alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Pemohon Sertifikat Tanah melalui OSS Minim

BANGKALAN – Pemerintah pusat berupaya meningkatkan pelayanan perizinan yang efisien berbasis internet. Salah satunya dengan menerapkan pelayanan perizinan berbasis online single submission (OSS).

Inovasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat yang ingin mengurus perizinan. Tak terkecuali mengurus sertifikat tanah.

Selama ini, masyarakat Bangkalan yang mengurus sertifikat tanah melalui aplikasi OSS sangat minim. Hal itu disampaikan Kasubbag Tata Usaha (TU) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bangkalan Dwi Chandra Kurniawan.

Dia mengatakan, pemohon sertifikat yang menggunakan OSS sangat sedikit. Namun, pihaknya enggan memberikan data pemohon sertifikat tanah melalui OSS. Dia beralasan demi keamanan. ”Harus lihat data dulu. Tapi, saya tidak berani memberikan data itu,” ucap dia di ruang kerjanya kemarin (15/10).

Baca Juga :  Trunojoyo Bergerak ”Duduki” Ruang Paripurna

Menurut dia, jika luas tanah lebih dari 600 meter persegi, pengajuan sertifikat harus melalui OSS. Itu sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ATR/BPN Nomor 15 Tahun 2018. ”Semua aturannya sudah tertuang di sana,” tukasnya. (c1)

BANGKALAN – Pemerintah pusat berupaya meningkatkan pelayanan perizinan yang efisien berbasis internet. Salah satunya dengan menerapkan pelayanan perizinan berbasis online single submission (OSS).

Inovasi tersebut diharapkan memudahkan masyarakat yang ingin mengurus perizinan. Tak terkecuali mengurus sertifikat tanah.

Selama ini, masyarakat Bangkalan yang mengurus sertifikat tanah melalui aplikasi OSS sangat minim. Hal itu disampaikan Kasubbag Tata Usaha (TU) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bangkalan Dwi Chandra Kurniawan.

Dia mengatakan, pemohon sertifikat yang menggunakan OSS sangat sedikit. Namun, pihaknya enggan memberikan data pemohon sertifikat tanah melalui OSS. Dia beralasan demi keamanan. ”Harus lihat data dulu. Tapi, saya tidak berani memberikan data itu,” ucap dia di ruang kerjanya kemarin (15/10).

Baca Juga :  Ulama Madura Deklarasi Akbar Komitmen Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin 

Menurut dia, jika luas tanah lebih dari 600 meter persegi, pengajuan sertifikat harus melalui OSS. Itu sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ATR/BPN Nomor 15 Tahun 2018. ”Semua aturannya sudah tertuang di sana,” tukasnya. (c1)

Artikel Terkait

Komitmen Tekan AKI-AKB

Menjaga Kesehatan Tulang

Pasar Tumpah Picu Kemacetan

Most Read

Artikel Terbaru

/