alexametrics
20.6 C
Madura
Wednesday, August 10, 2022

Pemkab Bangkalan Siapkan Anggaran Tagihan Listrik PJU Rp 12 M

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menganggarkan Rp 12.888.000.000 untuk biaya listrik penerangan jalan umum (PJU). Saat ini terdapat 286 rekening listrik PJU yang ditanggung pemkab.

PJU tersebut tersebar di seluruh wilayah Bangkalan. Sementara sebagian lainnya menjadi tanggung jawab Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) seperti yang berada di sepanjang akses Suramadu.

Kabag Umum Setkab Bangkalan Edi Murjantri Harjono menyampaikan, biaya untuk tagihan listrik PJU memang relatif tinggi. Rata-rata per bulan menguras anggaran Rp 1.074.000.000.

”Tidak selalu segitu, kadang turun. Tapi, rata-rata Rp 1.074.000.000 per bulan,” ujarnya

Edi menegaskan bahwa pemkab tidak pernah menunggak pembayaran tagihan listrik PJU. Dia juga mengklaim pembayaran selalu tepat waktu.

Baca Juga :  DAK Rp 21,2 M Hangus, Rombongan DPRD Bangkalan Kecele

Dia menduga, tingginya biaya listrik PJU karena banyak lampu yang menyala pada siang hari. Edi meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bangkalan untuk aktif mengawasi lampu PJU yang kadang menyala pada siang hari. Termasuk melakukan langkah efisiensi biaya tagihan listrik PJU. ”Ya paling tidak, lampu yang waktunya padam, ya harus dipadamkan,” pintanya.

Menanggapi itu, Kasi Pembangunan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PPJJ) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bangkalan Agus Dwikora Susanto mengatakan, salah satu cara untuk mengefisiensi anggaran tagihan listrik dengan cara mengganti lampu. Namun, itu tidak bisa dilaksanakan tahun ini lantaran terkendala anggaran. ”Ya, tahun depan. Kalau tahun ini tidak ada anggaran itu,” katanya Rabu (17/10).

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Konsisten Tekan Sebaran Covid-19

Agus menepis tudingan bahwa terdapat lampu yang sengaja tidak dipadamkan di siang hari. Menurut dia, lampu yang menyala pada siang hari itu jika dilakukan perbaikan saat ada kerusakan. (c3)

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menganggarkan Rp 12.888.000.000 untuk biaya listrik penerangan jalan umum (PJU). Saat ini terdapat 286 rekening listrik PJU yang ditanggung pemkab.

PJU tersebut tersebar di seluruh wilayah Bangkalan. Sementara sebagian lainnya menjadi tanggung jawab Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) seperti yang berada di sepanjang akses Suramadu.

Kabag Umum Setkab Bangkalan Edi Murjantri Harjono menyampaikan, biaya untuk tagihan listrik PJU memang relatif tinggi. Rata-rata per bulan menguras anggaran Rp 1.074.000.000.


”Tidak selalu segitu, kadang turun. Tapi, rata-rata Rp 1.074.000.000 per bulan,” ujarnya

Edi menegaskan bahwa pemkab tidak pernah menunggak pembayaran tagihan listrik PJU. Dia juga mengklaim pembayaran selalu tepat waktu.

Baca Juga :  Madura Pemadaman Bergilir 14 Hari

Dia menduga, tingginya biaya listrik PJU karena banyak lampu yang menyala pada siang hari. Edi meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bangkalan untuk aktif mengawasi lampu PJU yang kadang menyala pada siang hari. Termasuk melakukan langkah efisiensi biaya tagihan listrik PJU. ”Ya paling tidak, lampu yang waktunya padam, ya harus dipadamkan,” pintanya.

Menanggapi itu, Kasi Pembangunan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PPJJ) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bangkalan Agus Dwikora Susanto mengatakan, salah satu cara untuk mengefisiensi anggaran tagihan listrik dengan cara mengganti lampu. Namun, itu tidak bisa dilaksanakan tahun ini lantaran terkendala anggaran. ”Ya, tahun depan. Kalau tahun ini tidak ada anggaran itu,” katanya Rabu (17/10).

Baca Juga :  Meninggal, Dapat Santunan Rp 50 Juta

Agus menepis tudingan bahwa terdapat lampu yang sengaja tidak dipadamkan di siang hari. Menurut dia, lampu yang menyala pada siang hari itu jika dilakukan perbaikan saat ada kerusakan. (c3)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/