alexametrics
25.4 C
Madura
Monday, May 16, 2022

Ra Hasani Pastikan Maju Pilkada Bangkalan

BANGKALAN – KH Hasani Zubair memastikan maju pada pilkada 2018 mendatang. Tokoh pemuda yang akrab disapa Ra Hasani itu resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (bacabup) ke DPC Hanura dan DPC PDI Perjuangan Rabu (19/7).

Berbeda dengan bacabup lainnya, Rahasani mengambil formulir pendaftaran tidak seorang diri. Dia didampingi ratusan pendukung dan sejumlah tokoh mendatangi kantor DPC Hanura dan DPC PDI Perjuangan Bangkalan.

Ra Hasani mengatakan, kedatangannya ke kantor DPC Hanura dan PDIP itu semata-mata untuk mendaftarkan diri sebagai bacabup. ”Ini saya buktikan sekarang. Dengan izin Allah, saya bulat akan mencalonkan diri sebagai bupati. Terlebih, sudah mendapat restu dan doa dari abah saya,” ungkapnya.

            Ketua GP Ansor Bangkalan itu maju pada pilkada 2018 mendatang, salah satunya atas dasar dorongan dan kepercayaan semua pihak kepadanya. Terutama, para tokoh agama, simpatisan, dan lebih-lebih keluarga. Ra Hasani pun memutuskan untuk ikut berkompetisi pada pemilihan bupati dan wakil bupati Bangkalan 2018.

Baca Juga :  Ramadan Simbol Kesejahteraan 

            ”Saya peduli dengan Bangkalan. Banyak yang perlu dibenahi. Kesejahteraan ekonomi masyarakat perlu dipikirkan,” tegasnya.

            Sejak Suramadu beroperasi hingga saat ini, kata Ra Hasani, Bangkalan belum banyak berubah. Bahkan, teranyar malah mendapat predikat nomor dua termiskin di Jawa Timur setelah Sampang. ”Karena itu, saya hadir untuk berupaya Bangkalan ke depan lebih baik,” tuturnya.

            Dia menegaskan, langkahnya itu bukan semata-mata karena kekuasaan. Namun, lebih kepada bentuk keprihatinan agar Bangkalan jauh lebih baik. Dengan demikian, perlu figur yang bisa membawa Bangkalan bermartabat.

”Semoga lewat penjaringan ini saya mendapat kesempatan untuk memimpin Bangkalan lebih bermanfaat,” harapnya.

            Ra Hasani menilai proses penjaringan yang dilakukan DPC Hanura dan DPC PDI Perjuangan sangat positif. Sebab, melalui cara itu, calon pemimpin yang benar-benar amanah, berkualitas, dan berkompeten bisa diketahui.

”Saya pikir langkah yang tepat. Melalui proses ini akan lebih selektif partai menjatuhkan pilihan untuk mengusung calonnya,” terangnya.

Baca Juga :  Satlantas Temukan STNK Palsu

            Sementara itu, Ketua DPC Hanura Bangkalan Mahmudi mengaku berterima kasih Ra Hasani mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati di DPC Hanura. Kesempatan baik ini akan membuat partai lebih selektif dalam memilih bakal calon yang sudah mendaftar di Hanura.

”Kami apresiasi Ra Hasani mengambil formulir di Hanura. Ini bukti bahwa banyak tokoh berkompeten yang akan maju di pilkada nanti,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan juru bicara DPC PDIP Bangkalan Abdul Hafid. Kepada wartawan, dia mengatakan, pengambilan formulir yang dilakukan Ra Hasani itu sebagai bukti jika yang bersangkutan komitmen bakal maju di pilkada mendatang. Namun, partai tetap akan menyeleksi di antara beberapa calon yang sudah mendaftar.

”Makanya, kami tunggu pengembalian berkas pendaftaran. Seperti biasanya, akan dilakukan fit and proper test,” tandansya.

BANGKALAN – KH Hasani Zubair memastikan maju pada pilkada 2018 mendatang. Tokoh pemuda yang akrab disapa Ra Hasani itu resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (bacabup) ke DPC Hanura dan DPC PDI Perjuangan Rabu (19/7).

Berbeda dengan bacabup lainnya, Rahasani mengambil formulir pendaftaran tidak seorang diri. Dia didampingi ratusan pendukung dan sejumlah tokoh mendatangi kantor DPC Hanura dan DPC PDI Perjuangan Bangkalan.

Ra Hasani mengatakan, kedatangannya ke kantor DPC Hanura dan PDIP itu semata-mata untuk mendaftarkan diri sebagai bacabup. ”Ini saya buktikan sekarang. Dengan izin Allah, saya bulat akan mencalonkan diri sebagai bupati. Terlebih, sudah mendapat restu dan doa dari abah saya,” ungkapnya.

            Ketua GP Ansor Bangkalan itu maju pada pilkada 2018 mendatang, salah satunya atas dasar dorongan dan kepercayaan semua pihak kepadanya. Terutama, para tokoh agama, simpatisan, dan lebih-lebih keluarga. Ra Hasani pun memutuskan untuk ikut berkompetisi pada pemilihan bupati dan wakil bupati Bangkalan 2018.

Baca Juga :  Insiden Tenggelamnya Kapal Nanggala-402 di Laut Bali

            ”Saya peduli dengan Bangkalan. Banyak yang perlu dibenahi. Kesejahteraan ekonomi masyarakat perlu dipikirkan,” tegasnya.

            Sejak Suramadu beroperasi hingga saat ini, kata Ra Hasani, Bangkalan belum banyak berubah. Bahkan, teranyar malah mendapat predikat nomor dua termiskin di Jawa Timur setelah Sampang. ”Karena itu, saya hadir untuk berupaya Bangkalan ke depan lebih baik,” tuturnya.

            Dia menegaskan, langkahnya itu bukan semata-mata karena kekuasaan. Namun, lebih kepada bentuk keprihatinan agar Bangkalan jauh lebih baik. Dengan demikian, perlu figur yang bisa membawa Bangkalan bermartabat.

”Semoga lewat penjaringan ini saya mendapat kesempatan untuk memimpin Bangkalan lebih bermanfaat,” harapnya.

            Ra Hasani menilai proses penjaringan yang dilakukan DPC Hanura dan DPC PDI Perjuangan sangat positif. Sebab, melalui cara itu, calon pemimpin yang benar-benar amanah, berkualitas, dan berkompeten bisa diketahui.

”Saya pikir langkah yang tepat. Melalui proses ini akan lebih selektif partai menjatuhkan pilihan untuk mengusung calonnya,” terangnya.

Baca Juga :  Satlantas Temukan STNK Palsu

            Sementara itu, Ketua DPC Hanura Bangkalan Mahmudi mengaku berterima kasih Ra Hasani mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati di DPC Hanura. Kesempatan baik ini akan membuat partai lebih selektif dalam memilih bakal calon yang sudah mendaftar di Hanura.

”Kami apresiasi Ra Hasani mengambil formulir di Hanura. Ini bukti bahwa banyak tokoh berkompeten yang akan maju di pilkada nanti,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan juru bicara DPC PDIP Bangkalan Abdul Hafid. Kepada wartawan, dia mengatakan, pengambilan formulir yang dilakukan Ra Hasani itu sebagai bukti jika yang bersangkutan komitmen bakal maju di pilkada mendatang. Namun, partai tetap akan menyeleksi di antara beberapa calon yang sudah mendaftar.

”Makanya, kami tunggu pengembalian berkas pendaftaran. Seperti biasanya, akan dilakukan fit and proper test,” tandansya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/