alexametrics
28.9 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Pengerjaan Proyek Jaringan Irigasi Belum 100 Persen

BANGKALAN – Terdapat 20 paket proyek pengembangan jaringan irigasi yang tersebar di Bangkalan. Hingga Senin (16/10), progres pengerjaan sudah mencapai 80 persen. Namun, satu paket kegiatan belum bisa digarap karena terkendala pembiayaan.

Kabid Sumber Daya Air Dinas PU dan Penataan Ruang Bangkalan Abdul Rahman Saleh menyampaikan, pengerjaan pengembangan jaringan irigasi hampir tuntas. Hanya satu paket kegiatan di Kecamatan Galis yang belum dikerjakan. Sebab, anggaran masih dalam proses pengajuan ke pemerintah pusat.

Belum dikerjakannya jaringan irigasi di Kecamatan Galis bukan tanpa alasan. Selain proses tender paling akhir, juga ada kendala teknis terutama karena anggaran bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). ”Untuk bisa mengamprah dana tersebut, harus ada laporan tiap triwulan. Sekarang kami dalam proses pengajuan,” terangnya.

Baca Juga :  Target Pajak Kendaraan Rp 31 Miliar

Menurut Rahman, pengembangan jaringan irigasi di Bangkalan diharapkan tuntas semua. ”Kami berharap tidak satu pun paket kegiatan yang tersisa. Semua harus terlaksana 100 persen,” ucapnya.

Pihaknya optimistis satu paket kegiatan di Kecamatan Galis terlaksana dengan baik. Asalkan setiap tahapan berjalan sebagaimana mestinya. ”Semoga cepat selesai. November kami targetkan tuntas,” imbuhnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir menjelaskan, rehab dan peningkatan jaringan irigasi merupakan salah satu program prioritas pembangunan tahun ini. Secara keseluruhan, pagu anggaran proyek tersebut Rp 8,7 miliar.

Realisasi program tersebut tidak dijadikan satu. Tetapi dipecah menjadi 20 paket pekerjaan yang tersebar di kecamatan-kecamatan. Musawwir menyatakan, apabila masih ada kegiatan yang belum selesai, dinas PUPR harus bertanggung jawab dan segera mengurusnya.

Baca Juga :  H-9 Pemilu Serentak, Warga Tidak Tahu Hari Pemungutan Suara 17 April

”Kalau misalnya terkendala tanda tangan bupati, cepat diurus. Lagi pula, di Galis hanya satu lokasi,” tandasnya.

BANGKALAN – Terdapat 20 paket proyek pengembangan jaringan irigasi yang tersebar di Bangkalan. Hingga Senin (16/10), progres pengerjaan sudah mencapai 80 persen. Namun, satu paket kegiatan belum bisa digarap karena terkendala pembiayaan.

Kabid Sumber Daya Air Dinas PU dan Penataan Ruang Bangkalan Abdul Rahman Saleh menyampaikan, pengerjaan pengembangan jaringan irigasi hampir tuntas. Hanya satu paket kegiatan di Kecamatan Galis yang belum dikerjakan. Sebab, anggaran masih dalam proses pengajuan ke pemerintah pusat.

Belum dikerjakannya jaringan irigasi di Kecamatan Galis bukan tanpa alasan. Selain proses tender paling akhir, juga ada kendala teknis terutama karena anggaran bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). ”Untuk bisa mengamprah dana tersebut, harus ada laporan tiap triwulan. Sekarang kami dalam proses pengajuan,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Wanti-Wanti ASN Beri Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

Menurut Rahman, pengembangan jaringan irigasi di Bangkalan diharapkan tuntas semua. ”Kami berharap tidak satu pun paket kegiatan yang tersisa. Semua harus terlaksana 100 persen,” ucapnya.

Pihaknya optimistis satu paket kegiatan di Kecamatan Galis terlaksana dengan baik. Asalkan setiap tahapan berjalan sebagaimana mestinya. ”Semoga cepat selesai. November kami targetkan tuntas,” imbuhnya.

Anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir menjelaskan, rehab dan peningkatan jaringan irigasi merupakan salah satu program prioritas pembangunan tahun ini. Secara keseluruhan, pagu anggaran proyek tersebut Rp 8,7 miliar.

Realisasi program tersebut tidak dijadikan satu. Tetapi dipecah menjadi 20 paket pekerjaan yang tersebar di kecamatan-kecamatan. Musawwir menyatakan, apabila masih ada kegiatan yang belum selesai, dinas PUPR harus bertanggung jawab dan segera mengurusnya.

Baca Juga :  Dikira Besi Tua, Ternyata Pucuk Rudal
- Advertisement -

”Kalau misalnya terkendala tanda tangan bupati, cepat diurus. Lagi pula, di Galis hanya satu lokasi,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/