alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Dinas Perikanan: Pemprov Siapkan Bantuan Geomembran

BANGKALAN – Petani garam di Bangkalan masih menunggu musim kemarau untuk melakukan aktivitas produksi garam. Tahun ini, ada kabar gembira bagi mereka. Salah satunya pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim akan memberikan bantuan geomembran dan alat lainnya.

Sekretaris Dinas Perikanan Bangkalan Subiyanto menerangkan, di Bangkalan memang tidak banyak petani garam. Menurut dia, hanya ada sembilan desa yang tersebar di lima kecamatan yang aktif memproduksi garam pada 2017 lalu. Total lahannya seluas 136,2 hektare.

Yakni, Desa Gili Barat, Kecamatan Kamal; Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar; Desa Moarah, Tolbuk, dan Ko’ol, Kecamatan Klampis; Desa Maneron dan Labuhan, Kecamatan Sepulu; serta Desa Tlangoh dan Bumi Anyar, Kecamatan Tanjungbumi. Perincian produksi garam pada 2017 lalu di antaranya, Kamal 423 ton, Kwanyar 910 ton, Klampis 501 ton, Sepulu 1.175 ton, dan Tanjungbumi 1.161 ton.

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Sabet KLA Pratama

”Tapi garam sudah ditangani provinsi. Kami hanya bisa membantu apa saja yang diperlukan,” katanya.

Beberapa bantuan dari provinsi antara lain geomembran serta sejumlah alat-alat pembuatan garam. ”Kami membantu petani. Sekarang masih musim penghujan, kegiatan produksi garam belum ada,” paparnya.

- Advertisement -

BANGKALAN – Petani garam di Bangkalan masih menunggu musim kemarau untuk melakukan aktivitas produksi garam. Tahun ini, ada kabar gembira bagi mereka. Salah satunya pemerintah provinsi (Pemprov) Jatim akan memberikan bantuan geomembran dan alat lainnya.

Sekretaris Dinas Perikanan Bangkalan Subiyanto menerangkan, di Bangkalan memang tidak banyak petani garam. Menurut dia, hanya ada sembilan desa yang tersebar di lima kecamatan yang aktif memproduksi garam pada 2017 lalu. Total lahannya seluas 136,2 hektare.

Yakni, Desa Gili Barat, Kecamatan Kamal; Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar; Desa Moarah, Tolbuk, dan Ko’ol, Kecamatan Klampis; Desa Maneron dan Labuhan, Kecamatan Sepulu; serta Desa Tlangoh dan Bumi Anyar, Kecamatan Tanjungbumi. Perincian produksi garam pada 2017 lalu di antaranya, Kamal 423 ton, Kwanyar 910 ton, Klampis 501 ton, Sepulu 1.175 ton, dan Tanjungbumi 1.161 ton.

Baca Juga :  Satlantas Berikan Tiga SIM Gratis

”Tapi garam sudah ditangani provinsi. Kami hanya bisa membantu apa saja yang diperlukan,” katanya.

Beberapa bantuan dari provinsi antara lain geomembran serta sejumlah alat-alat pembuatan garam. ”Kami membantu petani. Sekarang masih musim penghujan, kegiatan produksi garam belum ada,” paparnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/