alexametrics
21.3 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Dinas KBPPA Bangkalan Optimistis Sabet Penghargaan KLA

BANGKALAN –  Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Bangkalan mengadakan rapat koordinasi (Rakor) penguatan program bangga kencana pendataan keluarga 2021 dan kota layak anak (KLA) di Pendopo R. Pratanu Rabu, (17/2). Selain Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Sukaryo Teguh Santoso, acara tersebut dihadidi Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron. 

Kepala Dinas KBPPA Bangkalan Amina Rachmawati mengatakan, dalam rakor itu pihaknya melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat. Tujuannya, agar ada sinergitas yang kuat dalam upaya menjadikan Bangkalan sebagai KLA.

“Camat dan OPD lainnya memiliki peranan untuk mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, penilaian KLA akan dilakukan tahun ini oleh pemerintah pusat. Beberapa indikator penilaian sudah disiapkan. Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan Pemkab Bangkalan dalam mewujudkan kota yang ramah bagi perempuan dan anak.

Baca Juga :  Hardiknas di Tengah Ribuan Ruang Kelas Rusak

“Saat ini, sudah ada peraturan daerah (perda) tentang KLA. Produk hukum daerah tersebut memiliki poin penilaian yang sangat besar. Karena itu, kamk optimistis Kota Salak akan merengkuh penghargaan KLA,” tegas Amina Rachmawati.

Dijelaskan, dukungan dari OPD lain yang cukup nyata. Salah satunya,  dalam bentuk pemberian akta kelahiran bagi anak dan penerbitan kartu Identitas anak (KIA). “Dua administrasi kependudukan (adminduk) yang diterbitkan dispendukcapil itu menjadi salah satu indikator,” imbuhnya. 

 

Kemudian, lanjut Amina, pemerintah menyediakan fasilitas bermain di tempat-tempat pelayanan publik. Misalnya penyediaan tempat bermain di mal pelayanan publik (MMP). Semua itu dilakukan dalam rangka menjadikan Bangkalan sebagai KLA.

Baca Juga :  Balai Diklat Kekurangan Tenaga Medis

“Kami berharap support dan dukungan semua pihak. Mudah-mudahan Bangkalan bisa menjadi KLA,” harapnya. 

Mantan Kepala Disperinaker Bangkalan itu berkomitmen, institusinya juga mendukung program bangga kencana. Hal tersebut, untuk mencetak generasi yang hebat dan berkualitas dari berbagai aspek. “Kami ngin membangun keluarga yang lebih bermutu melalui aspek agama, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Jatim, Sukaryo Teguh Santoso menilai Bangkalan memiliki potensi besar untuk mendapatkan penghargaan KLA. Dia optimistis Kota Salak akan menggondol penghargaan prestisius tersebut. “Kami yakin Bangkalan bisa menjadi KLA,” pungkasnya. (jup/par)

BANGKALAN –  Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPA) Bangkalan mengadakan rapat koordinasi (Rakor) penguatan program bangga kencana pendataan keluarga 2021 dan kota layak anak (KLA) di Pendopo R. Pratanu Rabu, (17/2). Selain Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Sukaryo Teguh Santoso, acara tersebut dihadidi Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron. 

Kepala Dinas KBPPA Bangkalan Amina Rachmawati mengatakan, dalam rakor itu pihaknya melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat. Tujuannya, agar ada sinergitas yang kuat dalam upaya menjadikan Bangkalan sebagai KLA.

“Camat dan OPD lainnya memiliki peranan untuk mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ucapnya.


Menurutnya, penilaian KLA akan dilakukan tahun ini oleh pemerintah pusat. Beberapa indikator penilaian sudah disiapkan. Hal tersebut sebagai bentuk keseriusan Pemkab Bangkalan dalam mewujudkan kota yang ramah bagi perempuan dan anak.

Baca Juga :  200 Polisi Amankan Setengah Gram Sabu-Sabu

“Saat ini, sudah ada peraturan daerah (perda) tentang KLA. Produk hukum daerah tersebut memiliki poin penilaian yang sangat besar. Karena itu, kamk optimistis Kota Salak akan merengkuh penghargaan KLA,” tegas Amina Rachmawati.

Dijelaskan, dukungan dari OPD lain yang cukup nyata. Salah satunya,  dalam bentuk pemberian akta kelahiran bagi anak dan penerbitan kartu Identitas anak (KIA). “Dua administrasi kependudukan (adminduk) yang diterbitkan dispendukcapil itu menjadi salah satu indikator,” imbuhnya. 

 

Kemudian, lanjut Amina, pemerintah menyediakan fasilitas bermain di tempat-tempat pelayanan publik. Misalnya penyediaan tempat bermain di mal pelayanan publik (MMP). Semua itu dilakukan dalam rangka menjadikan Bangkalan sebagai KLA.

Baca Juga :  Protes Jalan Nasional Rusak, Warga Bangkalan Tancapkan Pohon Pisang

“Kami berharap support dan dukungan semua pihak. Mudah-mudahan Bangkalan bisa menjadi KLA,” harapnya. 

Mantan Kepala Disperinaker Bangkalan itu berkomitmen, institusinya juga mendukung program bangga kencana. Hal tersebut, untuk mencetak generasi yang hebat dan berkualitas dari berbagai aspek. “Kami ngin membangun keluarga yang lebih bermutu melalui aspek agama, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Jatim, Sukaryo Teguh Santoso menilai Bangkalan memiliki potensi besar untuk mendapatkan penghargaan KLA. Dia optimistis Kota Salak akan menggondol penghargaan prestisius tersebut. “Kami yakin Bangkalan bisa menjadi KLA,” pungkasnya. (jup/par)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/