alexametrics
20.9 C
Madura
Thursday, May 26, 2022

Hanya 10 CPNS Lolos SKD

BANGKALAN – Seperti hari pertama dan kedua, peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) hari ketiga Kamis (15/11) banyak tidak lolos. Dari 360 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS), hanya sepuluh orang yang memenuhi nilai ambang batas (passing grade).

Pada sesi pertama diikuti 117 peserta. Hanya tiga orang yang memenuhi ambang batas. Sesi kedua 116 pelamar. Hanya tiga orang juga yang memenuhi passing grade. Untuk sesi ketiga diikuti 110 peserta, namun hanya empat orang dinyatakan lolos SKD. Sebanyak 17 pendaftar tidak hadir pada ujian hari ketiga. Dengan demikian, 350 pendaftar dinyatakan gugur.

Kepala BKPSDA Bangkalan Moh. Gufron mengutarakan, penurunan passing grade sedang diusulkan ke pemerintah pusat. Namun, sampai sekarang tidak ada tanggapan. ”Mungkin saja selesai SKD ini,” katanya.

Baca Juga :  Pelamar CPNS Formasi Khusus Lebih Sedikit dari Kuota

Gufron mengaku pasrah jawaban pemerintah pusat atas usulan penurunan passing grade. Sebab, yang memiliki kewenangan itu merupakan panitia seleksi nasional (panselnas). ”Yang jelas, kami sudah mengusulkan,” ujarnya.

Usulan tersebut bukan tanpa dasar. Menurut Gufron, itu karena banyak pelamar yang tidak memenuhi ambang batas yang dinilai terlalu tinggi. ”Kalau tetap, pasti banyak yang tidak memenuhi passing grade,” terangnya.

Dia menyampaikan, andai saja passing grade yang sudah ada itu diturunkan. Otomatis banyak pelamar yang lolos ujian SKD. Namun, pihaknya hanya sebatas berharap. Tetap yang menentukan itu pemerintah pusat. ”Harapan kami ya turun,” tuturnya.

Gufron menambahkan, untuk ujian SKD hari keempat akan dipantau langsung Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Di Jawa Timur itu hanya Bangkalan dan Jember yang dipantau langsung. Dia diharapkan bisa mengetahui langsung hasil passing grade peserta. ”Kan bisa jadi pertimbangan juga,” sebutnya.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Beri Penghargaan 54 Kades

BANGKALAN – Seperti hari pertama dan kedua, peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) hari ketiga Kamis (15/11) banyak tidak lolos. Dari 360 pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS), hanya sepuluh orang yang memenuhi nilai ambang batas (passing grade).

Pada sesi pertama diikuti 117 peserta. Hanya tiga orang yang memenuhi ambang batas. Sesi kedua 116 pelamar. Hanya tiga orang juga yang memenuhi passing grade. Untuk sesi ketiga diikuti 110 peserta, namun hanya empat orang dinyatakan lolos SKD. Sebanyak 17 pendaftar tidak hadir pada ujian hari ketiga. Dengan demikian, 350 pendaftar dinyatakan gugur.

Kepala BKPSDA Bangkalan Moh. Gufron mengutarakan, penurunan passing grade sedang diusulkan ke pemerintah pusat. Namun, sampai sekarang tidak ada tanggapan. ”Mungkin saja selesai SKD ini,” katanya.

Baca Juga :  Ingat! Jangan Gunakan Knalpot Brong

Gufron mengaku pasrah jawaban pemerintah pusat atas usulan penurunan passing grade. Sebab, yang memiliki kewenangan itu merupakan panitia seleksi nasional (panselnas). ”Yang jelas, kami sudah mengusulkan,” ujarnya.

Usulan tersebut bukan tanpa dasar. Menurut Gufron, itu karena banyak pelamar yang tidak memenuhi ambang batas yang dinilai terlalu tinggi. ”Kalau tetap, pasti banyak yang tidak memenuhi passing grade,” terangnya.

Dia menyampaikan, andai saja passing grade yang sudah ada itu diturunkan. Otomatis banyak pelamar yang lolos ujian SKD. Namun, pihaknya hanya sebatas berharap. Tetap yang menentukan itu pemerintah pusat. ”Harapan kami ya turun,” tuturnya.

Gufron menambahkan, untuk ujian SKD hari keempat akan dipantau langsung Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Di Jawa Timur itu hanya Bangkalan dan Jember yang dipantau langsung. Dia diharapkan bisa mengetahui langsung hasil passing grade peserta. ”Kan bisa jadi pertimbangan juga,” sebutnya.

Baca Juga :  Begini Cara Ayu Khoirunita Promosikan Batik Bangkalan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/