bangkalan. Namun demikian, instansi yang beralamat di Jalan Soekarno-Hatta itu tidak mau risau. Sebab, rencana itu belum final.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Bangkalan Wafir mengaku sudah mengetahui kabar akan ada kenaikan ongkos haji. Namun, sejauh ini Kemenag tetap menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.

”Informasinya ada kenaikan ongkos haji. Tapi, itu masih pendahuluan pengajuan ke dewan (DPR RI, Red). Jadi, kami tetap menunggu keputusan dari pusat,” katanya Rabu (23/1).


Wafir menyampaikan, untuk tahun ini calon jamaah haji (CJH) dari Bangkalan yang akan berangkat sebanyak 623 orang. Namun, jumlah itu masih estimasi sementara. Jadi, perubahan siapa yang akan berangkat masih bisa terjadi.

Baca Juga :  Ra Latif Salurkan Bantuan Rp 1,3 M untuk Lembaga Non Pemerintah

”Estimasi sementara 623 orang. Tapi, ini masih bergerak. Ya bertambah 20 orang dari jumlah 605 jamaah pada 2017,” katanya.

Sebab, lanjut Wafir, dari jumlah itu terkadang ada yang menunda. Kemungkinan terburuk, juga ada yang meninggal. Karena itu, saat ini belum bisa dipastikan. ”Pemberangkatan sekitar bulan Juli. Karena Mei sepertinya sudah Lebaran,” terangnya.

Wafir memaparkan, dari total jumlah itu masing-masing sudah membayar setoran awal sebesar Rp 25 juta. ”Berapa-berapanya belum bisa diketahui. Hanya, mereka sudah membayar setoran awal sebesar Rp 25 juta,” tuturnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Moh. Kholifi menyatakan, prinsipnya semua perubahan ketentuan mengenai ongkos haji secepatnya disampaikan ke para CJH. Tujuannya, supaya mereka bisa menyiapkan kebutuhan dan persyaratannnya agar tidak kerepotan.

Baca Juga :  45 Polwan-Polki Jadi Pengemudi Ojek Dadakan

”Intinya, terus melakukan komunikasi supaya CJH yang akan berangkat sudah siap,” sarannya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komitmen Tekan AKI-AKB

Menjaga Kesehatan Tulang

Pasar Tumpah Picu Kemacetan

Most Read

Rujukan Pasien DBD Tinggi

Poltera Buka Jalur SBMPN

Soal Tes Calon Panwascam Jangan Bocor

Penerima BPJSKes Gratis Janggal

Artikel Terbaru

/