alexametrics
29.4 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Proyek Gedung Dewan Tak Kunjung Dilelang

BANGKALAN – Proyek pembangunan lanjutan gedung DPRD Bangkalan di Jalan Halim Perdana Kusuma tak kunjung dilelang. Padahal, dokumen fisik kegiatan sudah diajukan ke bagian pengadaan barang dan jasa setkab.

Kabid Tata Bangunan dan Gedung DPRKP Bangkalan Nur Taufik mengatakan, lanjutan proyek gedung dewan itu bukan lagi kewenangan instansinya. Sebab, proyek senilai Rp 5 miliar lebih itu sudah diajukan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setkab Bangkalan untuk segera ditender.

”Bisa ditanyakan ke bagian pengadaan barang dan jasa setkab. Yang jelas, dokumen fisiknya sudah kami ajukan,” katanya kemarin (15/6).

Kasubbag Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa BPBJ Setkab Bangkalan Ahmad Jufri mengatakan, lelang fisik itu bertahap. Meski dokumen sudah diterima, lelang tidak langsung. Butuh verifikasi terlebih dahulu.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif bersama Forkopimda Kunjungi Gereja

”Sekarang ini masih masuk tahap verifikasi. Tapi, memang benar bahwa dokumen kegiatannya sudah diajukan pada kami,” katanya.

Pria yang akrab disapa Upik itu menyatakan, dalam proses verifikasi, pokja mengecek dokumen proyek. Jika dinyatakan lengkap, lelang bisa digelar. ”Dalam minggu ini, pasti dilelang. Tenang saja, karena ada tahapan yang perlu dilewati,” jelasnya.

Si tempat terpisah, anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir meminta lelang segera digelar. Sebab, proyek senilai Rp 5 miliar lebih itu butuh waktu cukup lama karena pekerjaan konstruksi. ”Sudah pertengahan tahun, mestinya sudah dikerjakan, bukan tahap lelang lagi,” katanya.

Pada tahap I, pekerjaan proyek tersebut melewati deadline. Akibatnya, rekanan dikenakan denda. Kejadian serupa diharapkan tidak terulang kembali. ”Jangan sampai proyek tahap kedua ini lambat lagi dari sisi waktu pelaksanaan,” tandasnya. 

Baca Juga :  Penerapan E-Rapor Tidak Jelas

BANGKALAN – Proyek pembangunan lanjutan gedung DPRD Bangkalan di Jalan Halim Perdana Kusuma tak kunjung dilelang. Padahal, dokumen fisik kegiatan sudah diajukan ke bagian pengadaan barang dan jasa setkab.

Kabid Tata Bangunan dan Gedung DPRKP Bangkalan Nur Taufik mengatakan, lanjutan proyek gedung dewan itu bukan lagi kewenangan instansinya. Sebab, proyek senilai Rp 5 miliar lebih itu sudah diajukan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setkab Bangkalan untuk segera ditender.

”Bisa ditanyakan ke bagian pengadaan barang dan jasa setkab. Yang jelas, dokumen fisiknya sudah kami ajukan,” katanya kemarin (15/6).


Kasubbag Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa BPBJ Setkab Bangkalan Ahmad Jufri mengatakan, lelang fisik itu bertahap. Meski dokumen sudah diterima, lelang tidak langsung. Butuh verifikasi terlebih dahulu.

Baca Juga :  Masa Kontrak Proyek Skep sampai Desember

”Sekarang ini masih masuk tahap verifikasi. Tapi, memang benar bahwa dokumen kegiatannya sudah diajukan pada kami,” katanya.

Pria yang akrab disapa Upik itu menyatakan, dalam proses verifikasi, pokja mengecek dokumen proyek. Jika dinyatakan lengkap, lelang bisa digelar. ”Dalam minggu ini, pasti dilelang. Tenang saja, karena ada tahapan yang perlu dilewati,” jelasnya.

Si tempat terpisah, anggota Komisi C DPRD Bangkalan Musawwir meminta lelang segera digelar. Sebab, proyek senilai Rp 5 miliar lebih itu butuh waktu cukup lama karena pekerjaan konstruksi. ”Sudah pertengahan tahun, mestinya sudah dikerjakan, bukan tahap lelang lagi,” katanya.

Pada tahap I, pekerjaan proyek tersebut melewati deadline. Akibatnya, rekanan dikenakan denda. Kejadian serupa diharapkan tidak terulang kembali. ”Jangan sampai proyek tahap kedua ini lambat lagi dari sisi waktu pelaksanaan,” tandasnya. 

Baca Juga :  Jajaran JPRM Silaturrahmi dengan Bupati dan Wabup Bangkalan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/