24 C
Madura
Saturday, January 28, 2023

CPNS 2018 Puasa THR

BANGKALAN – Calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil rekrutmen 2018 sebanyak 296 orang. Namun, para abdi negera itu tidak bisa menikmati tunjangan hari raya (THR). Pemkab tidak menyiapkan anggaran bagi mereka.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Syamsul Arifin mengutarakan, CPNS hasil rekrutmen 2018 baru berdinas awal bulan ini. Sehingga, mau tidak mau tunjangan hari raya tidak bisa mereka terima.

”THR ini hanya diberikan kepada PNS yang lama. Untuk CPNS 2018 belum. Karena baru ditempatkan awal Mei ini,” ungkap Syamsul kepada RadarMadura.id kemarin (19/5).

Menurut Syamsul, CPNS tersebut hanya menerima gaji, tetapi bukan THR. Mereka menerima gaji perdana, hanya tidak utuh. Sebab, masih CPNS bukan PNS. ”Cuma nerima gaji, bukan THR,” tegasnya.

Baca Juga :  BPWS Pangkas Anggaran Pelatihan SDM Rp 303 Juta

Sementara untuk PNS yang lain, selain menerima gaji, juga menerima THR per 1 Juni mendatang. Sebab, anggarannya sudah disiapkan sebesar Rp 38,5 miliar. ”THR memang hak daripada PNS, tapi tidak untuk yang CPNS,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Moh. Gufron mengatakan, mengenai THR itu menjadi kewenangan BPKAD. Apakah CPNS menerima THR atau tidak, hal itu menjadi urusan keuangan. ”Kalau THR kewenangan BPKAD. Kami tidak berwenang,” ucapnya singkat.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman menyampaikan, apabila ketentuannya memang tidak ada THR bagi CPNS, tidak perlu dipaksakan. Terlebih, mereka baru bertugas. Tetapi sebaliknya, jika ada  payung hukum yang menyebutkan bisa menerima THR, pemkab harus menyiapkan.

Baca Juga :  Nasib 5.178 Sukwan Terkatung-katung

”Intinya tidak boleh keluar dari aturan. Kalau ketentuannya tidak dapat THR, ya tidak perlu,” katanya.

BANGKALAN – Calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil rekrutmen 2018 sebanyak 296 orang. Namun, para abdi negera itu tidak bisa menikmati tunjangan hari raya (THR). Pemkab tidak menyiapkan anggaran bagi mereka.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan Syamsul Arifin mengutarakan, CPNS hasil rekrutmen 2018 baru berdinas awal bulan ini. Sehingga, mau tidak mau tunjangan hari raya tidak bisa mereka terima.

”THR ini hanya diberikan kepada PNS yang lama. Untuk CPNS 2018 belum. Karena baru ditempatkan awal Mei ini,” ungkap Syamsul kepada RadarMadura.id kemarin (19/5).


Menurut Syamsul, CPNS tersebut hanya menerima gaji, tetapi bukan THR. Mereka menerima gaji perdana, hanya tidak utuh. Sebab, masih CPNS bukan PNS. ”Cuma nerima gaji, bukan THR,” tegasnya.

Baca Juga :  Satu Puskeswan Harus Layani Sembilan Kecamatan

Sementara untuk PNS yang lain, selain menerima gaji, juga menerima THR per 1 Juni mendatang. Sebab, anggarannya sudah disiapkan sebesar Rp 38,5 miliar. ”THR memang hak daripada PNS, tapi tidak untuk yang CPNS,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Moh. Gufron mengatakan, mengenai THR itu menjadi kewenangan BPKAD. Apakah CPNS menerima THR atau tidak, hal itu menjadi urusan keuangan. ”Kalau THR kewenangan BPKAD. Kami tidak berwenang,” ucapnya singkat.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Bangkalan Fatkurrahman menyampaikan, apabila ketentuannya memang tidak ada THR bagi CPNS, tidak perlu dipaksakan. Terlebih, mereka baru bertugas. Tetapi sebaliknya, jika ada  payung hukum yang menyebutkan bisa menerima THR, pemkab harus menyiapkan.

Baca Juga :  Peringati 4 Tahun Kepemimpinan, Ra Latif-Mohni Gelar Tasyakuran
- Advertisement -

”Intinya tidak boleh keluar dari aturan. Kalau ketentuannya tidak dapat THR, ya tidak perlu,” katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/