alexametrics
25.3 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Upaya Kades Bahrudin dalam Membangun Desa

BANGKALAN – Bahrudin dipercaya memimpin Desa Brakas Dajah, Kecamatan Modung, selama dua periode. Banyak yang telah dibangun. Di antaranya, peningkatan infrastruktur serta sarana dan prasarana pendidikan.

Jalan antardusun sudah selesai dibangun seratus persen. Selain itu, ada pembangunan irigasi, plengsengan, drainase, dan tembok penahan tanah (TPT).

Kepala Desa (Kades) Brakas Dajah Bahrudin mengatakan, pada 2019 pihaknya membangun irigasi, plengsengan, dan jalan yang tersebar di empat dusun. Yakni, Dusun Takabuh Timur, Takabuh Barat, Takabuh Tengah, dan Takabuh Dajah. Pembangunan jalan antardusun selesai pada 2019. ”Alhamdulillah, jalan antardusun sudah selesai semua,” katanya saat ditemui di kediamannya kemarin (17/6).

Realisasi anggaran tahun 2020 masih proses. Fokus ke tiga item karena lanjutan. Ada peningkatan jalan makadam, pembangunan drainase, dan plengsengan. Lokasinya di Dusun Takabuh Barat, Takabuh Timur, Takabuh Tengah, dan Takabuh Dajah. ”Saya ingin meningkatkan pendidikan. Tahun 2019 membangun TK dan PAUD secara swadaya dengan masyarakat. Untuk TK lokasinya di Dusun Takabuh Tengah. Sedangkan PAUD di Dusun Takabuh Barat,” urainya.

Baca Juga :  Kades Glisgis Fokus Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur

Kades pencinta trail itu menyarankan kepada warga Desa Brakas Dajah yang merantau agar putra-putrinya yang masih usia dini dipulangkan. Dengan begitu, mereka bisa belajar mengaji dan sekolah di Desa Brakas Dajah. Hal itu dirembuk bersama para tokoh. ”Faktor pendidikan pada masa saya tertinggal. Saya punya misi akan memperbaiki pendidikan,” tegasnya.

Di samping itu, pihaknya membantu pemerintah dalam penanganan dan pencegahan Covid-19. Ada penyemprotan disinfektan ke tempat ibadah dan tempat berkumpulnya masyarakat. Kegiatan tersebut didampingi Muspika Modung. Juga membagikan masker secara gratis. Kemudian, merealisasikan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD).

Penyaluran BLT DD masih tahap pertama. Penerima mengambil sendiri, pihaknya menyediakan transportasi untuk memudahkan masyarakat. Penyaluran BLT DD sudah disesuaikan dengan ketentuan. ”Warga saya ada 108 penerima. Memang warga kurang mampu dan belum pernah menerima bantuan pemerintah,” terangnya

Baca Juga :  Rabagus Dikenal sebagai Keyboardis yang Tak Neko-Neko

Bantuan BLT DD setelah tiga tahap selesai tidak dilanjutkan. Alasannya, di Desa Brakas Dajah tidak ada warga terdampak. Aktivitas sehari-hari berjalan normal. Malah yang terdampak warganya yang ada di Jabodetabek. ”Saya sambangi perwakilan dari mereka pada Mei (pertengahan bulan puasa) untuk mengetahui kondisinya,” ungkapnya.

”Saya juga hobi trail sejak 2014. Se-Jawa Timur sudah didatangi. Termasuk Kalimantan. Saya nge-trail sambil melakukan bansos (bantuan sosial) untuk musala dan masjid. Pada pertengahan puasa melakukan baksos kepada warga di Kecamatan Modung,” tandasnya. 

- Advertisement -

BANGKALAN – Bahrudin dipercaya memimpin Desa Brakas Dajah, Kecamatan Modung, selama dua periode. Banyak yang telah dibangun. Di antaranya, peningkatan infrastruktur serta sarana dan prasarana pendidikan.

Jalan antardusun sudah selesai dibangun seratus persen. Selain itu, ada pembangunan irigasi, plengsengan, drainase, dan tembok penahan tanah (TPT).

Kepala Desa (Kades) Brakas Dajah Bahrudin mengatakan, pada 2019 pihaknya membangun irigasi, plengsengan, dan jalan yang tersebar di empat dusun. Yakni, Dusun Takabuh Timur, Takabuh Barat, Takabuh Tengah, dan Takabuh Dajah. Pembangunan jalan antardusun selesai pada 2019. ”Alhamdulillah, jalan antardusun sudah selesai semua,” katanya saat ditemui di kediamannya kemarin (17/6).


Realisasi anggaran tahun 2020 masih proses. Fokus ke tiga item karena lanjutan. Ada peningkatan jalan makadam, pembangunan drainase, dan plengsengan. Lokasinya di Dusun Takabuh Barat, Takabuh Timur, Takabuh Tengah, dan Takabuh Dajah. ”Saya ingin meningkatkan pendidikan. Tahun 2019 membangun TK dan PAUD secara swadaya dengan masyarakat. Untuk TK lokasinya di Dusun Takabuh Tengah. Sedangkan PAUD di Dusun Takabuh Barat,” urainya.

Baca Juga :  Radio SB FM Beroperasi tanpa Izin

Kades pencinta trail itu menyarankan kepada warga Desa Brakas Dajah yang merantau agar putra-putrinya yang masih usia dini dipulangkan. Dengan begitu, mereka bisa belajar mengaji dan sekolah di Desa Brakas Dajah. Hal itu dirembuk bersama para tokoh. ”Faktor pendidikan pada masa saya tertinggal. Saya punya misi akan memperbaiki pendidikan,” tegasnya.

Di samping itu, pihaknya membantu pemerintah dalam penanganan dan pencegahan Covid-19. Ada penyemprotan disinfektan ke tempat ibadah dan tempat berkumpulnya masyarakat. Kegiatan tersebut didampingi Muspika Modung. Juga membagikan masker secara gratis. Kemudian, merealisasikan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD).

Penyaluran BLT DD masih tahap pertama. Penerima mengambil sendiri, pihaknya menyediakan transportasi untuk memudahkan masyarakat. Penyaluran BLT DD sudah disesuaikan dengan ketentuan. ”Warga saya ada 108 penerima. Memang warga kurang mampu dan belum pernah menerima bantuan pemerintah,” terangnya

Baca Juga :  Keberhasilan Kades Hasan Said Memimpin Desa Sembilangan

Bantuan BLT DD setelah tiga tahap selesai tidak dilanjutkan. Alasannya, di Desa Brakas Dajah tidak ada warga terdampak. Aktivitas sehari-hari berjalan normal. Malah yang terdampak warganya yang ada di Jabodetabek. ”Saya sambangi perwakilan dari mereka pada Mei (pertengahan bulan puasa) untuk mengetahui kondisinya,” ungkapnya.

”Saya juga hobi trail sejak 2014. Se-Jawa Timur sudah didatangi. Termasuk Kalimantan. Saya nge-trail sambil melakukan bansos (bantuan sosial) untuk musala dan masjid. Pada pertengahan puasa melakukan baksos kepada warga di Kecamatan Modung,” tandasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komitmen Tekan AKI-AKB

Menjaga Kesehatan Tulang

Pasar Tumpah Picu Kemacetan

Most Read

Artikel Terbaru

/