alexametrics
21.3 C
Madura
Saturday, October 1, 2022

Percepatan Akreditasi Jadi Fokus Utama

Dies Natalis Ke-41 Fakultas Hukum UTM Dibuka dengan Tasyakuran

BANGKALAN – Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memperingati Dies Natalis Ke-41. Pembukaan acara dikemas dengan tasyakuran, santunan anak yatim, dan ziarah ke Asta Agung Ki Lemah Duwur dan Asta Syaikhona Moh. Kholil Senin (19/9).

Pada momen dies natalis itu, terdapat sejumlah agenda yang akan dilaksanakan. Antara lain, pada 1–4 Oktober digelar pekan ilmiah dan kreativitas serta pemilihan dosen, karyawan, dan mahasiswa berprestasi. Kemudian, pada 5 Oktober digelar seminar antikorupsi (selengkapnya lihat grafis).

Dekan Fakultas Hukum UTM Safi’ mengatakan, tahun ini sudah waktunya melakukan akselerasi di segala bidang. Baik dari sisi tata kelola dan mempercepat proses peningkatan akreditasi. Harapannya, di usia ke-41, fakultas hukum mendapat akreditasi baik sekali.

Baca Juga :  BRI Serahkan Hadiah Simpedes dan Asuransi Pertanggungan Jiwa

”Harapannya, di usia 41 tahun ini menjadi momentum fakultas hukum untuk melakukan akselerasi di segala bidang. Dari November ini ada kesempatan untuk melakukan ISK (instrumen suplemen konversi), yakni konversi dari baik ke baik sekali,” katanya.

Agar keinginan itu bisa tercapai, pihaknya meminta semua civitas academica untuk saling koordinasi. Hal ini untuk memperbaiki tatanan penyelenggaraan pendidikan fakultas hukum. Sebab, jika sudah naik menjadi akreditasi baik sekali, maka pihaknya akan melakukan pengajuan akreditasi unggulan.

Sebagai bentuk rasa syukur, peringatan dies natalis dibuka dengan khatmil Qur’an. Diharapkan bisa mendatangkan cahaya Al-Qur’an dalam melaksanakan tugas dan kewajiban dengan amanah. Bentuk rasa syukur yang kedua dilakukan dengan santunan kepada anak yatim.

Baca Juga :  Lebih Separo Domisili Luar Madura

Pada momen dies natalis itu, Safi’ dan rekan fakultas melakukan ziarah ke makam tokoh Madura. Yakni, ke Asta Agung Ki Lemah Duwur Raden Paratanu dan Asta Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan.

”Tujuan ziarah ini, selain yang saya sebutkan tadi, juga dalam rangka tapak tilas akan perjuangan beliau, serta tazkirah dan tabarrukan bi karomatihim di sana. Kami sebagai bagian murid beliau juga sambil tabaruk ke beliau,” pungkasnya. (ay/han)

BANGKALAN – Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memperingati Dies Natalis Ke-41. Pembukaan acara dikemas dengan tasyakuran, santunan anak yatim, dan ziarah ke Asta Agung Ki Lemah Duwur dan Asta Syaikhona Moh. Kholil Senin (19/9).

Pada momen dies natalis itu, terdapat sejumlah agenda yang akan dilaksanakan. Antara lain, pada 1–4 Oktober digelar pekan ilmiah dan kreativitas serta pemilihan dosen, karyawan, dan mahasiswa berprestasi. Kemudian, pada 5 Oktober digelar seminar antikorupsi (selengkapnya lihat grafis).

Dekan Fakultas Hukum UTM Safi’ mengatakan, tahun ini sudah waktunya melakukan akselerasi di segala bidang. Baik dari sisi tata kelola dan mempercepat proses peningkatan akreditasi. Harapannya, di usia ke-41, fakultas hukum mendapat akreditasi baik sekali.

Baca Juga :  Kemenag Bangkalan Berangkatkan 603 CJH

”Harapannya, di usia 41 tahun ini menjadi momentum fakultas hukum untuk melakukan akselerasi di segala bidang. Dari November ini ada kesempatan untuk melakukan ISK (instrumen suplemen konversi), yakni konversi dari baik ke baik sekali,” katanya.

Agar keinginan itu bisa tercapai, pihaknya meminta semua civitas academica untuk saling koordinasi. Hal ini untuk memperbaiki tatanan penyelenggaraan pendidikan fakultas hukum. Sebab, jika sudah naik menjadi akreditasi baik sekali, maka pihaknya akan melakukan pengajuan akreditasi unggulan.

Sebagai bentuk rasa syukur, peringatan dies natalis dibuka dengan khatmil Qur’an. Diharapkan bisa mendatangkan cahaya Al-Qur’an dalam melaksanakan tugas dan kewajiban dengan amanah. Bentuk rasa syukur yang kedua dilakukan dengan santunan kepada anak yatim.

Baca Juga :  Lebih Separo Domisili Luar Madura

Pada momen dies natalis itu, Safi’ dan rekan fakultas melakukan ziarah ke makam tokoh Madura. Yakni, ke Asta Agung Ki Lemah Duwur Raden Paratanu dan Asta Syaikhona Moh. Kholil Bangkalan.

- Advertisement -

”Tujuan ziarah ini, selain yang saya sebutkan tadi, juga dalam rangka tapak tilas akan perjuangan beliau, serta tazkirah dan tabarrukan bi karomatihim di sana. Kami sebagai bagian murid beliau juga sambil tabaruk ke beliau,” pungkasnya. (ay/han)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Lima Raperda Siap Dibahas

/