alexametrics
25.3 C
Madura
Friday, September 30, 2022

STKIP PGRI Bangkalan Mewisuda 257 Mahasiswa

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Bangkalan resmi menyandang status sarjana. Mereka dikukuhkan melalui prosesi wisuda XXXV di Gedung Serbaguna Rato Ebuh kemarin (22/9).

Ketua STKIP PGRI Bangkalan Didik Hermanto menyampaikan, ada 257 mahasiswa yang diwisuda. Mereka berasal dari tujuh program studi (prodi) berbeda. Yakni, prodi pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, ekonomi, serta bahasa dan sastra Indonesia.

Kemudian, prodi pendidikan bahasa Inggris, matematika, pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), dan olahraga. ”Kami berharap kepada alumni untuk terus menjunjung tinggi nama baik almamater tercinta,” ucapnya.

Didik berpesan kepada alumni untuk senantiasa menjaga tiga hal penting. Yakni, ucap, sikap, dan perilaku. Sebab, itu akan mencerminkan pola pembinaan pendidikan yang selama ini didapat dari bangku perkuliahan.

Baca Juga :  Doakan Ibu Ani Yudhoyono, Partai Demokrat Bangkalan Gelar Tahlilan
KHIDMAT: Ratusan mahasiswa Ketua STKIP PGRI Bangkalan mengikuti prosesi wisuda di Gedung Serbaguna Rato Ebuh kemarin.

”Ketika ketiganya dijaga, para alumni akan diterima, bahkan menjadi berkah kepada masyarakat,” ujarnya.

Ratusan alumni tidak hanya dibekali kemampuan akademik yang matang, tetapi juga dibekali soft kill. Karena itu, mereka diharapkan dapat mengaktualisasikan kemampuannya di tengah-tengah masyarakat.

Terutama, dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bangkalan. Dengan demikian, kehadirannya di lingkungan sosial dapat dirasakan masyarakat. ”Lulusan STKIP PGRI Bangkalan harus memberikan berkontribusi nyata kepada masyarakat,” sambungnya.

Di era digital seperti sekarang, kematangan pengoperasian teknologi informasi dan komunikasi menjadi salah satu keharusan. Dalam aspek itu, Didik yakin alumni STKIP PGRI Bangkalan tidak akan kalah dengan lulusan dari perguruan tinggi mana pun.

Baca Juga :  Rest Area Tahap III Rp 85 M Segera Ditender

”Salah satu contohnya, semenjak terjadi pandemi, segala kegiatan yang awalnya dilakukan secara manual akhirnya kami lakukan secara digital. Dengan kejadian itu, mahasiswa kami semakin akrab dengan digitalisasi,” tandasnya. (jup/onk)

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Bangkalan resmi menyandang status sarjana. Mereka dikukuhkan melalui prosesi wisuda XXXV di Gedung Serbaguna Rato Ebuh kemarin (22/9).

Ketua STKIP PGRI Bangkalan Didik Hermanto menyampaikan, ada 257 mahasiswa yang diwisuda. Mereka berasal dari tujuh program studi (prodi) berbeda. Yakni, prodi pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, ekonomi, serta bahasa dan sastra Indonesia.

Kemudian, prodi pendidikan bahasa Inggris, matematika, pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), dan olahraga. ”Kami berharap kepada alumni untuk terus menjunjung tinggi nama baik almamater tercinta,” ucapnya.


Didik berpesan kepada alumni untuk senantiasa menjaga tiga hal penting. Yakni, ucap, sikap, dan perilaku. Sebab, itu akan mencerminkan pola pembinaan pendidikan yang selama ini didapat dari bangku perkuliahan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan Menulis Siswa
KHIDMAT: Ratusan mahasiswa Ketua STKIP PGRI Bangkalan mengikuti prosesi wisuda di Gedung Serbaguna Rato Ebuh kemarin.

”Ketika ketiganya dijaga, para alumni akan diterima, bahkan menjadi berkah kepada masyarakat,” ujarnya.

Ratusan alumni tidak hanya dibekali kemampuan akademik yang matang, tetapi juga dibekali soft kill. Karena itu, mereka diharapkan dapat mengaktualisasikan kemampuannya di tengah-tengah masyarakat.

Terutama, dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bangkalan. Dengan demikian, kehadirannya di lingkungan sosial dapat dirasakan masyarakat. ”Lulusan STKIP PGRI Bangkalan harus memberikan berkontribusi nyata kepada masyarakat,” sambungnya.

- Advertisement -

Di era digital seperti sekarang, kematangan pengoperasian teknologi informasi dan komunikasi menjadi salah satu keharusan. Dalam aspek itu, Didik yakin alumni STKIP PGRI Bangkalan tidak akan kalah dengan lulusan dari perguruan tinggi mana pun.

Baca Juga :  Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Gelar Penyuluhan

”Salah satu contohnya, semenjak terjadi pandemi, segala kegiatan yang awalnya dilakukan secara manual akhirnya kami lakukan secara digital. Dengan kejadian itu, mahasiswa kami semakin akrab dengan digitalisasi,” tandasnya. (jup/onk)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/