alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Polisi Sita Puluhan Kendaraan tanpa STNK

BANGKALAN – Polres Bangkalan bersama polsek jajaran kembali menggelar razia cipta kondisi (cipkon) pada Sabtu malam (20/10) hingga pukul 24.00. Sasarannya minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), narkoba, dan kendaraan bodong.

Razia gabungan itu melibatkan TNI, dishub. Operasi di simpang tiga Jalan Raya Tangkel, Burneh langsung dipimpin Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan. Polisi menyita tiga sepeda motor yang tak dilengkapi surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan delapan kendaraan ditindak dengan memberikan bukti pelanggaran (tilang).

Sementara, Satuan Reskrim Polres Bangkalan melakukan razia di Jalan Raya Bancaran. Hasilnya, 14 sepeda motor tanpa dilengkapi surat lengkap dan 14 sepeda motor menggunakan knalpot brong diamankan polisi.

Baca Juga :  Terkendala Lahan, Larangan Parkir di Bahu Jalan Tidak Diterapkan

Polsek Rayon I meliputi Polsek Kamal, Polsek Socah, dan Polsek Sukolilo melakukan razia di depan Mapolsek Kamal. Hasilnya, 11 sepeda motor tanpa STNK, serta 17 pengendara mendapatkan teguran.

Razia di Jalan Raya Marjuki, Desa Tanah Merah Dajah dilakukan Polsek Rayon II meliputi Polsek Burneh, Polsek Tragah, Polsek Kwanyar, dan Polsek Tanah Merah. Ada 4 sepeda motor, 1 pikap yang diamankan lantaran tidak bisa menunjukkan STNK. Juga terdapat 12 pengendara mendapatkan teguran.

Sementara Polsek Rayon V meliputi Polsek Sepulu, Polsek Tanjungbumi, dan Polsek Kokop menggelar razia di depan SPBU, Desa Lowongan Paseser, Kecamatan Sepulu. Hasilnya, 2 sepeda motor diamankan lantaran tidak dilengkapi STNK.

Totalnya, 34 sepeda motor dan 1 pikap diamankan lantaran tidak dilengkapi STNK. Sementara yang mendapat tilang 8 pengendara dan 12 pengendara mendapatkan teguran.

Baca Juga :  Ribuan Warga Salati dan Antar Jenazah KH Fuad Amin ke Martajasah

Boby mengatakan, razia cipkon digelar setiap hari. Sementara pada waktu hari libur atau malam minggu dilakukan razia cipkon gabungan skala besar. Tujuannya, memperkecil ruang gerak pelaku kejahatan.

Selain itu juga memberikan rasa nyaman kepada warga. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga. ”Paling penting memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat,” terangnya. 

BANGKALAN – Polres Bangkalan bersama polsek jajaran kembali menggelar razia cipta kondisi (cipkon) pada Sabtu malam (20/10) hingga pukul 24.00. Sasarannya minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), narkoba, dan kendaraan bodong.

Razia gabungan itu melibatkan TNI, dishub. Operasi di simpang tiga Jalan Raya Tangkel, Burneh langsung dipimpin Kapolres Bangkalan AKBP Boby Pa’ludin Tambunan. Polisi menyita tiga sepeda motor yang tak dilengkapi surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan delapan kendaraan ditindak dengan memberikan bukti pelanggaran (tilang).

Sementara, Satuan Reskrim Polres Bangkalan melakukan razia di Jalan Raya Bancaran. Hasilnya, 14 sepeda motor tanpa dilengkapi surat lengkap dan 14 sepeda motor menggunakan knalpot brong diamankan polisi.

Baca Juga :  Ribuan Warga Salati dan Antar Jenazah KH Fuad Amin ke Martajasah

Polsek Rayon I meliputi Polsek Kamal, Polsek Socah, dan Polsek Sukolilo melakukan razia di depan Mapolsek Kamal. Hasilnya, 11 sepeda motor tanpa STNK, serta 17 pengendara mendapatkan teguran.

Razia di Jalan Raya Marjuki, Desa Tanah Merah Dajah dilakukan Polsek Rayon II meliputi Polsek Burneh, Polsek Tragah, Polsek Kwanyar, dan Polsek Tanah Merah. Ada 4 sepeda motor, 1 pikap yang diamankan lantaran tidak bisa menunjukkan STNK. Juga terdapat 12 pengendara mendapatkan teguran.

Sementara Polsek Rayon V meliputi Polsek Sepulu, Polsek Tanjungbumi, dan Polsek Kokop menggelar razia di depan SPBU, Desa Lowongan Paseser, Kecamatan Sepulu. Hasilnya, 2 sepeda motor diamankan lantaran tidak dilengkapi STNK.

Totalnya, 34 sepeda motor dan 1 pikap diamankan lantaran tidak dilengkapi STNK. Sementara yang mendapat tilang 8 pengendara dan 12 pengendara mendapatkan teguran.

Baca Juga :  Kapolres Bantu Pengidap Jantung Bocor

Boby mengatakan, razia cipkon digelar setiap hari. Sementara pada waktu hari libur atau malam minggu dilakukan razia cipkon gabungan skala besar. Tujuannya, memperkecil ruang gerak pelaku kejahatan.

Selain itu juga memberikan rasa nyaman kepada warga. Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga. ”Paling penting memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat,” terangnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/