alexametrics
21.2 C
Madura
Monday, June 27, 2022

PMI Belum Miliki Gedung Permanen

BANGKALAN – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkalan belum memiliki gedung permanen. Kantor di Jalan Pemuda Kaffa itu saat ini masih berstatus pinjam pakai. Gedung itu merupakan rumah dinas kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan.

Kepala UTD PMI Bangkalan dr. Fachrur Rozi menyampaikan, kabupaten lain sudah punya gedung sendiri. Tinggal Bangkalan yang belum punya kantor permanen. Status pinjam aset dinkes tersebut selama lima tahun. UTD PMI Bangkalan sudah memanfaatkan bangunan tersebut sekitar tiga tahun. Diharapkan sebelum masa pinjam pakai habis, lembaganya bisa mendapat gedung permanen.

Selain dapat gedung permanen, dia juga berharap tatanan ruang bangunan bisa dibentuk sesuai kebutuhan. Mengingat ruang di kantor UTD PMI saat ini terbatas. Padahal kebutuhan ruangan cukup banyak. Salah satunya untuk memisahkan ruang infeksius dan noninfeksius. ”Harus ada ruang-ruang khusus untuk kebutuhan penyimpanan, alat, karantina, dan sebagainya,” kata Rozi.

Baca Juga :  DPMD Bangkalan Tercepat Se-Jatim

Kepala PMI Bangkalan Moh. Saad Asj’ari juga berharap ke depan bisa punya gedung permanen. Pihaknya akan memohon kepada pemerintah daerah. Peran PMI sudah jelas untuk kemanusiaan.

Untuk pembangunan gedung, dia mengaku sudah memiliki gambar denah untuk menjadikan rumah dinas tersebut menjadi kantor PMI. Denah bangunan akan dibuat sesuai kebutuhan ruangan bagi kepentingan pekerjaan di PMI. Saad mengaku akan berupaya mengusulkan agar aset dinkes tersebut bisa dihibahkan. Juga, akan berupaya mengusulkan permohonan dana pembangunan.

”Selain mulai ada kerusakan, ruangannya juga tidak cukup,” ucap kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan itu. Diperkirakan akhir Januari 2019 denah bangunan kantor PMI sudah rampung. Setelah itu pihaknya akan menghadap bupati.

Baca Juga :  Agar Kasus Lakalantas Turun, Gubernur Jawa Timur Menganjurkan Ini

”Kami memang menginginkan tempat itu menjadi kantor permanen. Sangat Strategis. Dekat dengan rumah sakit. Jadi harapannya ini bisa dikabulkan,” tandasnya.

BANGKALAN – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Bangkalan belum memiliki gedung permanen. Kantor di Jalan Pemuda Kaffa itu saat ini masih berstatus pinjam pakai. Gedung itu merupakan rumah dinas kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan.

Kepala UTD PMI Bangkalan dr. Fachrur Rozi menyampaikan, kabupaten lain sudah punya gedung sendiri. Tinggal Bangkalan yang belum punya kantor permanen. Status pinjam aset dinkes tersebut selama lima tahun. UTD PMI Bangkalan sudah memanfaatkan bangunan tersebut sekitar tiga tahun. Diharapkan sebelum masa pinjam pakai habis, lembaganya bisa mendapat gedung permanen.

Selain dapat gedung permanen, dia juga berharap tatanan ruang bangunan bisa dibentuk sesuai kebutuhan. Mengingat ruang di kantor UTD PMI saat ini terbatas. Padahal kebutuhan ruangan cukup banyak. Salah satunya untuk memisahkan ruang infeksius dan noninfeksius. ”Harus ada ruang-ruang khusus untuk kebutuhan penyimpanan, alat, karantina, dan sebagainya,” kata Rozi.

Baca Juga :  BPPKAD Enggan Beber┬áPengembalian Uang Negara

Kepala PMI Bangkalan Moh. Saad Asj’ari juga berharap ke depan bisa punya gedung permanen. Pihaknya akan memohon kepada pemerintah daerah. Peran PMI sudah jelas untuk kemanusiaan.

Untuk pembangunan gedung, dia mengaku sudah memiliki gambar denah untuk menjadikan rumah dinas tersebut menjadi kantor PMI. Denah bangunan akan dibuat sesuai kebutuhan ruangan bagi kepentingan pekerjaan di PMI. Saad mengaku akan berupaya mengusulkan agar aset dinkes tersebut bisa dihibahkan. Juga, akan berupaya mengusulkan permohonan dana pembangunan.

”Selain mulai ada kerusakan, ruangannya juga tidak cukup,” ucap kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan itu. Diperkirakan akhir Januari 2019 denah bangunan kantor PMI sudah rampung. Setelah itu pihaknya akan menghadap bupati.

Baca Juga :  60 Bangunan Rusak akibat Gempa

”Kami memang menginginkan tempat itu menjadi kantor permanen. Sangat Strategis. Dekat dengan rumah sakit. Jadi harapannya ini bisa dikabulkan,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/