alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Mahasiswa UMM Ciptakan Aplikasi Majas Berbasis Android

BANGKALAN – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (PBSI UMM) menciptakan aplikasi yang dapat membantu pelajar memahami jenis-jenis majas atau gaya bahasa. Majas biasanya menjadi salah satu materi di pelajaran bahasa Indonesia siswa SD-SMA.

Berangkat dari itulah, Dini Anggita Sumantri dan Wulan Ria Anggraini menciptakan aplikasi majas berbasis Android guna menunjang pembelajaran siswa. ”Nama aplikasinya 1001 Majas. Tujuan aplikasi ini untuk membantu murid, terutama anak SD agar mereka mudah mengenali majas,” kata Dini penggagas aplikasi itu.

Dini mengungkapkan, ide pembuatan aplikasi itu muncul dari fenomena akrabnya anak zaman sekarang dengan gadget atau Android dibanding buku. Untuk mewujudkan inovasi aplikasi majas tersebut, Dini dan Wulan mengajak seorang mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik UMM bernama Shodiq Imam Purnomo ke dalam tim untuk mematangkan konsep.

Baca Juga :  AIM Permudah Mahasiswa UMM Selesaikan Skripsi

Menyadari bahwa ketiganya butuh menyempurnakan isi dalam aplikasi, mereka pun berinisiatif mencari bantuan. Untuk pembuatan aplikasi, ketiganya menggandeng mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Farih Nazihullah. Sementara konsep isi aplikasi maupun komik mereka dibantu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Faisal Hidayat.

Berkat kolaborasi apik tersebut, aplikasi yang direncanakan pun berhasil terwujud. Wulan mengurai, aplikasi yang digagasnya bersama tim memiliki tiga menu utama. Yaitu materi, permainan, dan komik. Tiga menu utama sengaja mereka kemas ke dalam satu aplikasi guna membuat pengguna betah belajar majas.

Dalam menu permainan terdapat tiga pilihan. Yakni, Sang Jagoan, Teka-Teki Silang, dan Jodoh Kata. Sementara dalam menu komik disediakan jenis lain yang tak kalah menarik.

Baca Juga :  UMM Raih Predikat Kampus Bintang Tiga Dunia

”Yang ini, majasnya dimasukkan ke dalam cerita,” jelas Dini, mahasiswa asal Sangatta, Kalimantan Timur itu.

Saat ini tim tersebut sedang menyiapkan 20 cerita untuk dimasukkan dalam aplikasi komiknya. Komik yang sudah terangkai nantinya akan disusun dalam aplikasi.

”Aplikasi ini kami ajukan dalam PKM 2018 Bidang Karsa Cipta. Kami juga mengusahakan aplikasi ini bisa di-download di Play Store dan App Store segera,” terang Wulan.

 

 

 

BANGKALAN – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (PBSI UMM) menciptakan aplikasi yang dapat membantu pelajar memahami jenis-jenis majas atau gaya bahasa. Majas biasanya menjadi salah satu materi di pelajaran bahasa Indonesia siswa SD-SMA.

Berangkat dari itulah, Dini Anggita Sumantri dan Wulan Ria Anggraini menciptakan aplikasi majas berbasis Android guna menunjang pembelajaran siswa. ”Nama aplikasinya 1001 Majas. Tujuan aplikasi ini untuk membantu murid, terutama anak SD agar mereka mudah mengenali majas,” kata Dini penggagas aplikasi itu.

Dini mengungkapkan, ide pembuatan aplikasi itu muncul dari fenomena akrabnya anak zaman sekarang dengan gadget atau Android dibanding buku. Untuk mewujudkan inovasi aplikasi majas tersebut, Dini dan Wulan mengajak seorang mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknik UMM bernama Shodiq Imam Purnomo ke dalam tim untuk mematangkan konsep.

Baca Juga :  Harga 5.000 Liter Air Bersih Bisa Mencapai Rp 500 Ribu, Ini Alasannya

Menyadari bahwa ketiganya butuh menyempurnakan isi dalam aplikasi, mereka pun berinisiatif mencari bantuan. Untuk pembuatan aplikasi, ketiganya menggandeng mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Farih Nazihullah. Sementara konsep isi aplikasi maupun komik mereka dibantu mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Faisal Hidayat.

Berkat kolaborasi apik tersebut, aplikasi yang direncanakan pun berhasil terwujud. Wulan mengurai, aplikasi yang digagasnya bersama tim memiliki tiga menu utama. Yaitu materi, permainan, dan komik. Tiga menu utama sengaja mereka kemas ke dalam satu aplikasi guna membuat pengguna betah belajar majas.

Dalam menu permainan terdapat tiga pilihan. Yakni, Sang Jagoan, Teka-Teki Silang, dan Jodoh Kata. Sementara dalam menu komik disediakan jenis lain yang tak kalah menarik.

Baca Juga :  Ikut Berduka, Bupati Bangkalan Takziah ke Rumah Mahasiswi UMM

”Yang ini, majasnya dimasukkan ke dalam cerita,” jelas Dini, mahasiswa asal Sangatta, Kalimantan Timur itu.

- Advertisement -

Saat ini tim tersebut sedang menyiapkan 20 cerita untuk dimasukkan dalam aplikasi komiknya. Komik yang sudah terangkai nantinya akan disusun dalam aplikasi.

”Aplikasi ini kami ajukan dalam PKM 2018 Bidang Karsa Cipta. Kami juga mengusahakan aplikasi ini bisa di-download di Play Store dan App Store segera,” terang Wulan.

 

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/