alexametrics
20 C
Madura
Monday, August 8, 2022

Museum Cakraningrat Bangkalan Sepi Pengunjung

BANGKALAN – Pengelolaan Museum Cakraningrat di jalan Soekarno Hatta No.35 Bangkalan perlu dikembangkan. Pasalnya, hingga Kamis (18/10) museum yang penuh pameran kearifan lokal tidak diminati pengunjung. Bahkan setiap hari rata-rata dua pengunjung yang datang.

Pantauan Radarmadura.id, museum yang dikelola Disbudpar tersebut sepi. Bahkan nyaris tidak ada pengunjung. Padahal sejumlah pameran yang disediakan mengandung kearifan lokal. Namun sayangnya, museum yang dibangun beberapa waktu lalu itu belum diminati masyarakat pengunjung.

Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangkalan Hendra Gemma Dominan tidak mengelak hal itu. Namun pihaknya terus berupaya menyedot pengunjung dengan melakukan beberapa kegiatan. Seperti kegiatan museum masuk sekolah yang melibatkan siswa. Termasuk keikutsertaannya dalam penyelenggaraan kegiatan Bangkalan Jaman Dulu (bangjalu).

Baca Juga :  Statemen ”Universitas Tidak Muhammadiyah” Tuai Polemik

”Dengan memamerkan beberapa arteolog peninggalan sejarah Bangkalan dalam pameran Bangjalu dan melaksanakan acara museum dalam sekolah. Seperti mensosialisasikan museum,” katanya (18/10).

Selain itu, pihaknya terus berinovasi melakukan sosialisasi. Bahkan bekerjasama dengan dengan Dinas Pendidikan setempat. Akan dilakukan konservasi tahunan yaitu penataan bangunan museum secara bertahap. Mulai dari melengkapi properti, perawatan dan keamanan arkeolog sejarah peninggalan Bangkalan. (RM1/fat)

BANGKALAN – Pengelolaan Museum Cakraningrat di jalan Soekarno Hatta No.35 Bangkalan perlu dikembangkan. Pasalnya, hingga Kamis (18/10) museum yang penuh pameran kearifan lokal tidak diminati pengunjung. Bahkan setiap hari rata-rata dua pengunjung yang datang.

Pantauan Radarmadura.id, museum yang dikelola Disbudpar tersebut sepi. Bahkan nyaris tidak ada pengunjung. Padahal sejumlah pameran yang disediakan mengandung kearifan lokal. Namun sayangnya, museum yang dibangun beberapa waktu lalu itu belum diminati masyarakat pengunjung.

Kabid Kebudayaan Disbudpar Bangkalan Hendra Gemma Dominan tidak mengelak hal itu. Namun pihaknya terus berupaya menyedot pengunjung dengan melakukan beberapa kegiatan. Seperti kegiatan museum masuk sekolah yang melibatkan siswa. Termasuk keikutsertaannya dalam penyelenggaraan kegiatan Bangkalan Jaman Dulu (bangjalu).

Baca Juga :  Kaji Perencanaan Pembangunan Gedung DPRD

”Dengan memamerkan beberapa arteolog peninggalan sejarah Bangkalan dalam pameran Bangjalu dan melaksanakan acara museum dalam sekolah. Seperti mensosialisasikan museum,” katanya (18/10).

Selain itu, pihaknya terus berinovasi melakukan sosialisasi. Bahkan bekerjasama dengan dengan Dinas Pendidikan setempat. Akan dilakukan konservasi tahunan yaitu penataan bangunan museum secara bertahap. Mulai dari melengkapi properti, perawatan dan keamanan arkeolog sejarah peninggalan Bangkalan. (RM1/fat)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/