alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Pencari Rumput Temukan Tengkorak Laki dan Perempuan Terikat

BANGKALAN – Suasana di Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, geger, Sabtu (22/7). Ditemukan mayat laki-laki dan perempuan yang sudah jadi tengkorak di Pantai Rongkang desa setempat. Dua mayat itu terikat tali warna biru.

Pukul 10.00, seorang warga mencari rumput di sekitar tempat ditemukannya mayat. Dia mencium bau busuk dari dalam kubangan. Karena penasaran, orang itu mendekati sumber bau.

Dia kaget melihat mayat laki-laki dan perempuan dengan kondisi yang sudah menjadi tengkorak. Warga itu lantas memberitahukan kepada pengendara yang melintas di jalan kawasan Pantai Rongkang.

Kemudian ada warga yang memberitahukan penemuan mayat itu ke Polsek Kwanyar. Tak berselang lama, polisi mendatangi lokasi dan langsung memasang police line. Sejam kemudian, petugas RSUD Syamrabu dan anggota Polres Bangkalan juga mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Komitmen Kades Sen Asen H. Mas’udi dalam Membangun Desa

Pantauan Jawa Pos Radar Madura, untuk sampai ke lokasi penemuan mayat, dibutuhkan perjuangan ekstra karena harus mendaki perbukitan. Selain itu, jalan menuju lokasi berkerikil dan banyak pepohonan.

Tempat penemuan mayat itu di atas bukit dan terdapat kubangan. ”Orang mencari rumput yang kali pertama menemukan dua mayat itu,” kata Muhammad Rosul, 35, salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Dia menyampaikan, di Desa Kwanyar Barat tidak ada warga hilang. Rosul menduga dua mayat itu bukan warga desa setempat. Besar kemungkinan, mayat laki-laki dan perempuan itu sepasang kekasih yang menjadi korban pembunuhan. Sebab, mayat dalam kondisi kaki dan tangan terikat.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo menyatakan, petugas sudah mengevakuasi dua mayat itu untuk selanjutnya diidentifikasi. Pihaknya akan mendatangkan tim forensik dari Polda Jatim.

Baca Juga :  Pamit Mancing, Nelayan Ditemukan Tewas Mengambang

Anton menyebutkan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada warga Kecamatan Tragah, Bangkalan, yang kehilangan anggota keluarganya. Namun belum bisa dipastikan apakah dua mayat tersebut merupakan warga Trageh.

Dia menyatakan, kalau dua mayat itu sudah teridentifikasi, bisa diketahui identitas  keluarganya. ”Langkah awal, kami mengidentifikasi mayat. Kalau sudah diketahui identitas keluarganya, dilakukan pengembangan penyelidikan,” pungkasnya.

BANGKALAN – Suasana di Desa Kwanyar Barat, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, geger, Sabtu (22/7). Ditemukan mayat laki-laki dan perempuan yang sudah jadi tengkorak di Pantai Rongkang desa setempat. Dua mayat itu terikat tali warna biru.

Pukul 10.00, seorang warga mencari rumput di sekitar tempat ditemukannya mayat. Dia mencium bau busuk dari dalam kubangan. Karena penasaran, orang itu mendekati sumber bau.

Dia kaget melihat mayat laki-laki dan perempuan dengan kondisi yang sudah menjadi tengkorak. Warga itu lantas memberitahukan kepada pengendara yang melintas di jalan kawasan Pantai Rongkang.


Kemudian ada warga yang memberitahukan penemuan mayat itu ke Polsek Kwanyar. Tak berselang lama, polisi mendatangi lokasi dan langsung memasang police line. Sejam kemudian, petugas RSUD Syamrabu dan anggota Polres Bangkalan juga mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan.

Baca Juga :  Tragis! Mulut Berbusa, Istri Temukan Suami Meninggal di Tambak

Pantauan Jawa Pos Radar Madura, untuk sampai ke lokasi penemuan mayat, dibutuhkan perjuangan ekstra karena harus mendaki perbukitan. Selain itu, jalan menuju lokasi berkerikil dan banyak pepohonan.

Tempat penemuan mayat itu di atas bukit dan terdapat kubangan. ”Orang mencari rumput yang kali pertama menemukan dua mayat itu,” kata Muhammad Rosul, 35, salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Dia menyampaikan, di Desa Kwanyar Barat tidak ada warga hilang. Rosul menduga dua mayat itu bukan warga desa setempat. Besar kemungkinan, mayat laki-laki dan perempuan itu sepasang kekasih yang menjadi korban pembunuhan. Sebab, mayat dalam kondisi kaki dan tangan terikat.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo menyatakan, petugas sudah mengevakuasi dua mayat itu untuk selanjutnya diidentifikasi. Pihaknya akan mendatangkan tim forensik dari Polda Jatim.

Baca Juga :  Tengkorak Laki-Laki dan Perempuan Ternyata Pasangan Sejoli

Anton menyebutkan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada warga Kecamatan Tragah, Bangkalan, yang kehilangan anggota keluarganya. Namun belum bisa dipastikan apakah dua mayat tersebut merupakan warga Trageh.

Dia menyatakan, kalau dua mayat itu sudah teridentifikasi, bisa diketahui identitas  keluarganya. ”Langkah awal, kami mengidentifikasi mayat. Kalau sudah diketahui identitas keluarganya, dilakukan pengembangan penyelidikan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/