alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Meski Sudah Berijin Ratusan Tower di Bangkalan Belum Sumbang Retribusi

BANGKALAN – Jumlah tower telekomunikasi di Bangkalan semakin menjamur. Berdasarkan data yang dihimpun Radarmadura.id, terdapat 147 tower yang telah memiliki izin di Bangkalan. Namun, ratusan menara telekomunikasi itu tidak memberikan sumbangsih apa pun kepada pemerintah kabupaten (pemkab).

Ratusan tower telekomunikasi tersebut berdiri di wilayah Bangkalan secara gratis. Pemkab tidak membebani para pengusaha dengan penarikan retribusi untuk menyuplai pendapatan asli daerah (PAD).

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bangkalan Agus Sugianto Zien membenarkan ratusan tower telekomunikasi itu tidak menyumbang PAD. Hal itu lantaran tidak ada aturan yang menentukan penarikan retsibusi.

Agus menuturkan, hingga saat ini penarikan retribusi di Bangkalan hanya berdasarkan peraturan daerah (perda) tentang retribusi jasa umum. Di dalamnya tidak menyebutkan tentang penarikan retribusi bagi tower telekomunikasi. ”Perda retribusi jasa umum itu di dalamnya memuat banyak retribusi. Ada perparkiran, ada rumah sakit,” sebutnya, Jum’at (19/10).

Baca Juga :  Positif Covid-19 di Bangkalan Tembus 24, Pasien Ke-23 Karyawan Bank

Karena itu, pihaknya telah merevisi perda tentang retribusi jasa umum bersama dengan DPRD Bangkalan. Revisi perda dilakukan guna memasukkan klausul pasal berkaitan dengan penarikan retribusi bagi tower telekomuniaksi.

Hasil revisi telah dikirim kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Sekarang ada di biro hukum pemprov untuk diperbaiki sesuai petunjuk gubernur. Pihaknya belum bisa memberikan keterangan nominal yang akan dibebankan kepada perusahan telekomunikasi itu. ”Hitung-hitugannya belum selesai,” tuturnya.

Agus menambahkan, setelah revisi perda selesai, pemerintah akan segera memanggil semua provider untuk sosialisasi hasil revisi perda itu. Hal itu bertujuan agar penarikan retribusi berjalan baik.

Penarikan retribusi tetap akan diberlakukan per tower walaupun setiap tower ada yang dua sampai tiga provider. ”Jika perda rampung, kami akan undang provider atau asosiasinya,” ungkapnya. (c3)

Baca Juga :  Tim Gabungan Lakukan Penyekatan di Jalan Raya Torjun

 

 

BANGKALAN – Jumlah tower telekomunikasi di Bangkalan semakin menjamur. Berdasarkan data yang dihimpun Radarmadura.id, terdapat 147 tower yang telah memiliki izin di Bangkalan. Namun, ratusan menara telekomunikasi itu tidak memberikan sumbangsih apa pun kepada pemerintah kabupaten (pemkab).

Ratusan tower telekomunikasi tersebut berdiri di wilayah Bangkalan secara gratis. Pemkab tidak membebani para pengusaha dengan penarikan retribusi untuk menyuplai pendapatan asli daerah (PAD).

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bangkalan Agus Sugianto Zien membenarkan ratusan tower telekomunikasi itu tidak menyumbang PAD. Hal itu lantaran tidak ada aturan yang menentukan penarikan retsibusi.


Agus menuturkan, hingga saat ini penarikan retribusi di Bangkalan hanya berdasarkan peraturan daerah (perda) tentang retribusi jasa umum. Di dalamnya tidak menyebutkan tentang penarikan retribusi bagi tower telekomunikasi. ”Perda retribusi jasa umum itu di dalamnya memuat banyak retribusi. Ada perparkiran, ada rumah sakit,” sebutnya, Jum’at (19/10).

Baca Juga :  15 Kasus Kekerasan Anak di Bangkalan! Inilah Pendapat UNICEF

Karena itu, pihaknya telah merevisi perda tentang retribusi jasa umum bersama dengan DPRD Bangkalan. Revisi perda dilakukan guna memasukkan klausul pasal berkaitan dengan penarikan retribusi bagi tower telekomuniaksi.

Hasil revisi telah dikirim kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Sekarang ada di biro hukum pemprov untuk diperbaiki sesuai petunjuk gubernur. Pihaknya belum bisa memberikan keterangan nominal yang akan dibebankan kepada perusahan telekomunikasi itu. ”Hitung-hitugannya belum selesai,” tuturnya.

Agus menambahkan, setelah revisi perda selesai, pemerintah akan segera memanggil semua provider untuk sosialisasi hasil revisi perda itu. Hal itu bertujuan agar penarikan retribusi berjalan baik.

Penarikan retribusi tetap akan diberlakukan per tower walaupun setiap tower ada yang dua sampai tiga provider. ”Jika perda rampung, kami akan undang provider atau asosiasinya,” ungkapnya. (c3)

Baca Juga :  Tidak Kuorum, Paripurna DPRD Tetap Digelar di Bangkalan

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/