alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Jelang 22 Mei, Bupati Bangkalan Himbau Warga Tak Ikut People Power

BANGKALAN – Jelang penetapan hasil pemilu oleh KPU pada 22 Mei mendatang, ajakan melakukan gerakan people power marak disuarakan. Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Amin Imron menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

Bupati menganjurkan masyarakat Kota Salak tidak mengikuti gerakan yang bertujuan menolak hasil pemilu. “Apa pun keputusan KPU, mari kita hormati. Di bulan Ramadan ini, lebih baik kita maksimalkan ibadah bersama keluarga di rumah,” ujarnya.

Dijelaskan, masyarakat memiliki andil dalam menjaga ketertiban. Karena itu, dia berharap masyarakat tidak perlu mendengarkan ajakan bergabung dalam gerakan massa untuk mendatangi kantor KPU di Jakarta pada Rabu nanti (22/5).

Baca Juga :  Waduh! Tim Gabungan Temukan Jimat Saat Geledah Rutan Bangkalan

“Saya berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan ajakan bergabung dalam sebuah gerakan menolak penetapan hasil pemilu. Sebab, itu hanya memperkeruh suasana di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Pria yang akbrab disapa Ra Latif itu berpendapat, pemilu tentunya sudah melalui tahapan yang panjang. Tentunya, ada dinamika dalam pelaksanaan tahapan pemilu tersebut. Tapi, bupati tidak mau masyarakat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

“Kami atas nama Pemkab Bangkalan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat. Termasuk, aparat keamanan yang telah bekerjasama menjaga kondusifitas Bangkalan. Sehingga, pelaksanaan pemilu kondusif,” tandasnya. (Julian Isna)

BANGKALAN – Jelang penetapan hasil pemilu oleh KPU pada 22 Mei mendatang, ajakan melakukan gerakan people power marak disuarakan. Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Amin Imron menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

Bupati menganjurkan masyarakat Kota Salak tidak mengikuti gerakan yang bertujuan menolak hasil pemilu. “Apa pun keputusan KPU, mari kita hormati. Di bulan Ramadan ini, lebih baik kita maksimalkan ibadah bersama keluarga di rumah,” ujarnya.

Dijelaskan, masyarakat memiliki andil dalam menjaga ketertiban. Karena itu, dia berharap masyarakat tidak perlu mendengarkan ajakan bergabung dalam gerakan massa untuk mendatangi kantor KPU di Jakarta pada Rabu nanti (22/5).

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Janji Beri Hadiah Umrah


“Saya berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan ajakan bergabung dalam sebuah gerakan menolak penetapan hasil pemilu. Sebab, itu hanya memperkeruh suasana di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Pria yang akbrab disapa Ra Latif itu berpendapat, pemilu tentunya sudah melalui tahapan yang panjang. Tentunya, ada dinamika dalam pelaksanaan tahapan pemilu tersebut. Tapi, bupati tidak mau masyarakat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu.

“Kami atas nama Pemkab Bangkalan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat. Termasuk, aparat keamanan yang telah bekerjasama menjaga kondusifitas Bangkalan. Sehingga, pelaksanaan pemilu kondusif,” tandasnya. (Julian Isna)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Gempar Dorong DPRD Tolak Impor Garam

Baru Lima Hari Nikah, Kini Ditahan

Pengembangan Pariwisata Miskin Inovasi

Artikel Terbaru

/