alexametrics
19 C
Madura
Thursday, June 30, 2022

Bangunan TIC Kurang Bermanfaat

BANGKALAN – Manfaat Tourism Information Center (TIC) di Jalan Sultan Abdul Kadirun Bangkalan belum banyak dirasakan. Salah satu kendalanya yakni sumber daya manusia (SDM) yang bertugas untuk melayani wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Lily Setiawaty Mukti menyampaikan, sudah ada petugas yang berjaga di gedung pelayanan informasi pariwisata itu. Namun, memang belum terjadwal. ”Kami akan atur lagi. Sebagai pusat informasi, tidak hanya untuk wisata. Tapi, juga soal informasi kebudayaan dan kesenian,” ungkapnya kemarin (17/1).

Semula TIC direncanakan bisa menugaskan duta Kacong-Jebbing. Namun tidak dipungkiri, para duta wisata juga memiliki aktivitas masing-masing. Karena itu, dia mengaku akan menyusun ulang jadwal petugas yang bisa memberikan pelayanan informasi di tempat tersebut.

Baca Juga :  Biar Jiwa Kita Semakin Hidup

Jadwal tugas akan diatur secara bergantian. Rencananya akan tetap melibatkan Kacong-Jebbing. Kemudian juga pegawai disbudpar serta relawan yang tahu tentang kepariwisataan di Bangkalan. ”Segala informasi wisata, kebudayaan, dan kesenian nanti bisa bertanya di sana,” kata mantan kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB P3A) Bangkalan itu.

Bangunan TIC cukup lama tidak difungsikan. Namun pihaknya sudah mulai memanfaatkan kembali. Hanya ada satu titik TIC di Bangkalan. Pusat informasi pariwisata itu berfungsi bagi wisatawan untuk mencari informasi. Mulai dari destinasi wisata, fasilitas seperti hotel, transportasi hingga kuliner.

”Sebelumnya pelayanan informasi pariwisata dilayani di kantor disbudpar,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemendag Belum Serahkan Pasar Galis pada Pemkab

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir menuturkan, bangunan TIC sudah bertahun-tahun tidak difungsikan dengan maksimal. Dia meminta disbudpar terkait bisa memanfaatkan fasilitas tersebut agar tidak terkesan mangkrak. Menurutnya, banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi keberadaan TIC tersebut.

”Kalau bermanfaat pastinya banyak masyarakat yang akan datang. Kami akan evaluasi nanti mengenai pemanfaatan bangunan itu,” janji Tohir.

BANGKALAN – Manfaat Tourism Information Center (TIC) di Jalan Sultan Abdul Kadirun Bangkalan belum banyak dirasakan. Salah satu kendalanya yakni sumber daya manusia (SDM) yang bertugas untuk melayani wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Lily Setiawaty Mukti menyampaikan, sudah ada petugas yang berjaga di gedung pelayanan informasi pariwisata itu. Namun, memang belum terjadwal. ”Kami akan atur lagi. Sebagai pusat informasi, tidak hanya untuk wisata. Tapi, juga soal informasi kebudayaan dan kesenian,” ungkapnya kemarin (17/1).

Semula TIC direncanakan bisa menugaskan duta Kacong-Jebbing. Namun tidak dipungkiri, para duta wisata juga memiliki aktivitas masing-masing. Karena itu, dia mengaku akan menyusun ulang jadwal petugas yang bisa memberikan pelayanan informasi di tempat tersebut.

Baca Juga :  Bangun Balai Desa Gunakan Bambu


Jadwal tugas akan diatur secara bergantian. Rencananya akan tetap melibatkan Kacong-Jebbing. Kemudian juga pegawai disbudpar serta relawan yang tahu tentang kepariwisataan di Bangkalan. ”Segala informasi wisata, kebudayaan, dan kesenian nanti bisa bertanya di sana,” kata mantan kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB P3A) Bangkalan itu.

Bangunan TIC cukup lama tidak difungsikan. Namun pihaknya sudah mulai memanfaatkan kembali. Hanya ada satu titik TIC di Bangkalan. Pusat informasi pariwisata itu berfungsi bagi wisatawan untuk mencari informasi. Mulai dari destinasi wisata, fasilitas seperti hotel, transportasi hingga kuliner.

”Sebelumnya pelayanan informasi pariwisata dilayani di kantor disbudpar,” ujarnya.

Baca Juga :  Desak Data Bangunan Usaha Tak Berizin

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir menuturkan, bangunan TIC sudah bertahun-tahun tidak difungsikan dengan maksimal. Dia meminta disbudpar terkait bisa memanfaatkan fasilitas tersebut agar tidak terkesan mangkrak. Menurutnya, banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi keberadaan TIC tersebut.

”Kalau bermanfaat pastinya banyak masyarakat yang akan datang. Kami akan evaluasi nanti mengenai pemanfaatan bangunan itu,” janji Tohir.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

40 Ribu Sertifikat Tanah untuk 12 Desa

Banjir Robohkan Pagar Tembok Sekolah

JPU Hadirkan Lima Saksi

Polisi Sita 10 Sepeda Motor di Sawah

Artikel Terbaru

/