alexametrics
21.2 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Persediaan Blangko E-KTP Kian Menipis

BANGKALAN – Pelayanan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) kembali normal. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah men-dropping 14 ribu blangko E-KTP. Namun saat ini persediaannya menipis. Hanya tersisa 2 ribu blangko.

Awal Januari 2019 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispencukcapil) Bangkalan sempat mengalami kekosongan blangko. Untuk mengganti e-KTP, dispendukcapil mengeluarkan surat keterangan (suket).

”Sudah normal. Kami tetap melakukan penerbitan. Memperhatikan SE dari kementerian, untuk pencetakan kami utamakan yang belum pernah memiliki e-KTP,” kata Kepala Dispendukcapil Bangkalan Rudiyanto kemarin (19/2).

Ada 28 ribu penduduk yang menjadi prioritas dispendukcapil mendapat jatah e-KTP. Mereka merupakan perekam baru atau sebelumnya tidak memiliki e-KTP.

Penerbitan e-KTP bisa dilakukan bagi penduduk yang baru berusia 17 tahun atau yang sebelumnya tidak memiliki e-KTP. Kemudian dikarenakan hilang, atau kartu e-KTP sebelumnya rusak.

Baca Juga :  Akan Berlakukan Satu Jalur Suramadu

Dispendukcapil bisa mencetak ulang e-KTP jika terdapat perubahan elemen data kependudukan. Seperti pindah domisili atau status penduduk tersebut. ”Tetap yang diprioritaskan bagi pembuatan KTP baru. Kalau hilang dan rusak, kami beri suket kalau blangkonya terbatas,” akunya.

Kebutuhan blangko e-KTP masih banyak. Mengingat, setiap harinya pengurusan administrasi kependudukan selalu ramai. Rencananya, dispendukcapil akan kembali mengajukan permohonan blangko ke pemerintah pusat.

”Pekan depan kami akan ke Jakarta untuk mengajukan (blangko) lagi. Saya akan minta yang banyak. Minta 30 ribu,” ujarnya.

Saat ini terdapat 795.955 wajib e-KTP di Bangkalan. Namun, baru 686.362 penduduk yang melakukan perekaman. Selain melayani pengurusan di dispendukcapil, pihaknya mengaku juga melakukan perekaman dengan sistem jemput bola.

Baca Juga :  Pemohon Sertifikat Tanah melalui OSS Minim

”Tiap minggu kami lakukan perekaman keliling. Secara reguler juga dilakukan di kecamatan,” klaimnya. 

BANGKALAN – Pelayanan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) kembali normal. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah men-dropping 14 ribu blangko E-KTP. Namun saat ini persediaannya menipis. Hanya tersisa 2 ribu blangko.

Awal Januari 2019 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispencukcapil) Bangkalan sempat mengalami kekosongan blangko. Untuk mengganti e-KTP, dispendukcapil mengeluarkan surat keterangan (suket).

”Sudah normal. Kami tetap melakukan penerbitan. Memperhatikan SE dari kementerian, untuk pencetakan kami utamakan yang belum pernah memiliki e-KTP,” kata Kepala Dispendukcapil Bangkalan Rudiyanto kemarin (19/2).


Ada 28 ribu penduduk yang menjadi prioritas dispendukcapil mendapat jatah e-KTP. Mereka merupakan perekam baru atau sebelumnya tidak memiliki e-KTP.

Penerbitan e-KTP bisa dilakukan bagi penduduk yang baru berusia 17 tahun atau yang sebelumnya tidak memiliki e-KTP. Kemudian dikarenakan hilang, atau kartu e-KTP sebelumnya rusak.

Baca Juga :  Blangko Kosong, Dispenduk Keluarkan Suket

Dispendukcapil bisa mencetak ulang e-KTP jika terdapat perubahan elemen data kependudukan. Seperti pindah domisili atau status penduduk tersebut. ”Tetap yang diprioritaskan bagi pembuatan KTP baru. Kalau hilang dan rusak, kami beri suket kalau blangkonya terbatas,” akunya.

Kebutuhan blangko e-KTP masih banyak. Mengingat, setiap harinya pengurusan administrasi kependudukan selalu ramai. Rencananya, dispendukcapil akan kembali mengajukan permohonan blangko ke pemerintah pusat.

”Pekan depan kami akan ke Jakarta untuk mengajukan (blangko) lagi. Saya akan minta yang banyak. Minta 30 ribu,” ujarnya.

Saat ini terdapat 795.955 wajib e-KTP di Bangkalan. Namun, baru 686.362 penduduk yang melakukan perekaman. Selain melayani pengurusan di dispendukcapil, pihaknya mengaku juga melakukan perekaman dengan sistem jemput bola.

Baca Juga :  Dispendukcapil Sulit Rampungkan Perekaman E-KTP

”Tiap minggu kami lakukan perekaman keliling. Secara reguler juga dilakukan di kecamatan,” klaimnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/