alexametrics
27.5 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Menpora Perbolehkan Puslatkab dan Kompetisi

BANGKALAN – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengeluarkan surat edaran (SE) protokol olahraga. Pemerintah pusat memperbolehkan pusat latihan kabupaten (puslatkab) dan kompetisi dengan syarat menerapkan protokol tersebut.

Ketum KONI Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far menyatakan, SE tentang protokol pencegahan penularan Covid-19 pada kegiatan kepemudaan dan keolahragaan turun. Edaran dengan nomor 6.II.1/Menpora/2020 diterima pada 11 Juni lalu.

Poin penting dalam edaran tersebut yakni KONI di seluruh Indonesia diperbolehkan melanjutkan puslatkab yang semula distop. Kemudian, kompetisi juga boleh digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

SE tersebut turun dalam rangka menyambut kenormalan baru. Aktivitas keolahrgaan yang semula mandek akan aktif kembali dengan tetap memperhatikan protokol yang ditentukan pemerintah. ”Harus memperhatikan tatanan kenormalan baru,” katanya kemarin (15/6).

Baca Juga :  Hamdalah Senggol Escudo, Muholifah¬† Pingsan

Sejumlah hak teknis diatur dalam SE tersebut. Di antaranya, atlet wajib memakai masker dan cuci tangan. Kemudian, lokasi latihan dan alat latihan harus sering disterilkan dengan cairan disinfektan.

Lalu, setiap aktivitas wajib memperhatikan jarak antaratlet atau pelatih. Juga, meminimalkkan kontak fisik. ”Penggunaan masker itu pada saat menuju dan pulang dari tempat latihan,” terangnya.

Cabor yang ingin menggelar kejuaraan wajib mematuhi aturan. Yakni, peserta harus menunjukkan swab PCR dengan hasil negatif. Kebijakan tersebut dalam rangka mencegah penularan virus korona.

KONI akan memaparkan edaran tersebut kepada seluruh cabor. Pemaparan itu tekait batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar oleh cabor dalam menggelar latihan maupun kompetisi.

Baca Juga :  MU Tunggu Regulasi Kompetisi Liga 1

”Tidak ada alasan untuk tidak berprestasi. Ayo tunjukkan bahwa atlet Bangkalan bisa mengukir prestasi meski kondisinya sekarang seperti ini,” katanya memberikan semangat. 

BANGKALAN – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengeluarkan surat edaran (SE) protokol olahraga. Pemerintah pusat memperbolehkan pusat latihan kabupaten (puslatkab) dan kompetisi dengan syarat menerapkan protokol tersebut.

Ketum KONI Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far menyatakan, SE tentang protokol pencegahan penularan Covid-19 pada kegiatan kepemudaan dan keolahragaan turun. Edaran dengan nomor 6.II.1/Menpora/2020 diterima pada 11 Juni lalu.

Poin penting dalam edaran tersebut yakni KONI di seluruh Indonesia diperbolehkan melanjutkan puslatkab yang semula distop. Kemudian, kompetisi juga boleh digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.


SE tersebut turun dalam rangka menyambut kenormalan baru. Aktivitas keolahrgaan yang semula mandek akan aktif kembali dengan tetap memperhatikan protokol yang ditentukan pemerintah. ”Harus memperhatikan tatanan kenormalan baru,” katanya kemarin (15/6).

Baca Juga :  Empat Atlet Ikuti Presiden Cup

Sejumlah hak teknis diatur dalam SE tersebut. Di antaranya, atlet wajib memakai masker dan cuci tangan. Kemudian, lokasi latihan dan alat latihan harus sering disterilkan dengan cairan disinfektan.

Lalu, setiap aktivitas wajib memperhatikan jarak antaratlet atau pelatih. Juga, meminimalkkan kontak fisik. ”Penggunaan masker itu pada saat menuju dan pulang dari tempat latihan,” terangnya.

Cabor yang ingin menggelar kejuaraan wajib mematuhi aturan. Yakni, peserta harus menunjukkan swab PCR dengan hasil negatif. Kebijakan tersebut dalam rangka mencegah penularan virus korona.

KONI akan memaparkan edaran tersebut kepada seluruh cabor. Pemaparan itu tekait batasan-batasan yang tidak boleh dilanggar oleh cabor dalam menggelar latihan maupun kompetisi.

Baca Juga :  Kompetisi Lanjut tanpa Suporter, Semua Pertandingan Digelar di Jawa

”Tidak ada alasan untuk tidak berprestasi. Ayo tunjukkan bahwa atlet Bangkalan bisa mengukir prestasi meski kondisinya sekarang seperti ini,” katanya memberikan semangat. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/