alexametrics
21.5 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Bupati Ra Latif Terharu, Donasi Siswa-Guru Tembus Setengah Miliar

BANGKALAN – Siswa-siswi Bangkalan punya kepedulian besar terhadap korban erupsi Gunung Semeru. Buktinya, donasi siswa dan guru yang dikumpulkan dari PAUD, SD, dan SMP di Kota Salak lebih dari setengah miliar, yaitu Rp 513.904.000.

Donasi yang dikumpulkan dalam seminggu itu diserahkan kepada Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron di Pendapa Agung, Rabu (15/12). Penyaluran donasi itu masih akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang oleh bupati yang biasa dipanggil Ra Latif itu.

”Kami akan langsung berkomunikasi dengan Pemkab Lumajang. Dalam waktu dekat, kami akan mendistribukan kepada korban erupsi Gunung Semeru di lumajang,” ungkap Ra Latif.

Baca Juga :  Lagi-Lagi┬áPemenang Lelang Proyek Kantor KPU Dianulir

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu mengaku terharu dengan banyaknya donasi yang dikumpulkan dari siswa PAUD, SD, dan SMP beserta gurunya. Apalagi, donasi yang dikumpulkan berasal dari uang saku siswa. Pihaknya yakin, bantuan itu sangat bermanfaat bagi para korban erupsi Gunung Semeru.

”Mudah-mudahan jiwa gotong royong dan kesetiakawanan yang telah dipupuk dinas pendidikan terhadap siswa bisa terus tumbuh hingga kelak dewasa,” harapnya.

Ra Latif belum memastikan apakah donasi itu akan diberikan secara langsung berupa uang atau barang. Sebab, semua itu bergantung pada hasil koordinasi antara pihaknya dan Pemkab Lumajang. ”Karena yang tahu kebutuhan masyarakat Pemkab Lumajang,” imbuhnya. 

Baca Juga :  APBD Klir, Segera Sampaikan ke Gubernur

Kepala Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menambahkan, donasi ratusan juta itu terkumpul hanya dalam seminggu. Dalam penggalangannya, tidak ada paksaaan. Donasi yang terkumpul murni dari sisa uang saku para siswa dan guru. ”Siapa yang peduli, ayo menyisakan uang sakunya,” katanya.

Dengan nominal donasi yang mencapai setengah miliar lebih, pihaknya terharu terhadap kepekaan dan kepedulian siswa PAUD, SD, dan SMP. Itu menunjukkan, jiwa sosial siswa dari tiga jenjang pendidikan di bawah naungan lembaganya sangat tinggi. ”Donasi itu sebagai pendidikan karakter untuk siswa PAUD, SD, dan SMP,” tandasnya. (jup/onk)

BANGKALAN – Siswa-siswi Bangkalan punya kepedulian besar terhadap korban erupsi Gunung Semeru. Buktinya, donasi siswa dan guru yang dikumpulkan dari PAUD, SD, dan SMP di Kota Salak lebih dari setengah miliar, yaitu Rp 513.904.000.

Donasi yang dikumpulkan dalam seminggu itu diserahkan kepada Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron di Pendapa Agung, Rabu (15/12). Penyaluran donasi itu masih akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang oleh bupati yang biasa dipanggil Ra Latif itu.

”Kami akan langsung berkomunikasi dengan Pemkab Lumajang. Dalam waktu dekat, kami akan mendistribukan kepada korban erupsi Gunung Semeru di lumajang,” ungkap Ra Latif.

Baca Juga :  Pendekar Madura Pukul Mundur Pasukan Belanda

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu mengaku terharu dengan banyaknya donasi yang dikumpulkan dari siswa PAUD, SD, dan SMP beserta gurunya. Apalagi, donasi yang dikumpulkan berasal dari uang saku siswa. Pihaknya yakin, bantuan itu sangat bermanfaat bagi para korban erupsi Gunung Semeru.

”Mudah-mudahan jiwa gotong royong dan kesetiakawanan yang telah dipupuk dinas pendidikan terhadap siswa bisa terus tumbuh hingga kelak dewasa,” harapnya.

Ra Latif belum memastikan apakah donasi itu akan diberikan secara langsung berupa uang atau barang. Sebab, semua itu bergantung pada hasil koordinasi antara pihaknya dan Pemkab Lumajang. ”Karena yang tahu kebutuhan masyarakat Pemkab Lumajang,” imbuhnya. 

Baca Juga :  Dispertapahorbun Imbau Petani Perhatikan Intensitas Hujan Rendah

Kepala Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menambahkan, donasi ratusan juta itu terkumpul hanya dalam seminggu. Dalam penggalangannya, tidak ada paksaaan. Donasi yang terkumpul murni dari sisa uang saku para siswa dan guru. ”Siapa yang peduli, ayo menyisakan uang sakunya,” katanya.

Dengan nominal donasi yang mencapai setengah miliar lebih, pihaknya terharu terhadap kepekaan dan kepedulian siswa PAUD, SD, dan SMP. Itu menunjukkan, jiwa sosial siswa dari tiga jenjang pendidikan di bawah naungan lembaganya sangat tinggi. ”Donasi itu sebagai pendidikan karakter untuk siswa PAUD, SD, dan SMP,” tandasnya. (jup/onk)

Artikel Terkait

Komitmen Tekan AKI-AKB

Menjaga Kesehatan Tulang

Pasar Tumpah Picu Kemacetan

Most Read

Artikel Terbaru

/