alexametrics
20.3 C
Madura
Tuesday, June 28, 2022

Bupati Ajak Ciptakan Pilkades Kondusif

BANGKALAN – Rapat koordinasi (Rakoor) tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021 digelar di Pendapa Agung pada Senin (22/3). Rapat tersebut dihadiri anggota forkopimda, camat, asosiasi kepala desa (AKD), dan tim fasilitasi pemilihan kepala desa (TFPKD) kabupaten.

Jika tidak ada perubahan, pelaksanaan pilkades serentak akan digelar 2 Mei. Sebab itu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron memberikan arahan agar pesta demokrasi tingkat desa berjalan kondusif dan lancar.

Ra Latif mengatakan, saat ini jadwal pilkades serentak masuk tahap penelitian dan verifikasi keabsahan berkas administrasi bakal calon. Semua pihak harus bersikap profesional dan netral. Terutama, panitia pemilihan kepala desa (P2KD). ”Mari bersama-sama menciptakan pilkades yang kondusif,” ajak bupati penuh semangat.

Baca Juga :  Atasi Persoalan Garam, BPRSDM Gandeng UTM

Bupati mengimbau kepada camat se-Kabupaten Bangkalan untuk melaporkan segala permasalahan atau kejadian terkait tahapan pemilihan kepala desa. ”Juga segera mengoordinasikan penyelesaiannya dengan muspika,” imbaunya.

Selain itu, sosialisasikan berkaitan dengan aturan dan regulasi tahapan pemilihan kepala desa kepada bakal calon dan masyarakat. Tujuannya, supaya semua pihak paham dan tidak timbul kecurigaan. ”Itu penting biar semua paham mekanisme dan aturan pilkades,” terangnya.

Berkenaan dengan desa yang terpaksa melaksanakan uji kompetensi, pihaknya mengimbau bakal calon agar tidak membawa massa atau pendukung. ”Itu semata-mata agar tidak menimbulkan gesekan yang lebih besar. Prinsipnya, biar aman dan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” sarannya.

Hal lain yang tidak kalah penting tentu membangun koordinasi secara intensif. Terutama, antarmuspika terkait segala tahapan yang dilaksanakan dalam pemilihan kepala desa. ”Terus juga panitia wajib menyediakan masker. Pemilih ketika ingin masuk bilik suara, sudah pakai masker, itu harus jadi prioritas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Butuh Rp 62,97 T Kembangkan Madura

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto meminta semua pihak mendinginkan suasana. Sebab, pilkades ini merupakan tujuan kebaikan bersama. ”Mari tunjukkan Kota Zikir dan Salawat,” pintanya.

Dandim 0829/Bangkalan Letkol Kavaleri Ari Setyawan Wibowo menyarankan agar camat segera mempetakan wilayah yang dinilai rawan. Tujuannya, tidak lain agar petugas keamanan lebih siap dan antipatif untuk memberikan penanganan yang kondusif.

”Pokoknya rangkul semua pihak, tentu unutk kebaikan pelaksanaan pilkades serentak,” tegasnya. (daf/onk/par)

BANGKALAN – Rapat koordinasi (Rakoor) tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021 digelar di Pendapa Agung pada Senin (22/3). Rapat tersebut dihadiri anggota forkopimda, camat, asosiasi kepala desa (AKD), dan tim fasilitasi pemilihan kepala desa (TFPKD) kabupaten.

Jika tidak ada perubahan, pelaksanaan pilkades serentak akan digelar 2 Mei. Sebab itu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron memberikan arahan agar pesta demokrasi tingkat desa berjalan kondusif dan lancar.

Ra Latif mengatakan, saat ini jadwal pilkades serentak masuk tahap penelitian dan verifikasi keabsahan berkas administrasi bakal calon. Semua pihak harus bersikap profesional dan netral. Terutama, panitia pemilihan kepala desa (P2KD). ”Mari bersama-sama menciptakan pilkades yang kondusif,” ajak bupati penuh semangat.

Baca Juga :  Butuh Rp 62,97 T Kembangkan Madura


Bupati mengimbau kepada camat se-Kabupaten Bangkalan untuk melaporkan segala permasalahan atau kejadian terkait tahapan pemilihan kepala desa. ”Juga segera mengoordinasikan penyelesaiannya dengan muspika,” imbaunya.

Selain itu, sosialisasikan berkaitan dengan aturan dan regulasi tahapan pemilihan kepala desa kepada bakal calon dan masyarakat. Tujuannya, supaya semua pihak paham dan tidak timbul kecurigaan. ”Itu penting biar semua paham mekanisme dan aturan pilkades,” terangnya.

Berkenaan dengan desa yang terpaksa melaksanakan uji kompetensi, pihaknya mengimbau bakal calon agar tidak membawa massa atau pendukung. ”Itu semata-mata agar tidak menimbulkan gesekan yang lebih besar. Prinsipnya, biar aman dan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” sarannya.

Hal lain yang tidak kalah penting tentu membangun koordinasi secara intensif. Terutama, antarmuspika terkait segala tahapan yang dilaksanakan dalam pemilihan kepala desa. ”Terus juga panitia wajib menyediakan masker. Pemilih ketika ingin masuk bilik suara, sudah pakai masker, itu harus jadi prioritas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Didatangi Tim KemenPAN RB, Kejari Bangkalan Optimis Sabet WBK dan WBBM

Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto meminta semua pihak mendinginkan suasana. Sebab, pilkades ini merupakan tujuan kebaikan bersama. ”Mari tunjukkan Kota Zikir dan Salawat,” pintanya.

Dandim 0829/Bangkalan Letkol Kavaleri Ari Setyawan Wibowo menyarankan agar camat segera mempetakan wilayah yang dinilai rawan. Tujuannya, tidak lain agar petugas keamanan lebih siap dan antipatif untuk memberikan penanganan yang kondusif.

”Pokoknya rangkul semua pihak, tentu unutk kebaikan pelaksanaan pilkades serentak,” tegasnya. (daf/onk/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/