25.9 C
Madura
Monday, June 5, 2023

163 Pelamar Penuhi Passing Grade

BANGKALAN – Ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Bangkalan tuntas Jumat (16/11). Hasilnya, 163 pelamar memenuhi passing grade atau nilai ambang batas.

Data yang diperoleh RadarMadura.id, dari total pelamar 1.436, tidak hadir alias tidak mengikuti ujian SKD sebanyak 87 orang. Angka tersebut cukup banyak. Sementara pelamar yang memenuhi passing grade 163 orang (selengkapnya lihat grafis).

Kepala BKPSDA Bangkalan Moh. Gufron mengutarakan, pelamar yang memenuhi passing grade pada ujian SKD sudah mencapai 11 persen. Persentase tersebut di atas rata-rata target nasional. ”Target nasional 8 persen. Alhamdulillah kami 11 persen,” ujarnya.

Namun demikian, tetap banyak pelamar yang tidak memenuhi passing grade. Upaya mengusulkan penurunan passing grade belum mendapatkan respons. ”Sepertinya sulit. Harus menyelesaikan rekrutmen ini dulu,” kata dia.

Baca Juga :  Pelaksanaan Proyek Gedung SPKT Polres Butuh Pengawasan

Pihaknya berharap tetap ada kebijakan baru dari pemerintah pusat. Sebab, passing grade yang sudah ditentukan pemerintah pusat dinilai terlalu tinggi. ”Saya berharap turun sehingga banyak yang bisa memenuhi passing grade,” terangnya.

Gufron menyebutkan, 11 persen hasil seleksi ujian SKD itu sebanyak 136 pelamar yang memenuhi passing grade. Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan ujian seleksi kompetensi bidang (SKB).

SKB tersebut hanya berlaku untuk pelamar formasi umum. Sementara formasi khusus hanya ujian SKD. ”Ada jaminan untuk formasi khusus berupa honorer K-2 lolos. Tidak perlu ikut SKB seperti formasi umum,” jelasnya.

Pelaksanaan ujian SKB, jika tidak ada perubahan jadwal, minggu depan. Yakni, 22–28 November mendatang. ”Tapi bukan di Gedung Merdeka lagi. Di kantor BKPSDA Bangkalan,” pungkasnya. 

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Segel Tower Tak Berizin

BANGKALAN – Ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Bangkalan tuntas Jumat (16/11). Hasilnya, 163 pelamar memenuhi passing grade atau nilai ambang batas.

Data yang diperoleh RadarMadura.id, dari total pelamar 1.436, tidak hadir alias tidak mengikuti ujian SKD sebanyak 87 orang. Angka tersebut cukup banyak. Sementara pelamar yang memenuhi passing grade 163 orang (selengkapnya lihat grafis).

Kepala BKPSDA Bangkalan Moh. Gufron mengutarakan, pelamar yang memenuhi passing grade pada ujian SKD sudah mencapai 11 persen. Persentase tersebut di atas rata-rata target nasional. ”Target nasional 8 persen. Alhamdulillah kami 11 persen,” ujarnya.


Namun demikian, tetap banyak pelamar yang tidak memenuhi passing grade. Upaya mengusulkan penurunan passing grade belum mendapatkan respons. ”Sepertinya sulit. Harus menyelesaikan rekrutmen ini dulu,” kata dia.

Baca Juga :  Situs Budaya Belum Berstatus Cagar Budaya

Pihaknya berharap tetap ada kebijakan baru dari pemerintah pusat. Sebab, passing grade yang sudah ditentukan pemerintah pusat dinilai terlalu tinggi. ”Saya berharap turun sehingga banyak yang bisa memenuhi passing grade,” terangnya.

Gufron menyebutkan, 11 persen hasil seleksi ujian SKD itu sebanyak 136 pelamar yang memenuhi passing grade. Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan ujian seleksi kompetensi bidang (SKB).

SKB tersebut hanya berlaku untuk pelamar formasi umum. Sementara formasi khusus hanya ujian SKD. ”Ada jaminan untuk formasi khusus berupa honorer K-2 lolos. Tidak perlu ikut SKB seperti formasi umum,” jelasnya.

- Advertisement -

Pelaksanaan ujian SKB, jika tidak ada perubahan jadwal, minggu depan. Yakni, 22–28 November mendatang. ”Tapi bukan di Gedung Merdeka lagi. Di kantor BKPSDA Bangkalan,” pungkasnya. 

Baca Juga :  RA Ulil Albab Perkenalkan Media sejak Dini

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/