alexametrics
27.1 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Yakin Kejari Sabet WBK dan WBBM

BANGKALAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan melaksanakan deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) kemarin (21/2). Kejari juga meresmikan gedung pelayanan publik terpadu dan tepercaya ( P2T2).

Deklarasi dan peresmian itu dihadiri kepala berserta para asisten Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Kepala kejari se-Madura, forkopimda, sejumlah kepala OPD di lingkungan pemkab, serta ulama, dan kiai turut hadir pada acara tersebut.

Kepala Kejari Bangkalan Badrut Tamam, S.H., M.H. menyampaikan, pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014. Tujuanya, mewujudkan lingkungan birokrasi bersih untuk mencegah korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Disbudpar Bakal Pamerkan Karya Pemenang di Museum Cakraningrat

Kejari telah melakukan reformasi birokrasi berupa inovasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Khususnya upaya pencegahan KKN dan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. Seperti membangun sistem manajemen jaringan bangkalan kreatif, integritas, dan tepercaya (Si Manja Bangkit) terpusat di gedung P2T2.

Program lainnya yakni ambil tilang cepat tanpa pungli, delivery-order tilang, denda tilang online, dan delivery-order barang bukti. Juga ada program 3 in 1 e-lelang, bantuan dan layanan hukum online, posyandu mandiri Adhyaksa, kotak saran, klinik ”Adhyaksa”, fasilitas jalan disabilitas, dan informasi jadwal sidang online.

Kejari juga melakukan inovasi sarana dan prasarana kantor. Di antaranya, ruang diversi, lobi memadai, TV info, sel ABH (anak berhadapan dengan hukum), sel tahanan pria dan wanita, musala, visitor locker, ruang relaksasi, CCTV, e-DUK (daftar urut kepangkatan), Bangkalan intelligent command center, ruang pemeriksaan, website kejari-bangkalan.go.id, dan media sosial Facebook, serta Instagram.

Baca Juga :  Tagih Janji Kejari Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kambing Etawa

Badrut menyatakan, dengan kerja keras tim didukung peningkatan inovasi program, pihaknya yakin Kejari Bangkalan bakal mendapat nilai baik serta memperoleh predikat WBK dan WBBM. ”Dengan usaha keras, kami yakin memperoleh semua itu,” tegasnya.

Kepala Kejati Jatim Dr. Sunarta mengatakan, melihat kinerja petugas yang didukung sarana-prasarana dan program inovatif, pihaknya yakin Kejari Bangkalan akan mendapatkan predikat WBK dan WBBM. ”Kejari Bangkalan bagus sekali,” ucapnya. 

BANGKALAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan melaksanakan deklarasi pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) kemarin (21/2). Kejari juga meresmikan gedung pelayanan publik terpadu dan tepercaya ( P2T2).

Deklarasi dan peresmian itu dihadiri kepala berserta para asisten Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Kepala kejari se-Madura, forkopimda, sejumlah kepala OPD di lingkungan pemkab, serta ulama, dan kiai turut hadir pada acara tersebut.

Kepala Kejari Bangkalan Badrut Tamam, S.H., M.H. menyampaikan, pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014. Tujuanya, mewujudkan lingkungan birokrasi bersih untuk mencegah korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Satlantas Polres Bangkalan Perluas Cakupan Pelayanan Hingga Ke Desa

Kejari telah melakukan reformasi birokrasi berupa inovasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Khususnya upaya pencegahan KKN dan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. Seperti membangun sistem manajemen jaringan bangkalan kreatif, integritas, dan tepercaya (Si Manja Bangkit) terpusat di gedung P2T2.

Program lainnya yakni ambil tilang cepat tanpa pungli, delivery-order tilang, denda tilang online, dan delivery-order barang bukti. Juga ada program 3 in 1 e-lelang, bantuan dan layanan hukum online, posyandu mandiri Adhyaksa, kotak saran, klinik ”Adhyaksa”, fasilitas jalan disabilitas, dan informasi jadwal sidang online.

Kejari juga melakukan inovasi sarana dan prasarana kantor. Di antaranya, ruang diversi, lobi memadai, TV info, sel ABH (anak berhadapan dengan hukum), sel tahanan pria dan wanita, musala, visitor locker, ruang relaksasi, CCTV, e-DUK (daftar urut kepangkatan), Bangkalan intelligent command center, ruang pemeriksaan, website kejari-bangkalan.go.id, dan media sosial Facebook, serta Instagram.

Baca Juga :  Tiga CV Tak Cukup Syarat, Lelang Proyek Urukan Lapangan Kerap Gagal

Badrut menyatakan, dengan kerja keras tim didukung peningkatan inovasi program, pihaknya yakin Kejari Bangkalan bakal mendapat nilai baik serta memperoleh predikat WBK dan WBBM. ”Dengan usaha keras, kami yakin memperoleh semua itu,” tegasnya.

Kepala Kejati Jatim Dr. Sunarta mengatakan, melihat kinerja petugas yang didukung sarana-prasarana dan program inovatif, pihaknya yakin Kejari Bangkalan akan mendapatkan predikat WBK dan WBBM. ”Kejari Bangkalan bagus sekali,” ucapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/