alexametrics
25.3 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Djarum Foundation Tanam Trembesi 296 Km Lingkar Madura

BANGKALAN – Penanaman pohon trembesi oleh Djarum Foundation di seluruh lingkar Madura tuntas. Program ini merupakan bagian dari Djarum Trees for Life (DTFL) dalam bentuk penanaman di 296 kilometer lingkar Madura sejak 2016.

Pelaksanaan seremonial digelar di Alun-Alun Kota Bangkalan, Rabu (22/11). Kegiatan tersebut menandai telah ditanamnya 15.446 pohon trembesi di seluruh lingkar Madura. Djarum Foundation juga akan melakukan perawatan pada belasan ribu pohon trembesi yang ditanam hingga 2019.

Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji menerangkan, program penghijauan ini merupakan inisiatif untuk mengajak masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan.Penanaman dilakukan menyeluruh diempat kabupaten di Madura.

”Sebagai bentuk kepedulian, tanggung jawab, dan komitmen Djarum Foundation terhadap lingkungan. Sehingga, mengurangi efek pemanasan global dan menciptakan lingkungan yang bersahabat,” ungkapnya.

Jumlah pohon yang ditanam melebihi target awal 15.000 trembesi. Pohon trembesi yang telah ditanam diharapkan bisa menyerap 440.211 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahun yang dihasilkan dari kendaraan. 

Baca Juga :  Kelabui Polisi, Pemuda Simpan SS di Lubang Setang Motor

”Selain memperbaiki lingkungan dan menjadikan udara lebih sejuk, program DTFL ini untuk mengajak masyarakat berpartisipasi melakukan penghijauan. Kami akan terus melakukan perawatan sampai pohon trembesi tumbuh besar,” ucap Panji.

Djarum Foundation juga memberikan bantuan 900 bibit trembesi, 450 bibit mangga, dan 450 bibit kelengkeng untuk 18 kecamatan di Bangkalan. Selain itu juga bantuan berupa cangkul dan sekop kepada camat dan lurah. Semua itu untuk mendorong masyarakat supaya terlibat program penghijauan.

Jenis tanaman trembesi dipilih karena pohon yang dijuluki ki hujan atau rain tree itu sejenis pohon berkanopi. Sabab, pohon ini paling unggul dalam menyerap gas CO2 serta mampu menurunkan suhu udara di bawah kerindangannya hingga 4 derajat Celsius.

Djarum Foundation masih akan terus melakukan penanaman pohon di sejumlah wilayah di Indonesia. Pesatnya pembangunan perlu diimbangi dengan konservasi lingkungan. ”Dalam jangka panjang masih banyak lagi kilometer yang akan di tanam pohon,” paparnya.

Baca Juga :  Perum Perhutani Tanam Sejuta Pohon

Beberapa artis ibu kota juga datang menyemarakkan kegiatan DTFL di Alun-Alun Kota Bangkalan. Di antaranya band The Changcuters, Agustinus Gusti Nugroho (Nugie), dan artis-artis nasional lainnya. Nugie yang juga aktivis lingkungan memaparkan banyak hal tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Trembesi yang ditanam pada program ini diambil dari pusat pembibitan tanaman (PPT) yang didirikan dan dikelola Djarum Foundation sejak 1979. Beragam tanaman langka dari berbagai daerah dibudidayakan di PPT yang berpusat di Kudus, Jawa Tengah.

Setiap tahun DTFL mampu memproduksi 100.000 bibit dari hasil pembibitan dan tanaman konservasi buah atau nonbuah. Seperti trambesi, kenari, mahoni, asem, dan randu alas.

BANGKALAN – Penanaman pohon trembesi oleh Djarum Foundation di seluruh lingkar Madura tuntas. Program ini merupakan bagian dari Djarum Trees for Life (DTFL) dalam bentuk penanaman di 296 kilometer lingkar Madura sejak 2016.

Pelaksanaan seremonial digelar di Alun-Alun Kota Bangkalan, Rabu (22/11). Kegiatan tersebut menandai telah ditanamnya 15.446 pohon trembesi di seluruh lingkar Madura. Djarum Foundation juga akan melakukan perawatan pada belasan ribu pohon trembesi yang ditanam hingga 2019.

Vice President Director Djarum Foundation FX Supanji menerangkan, program penghijauan ini merupakan inisiatif untuk mengajak masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan.Penanaman dilakukan menyeluruh diempat kabupaten di Madura.


”Sebagai bentuk kepedulian, tanggung jawab, dan komitmen Djarum Foundation terhadap lingkungan. Sehingga, mengurangi efek pemanasan global dan menciptakan lingkungan yang bersahabat,” ungkapnya.

Jumlah pohon yang ditanam melebihi target awal 15.000 trembesi. Pohon trembesi yang telah ditanam diharapkan bisa menyerap 440.211 ton karbon dioksida (CO2) setiap tahun yang dihasilkan dari kendaraan. 

Baca Juga :  Djarum Foundation Komitmen Majukan Bulu Tangkis

”Selain memperbaiki lingkungan dan menjadikan udara lebih sejuk, program DTFL ini untuk mengajak masyarakat berpartisipasi melakukan penghijauan. Kami akan terus melakukan perawatan sampai pohon trembesi tumbuh besar,” ucap Panji.

Djarum Foundation juga memberikan bantuan 900 bibit trembesi, 450 bibit mangga, dan 450 bibit kelengkeng untuk 18 kecamatan di Bangkalan. Selain itu juga bantuan berupa cangkul dan sekop kepada camat dan lurah. Semua itu untuk mendorong masyarakat supaya terlibat program penghijauan.

Jenis tanaman trembesi dipilih karena pohon yang dijuluki ki hujan atau rain tree itu sejenis pohon berkanopi. Sabab, pohon ini paling unggul dalam menyerap gas CO2 serta mampu menurunkan suhu udara di bawah kerindangannya hingga 4 derajat Celsius.

Djarum Foundation masih akan terus melakukan penanaman pohon di sejumlah wilayah di Indonesia. Pesatnya pembangunan perlu diimbangi dengan konservasi lingkungan. ”Dalam jangka panjang masih banyak lagi kilometer yang akan di tanam pohon,” paparnya.

Baca Juga :  UTM Tingkatkan Jaminan Mutu Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Beberapa artis ibu kota juga datang menyemarakkan kegiatan DTFL di Alun-Alun Kota Bangkalan. Di antaranya band The Changcuters, Agustinus Gusti Nugroho (Nugie), dan artis-artis nasional lainnya. Nugie yang juga aktivis lingkungan memaparkan banyak hal tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Trembesi yang ditanam pada program ini diambil dari pusat pembibitan tanaman (PPT) yang didirikan dan dikelola Djarum Foundation sejak 1979. Beragam tanaman langka dari berbagai daerah dibudidayakan di PPT yang berpusat di Kudus, Jawa Tengah.

Setiap tahun DTFL mampu memproduksi 100.000 bibit dari hasil pembibitan dan tanaman konservasi buah atau nonbuah. Seperti trambesi, kenari, mahoni, asem, dan randu alas.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/