alexametrics
22.4 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Disperinaker Koordinasikan Kenaikan UMK ke Provinsi

BANGKALAN – Awal 2017 lalu, upah minimum kabupaten (UMK) Bangkalan ditetapkan sebesar Rp 1.530.655. Tahuh ini pemkab berusaha kembali mengusulkan kenaikan upah. Jika disetujui Pemprov Jatim, 2018 mendatang besaran upah akan lebih tinggi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenagakerja (Disperinaker) Bangkalan Amina Rachmawati menyampaikan, pihaknya berencana mengajukan kenaikan UMK 2018. Saat ini dia melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi. Namun nominal yang akan diajukan belum diketahui.

”Pasti kami ajukan. Jumlahnya masih kami koordinasikan. Naik dan tidaknya itu kebijakan provinsi. Kami hanya mengajukan,” ujarnya Senin (16/10).

Menurut Amina, meski UMK di Bangkalan tergolong rendah, pihaknya mengaku akan terus berupaya agar UMK Bangkalan setiap tahunnya naik. Dengan begitu, pemasukan atau penghasilan masyarakat buruh di Bangkalan bertambah.

Baca Juga :  Ra Latif Ancam Gugat Ra Momon ke PTUN

”Setiap tahun akan kami ajukan untuk kenaikan UMK di Bangkalan. Walaupun kenaikannya tidak secepat dan sebesar kabupaten lain,” klaimnya.

Dia menambahkan, kenaikan UMK akan meningkat pesat jika investor-investor kian banyak yang masuk ke Bangkalan. Semakin banyak penanam modal, semakin banyak pula rupiah yang berputar di Kota Salak.

Dia berharap, di 2018 investor yang berinvestasi di Bangkalan semakin banyak. Dengan demikian, UMK lebih tinggi. ”Kami upayakan bisa diusulkan lebih tinggi lagi,” imbuhnya.

Di lain pihak, Anggota Komisi B DPRD Bangkalan M. Husni Syakur memiliki pandangan sama mengenai minimnya investor di Kota Salak. Dia berharap setiap tahunnya pemerintah tetap melakukan pengajuan kenaikan upah agar mampu mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pasang Gigi Tiruan Pilih yang Berkompeten

”Kalau dibandingkan dengan kota atau kabupaten lain, UMK kita masih jauh. Kita tetap harus berupaya,” tandasnya.

BANGKALAN – Awal 2017 lalu, upah minimum kabupaten (UMK) Bangkalan ditetapkan sebesar Rp 1.530.655. Tahuh ini pemkab berusaha kembali mengusulkan kenaikan upah. Jika disetujui Pemprov Jatim, 2018 mendatang besaran upah akan lebih tinggi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenagakerja (Disperinaker) Bangkalan Amina Rachmawati menyampaikan, pihaknya berencana mengajukan kenaikan UMK 2018. Saat ini dia melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi. Namun nominal yang akan diajukan belum diketahui.

”Pasti kami ajukan. Jumlahnya masih kami koordinasikan. Naik dan tidaknya itu kebijakan provinsi. Kami hanya mengajukan,” ujarnya Senin (16/10).


Menurut Amina, meski UMK di Bangkalan tergolong rendah, pihaknya mengaku akan terus berupaya agar UMK Bangkalan setiap tahunnya naik. Dengan begitu, pemasukan atau penghasilan masyarakat buruh di Bangkalan bertambah.

Baca Juga :  Senang Belajar Jurnalistik

”Setiap tahun akan kami ajukan untuk kenaikan UMK di Bangkalan. Walaupun kenaikannya tidak secepat dan sebesar kabupaten lain,” klaimnya.

Dia menambahkan, kenaikan UMK akan meningkat pesat jika investor-investor kian banyak yang masuk ke Bangkalan. Semakin banyak penanam modal, semakin banyak pula rupiah yang berputar di Kota Salak.

Dia berharap, di 2018 investor yang berinvestasi di Bangkalan semakin banyak. Dengan demikian, UMK lebih tinggi. ”Kami upayakan bisa diusulkan lebih tinggi lagi,” imbuhnya.

- Advertisement -

Di lain pihak, Anggota Komisi B DPRD Bangkalan M. Husni Syakur memiliki pandangan sama mengenai minimnya investor di Kota Salak. Dia berharap setiap tahunnya pemerintah tetap melakukan pengajuan kenaikan upah agar mampu mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Harus Perluas Lapangan Kerja

”Kalau dibandingkan dengan kota atau kabupaten lain, UMK kita masih jauh. Kita tetap harus berupaya,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/