alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Paripurna DPRD Tidak Kuorum

BANGKALAN – Pasca-pileg, baru kemarin (16/5) rapat paripurna DPRD Bangkalan digelar. Rapat perdana setelah pemilu tersebut langsung tidak kuorum. Anggota dewan yang hadir hanya 20 orang. Syarat kuorum minimal 26 anggota dewan.

Pantauan RadarMadura.id, mayoritas anggota dewan yang tidak hadir dalam paripurna tersebut yaitu yang ditengarai tidak terpilih kembali untuk periode 2019–2024. Rapat paripurna kemarin sangat penting.

Sebab, akan dibahas raperda inisiatif DPRD. Antara lain, pencabuptan Perda 15/2015 tentang Reklamasi Pesisir di Wilayah Kabupaten Bangkalan, Penyelenggaraan Rumah Kos, dan Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah. Sayangnya, paripurna tersebut tidak kuorum.

Ketua DPRD Bangkalan Imron Rosyadi mengutarakan, rapat paripurna internal DPRD tidak bisa dilanjutkan karena anggota yang hadir hanya 20 orang. ”Berdasarkan laporan sekretariat, di daftar hadir hanya 20 anggota dewan yang hadir,” katanya.

Baca Juga :  Obat Tak Sesuai Kebutuhan Puskesmas

Menurut Imron, karena paripurna internal DPRD tidak kuorum, rapat penetapan bersama eksekutif juga tidak bisa dilanjutkan. Dia menyampaikan, berdasarkan usulan anggota dewan yang hadir, rapat paripurna dijadwal ulang. ”Saya ikuti saja, dijadwal ulang di bamus,” ucapnya.

Imron berharap, paripurna nanti kuorum sehingga tugas DPRD bisa berjalan dengan baik. Dia menegaskan, fraksi bertanggung jawab terhadap anggota-anggotanya yang tidak hadir paripurna.

”Paripurna berikutnya semoga kuorum. Sebab, pembahasan perda dengan mekanisme yang baru membutuhkan waktu cukup lama. Misalnya, harus ada fasilitasi gubernur,” pungkas Imron. 

 

BANGKALAN – Pasca-pileg, baru kemarin (16/5) rapat paripurna DPRD Bangkalan digelar. Rapat perdana setelah pemilu tersebut langsung tidak kuorum. Anggota dewan yang hadir hanya 20 orang. Syarat kuorum minimal 26 anggota dewan.

Pantauan RadarMadura.id, mayoritas anggota dewan yang tidak hadir dalam paripurna tersebut yaitu yang ditengarai tidak terpilih kembali untuk periode 2019–2024. Rapat paripurna kemarin sangat penting.

Sebab, akan dibahas raperda inisiatif DPRD. Antara lain, pencabuptan Perda 15/2015 tentang Reklamasi Pesisir di Wilayah Kabupaten Bangkalan, Penyelenggaraan Rumah Kos, dan Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah. Sayangnya, paripurna tersebut tidak kuorum.


Ketua DPRD Bangkalan Imron Rosyadi mengutarakan, rapat paripurna internal DPRD tidak bisa dilanjutkan karena anggota yang hadir hanya 20 orang. ”Berdasarkan laporan sekretariat, di daftar hadir hanya 20 anggota dewan yang hadir,” katanya.

Baca Juga :  Gedung Dewan Harus Selesai Desember

Menurut Imron, karena paripurna internal DPRD tidak kuorum, rapat penetapan bersama eksekutif juga tidak bisa dilanjutkan. Dia menyampaikan, berdasarkan usulan anggota dewan yang hadir, rapat paripurna dijadwal ulang. ”Saya ikuti saja, dijadwal ulang di bamus,” ucapnya.

Imron berharap, paripurna nanti kuorum sehingga tugas DPRD bisa berjalan dengan baik. Dia menegaskan, fraksi bertanggung jawab terhadap anggota-anggotanya yang tidak hadir paripurna.

”Paripurna berikutnya semoga kuorum. Sebab, pembahasan perda dengan mekanisme yang baru membutuhkan waktu cukup lama. Misalnya, harus ada fasilitasi gubernur,” pungkas Imron. 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/