alexametrics
20.3 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Dinas Pendidikan Mendadak Tertutup

BANGKALAN – Sebanyak 15.820 siswa dari 354 lembaga SMP/MTs di Bangkalan telah mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Namun, sebagian dari mereka mengundurkan diri sebelum pelaksanaan ujian. Dinas pendidikan (disdik) tertutup dan enggan membuka kenapa peserta tiba-tiba mengundurkan diri.

Kasi Kurikulum SMP Disdik Bangkalan Risman Iriyanto menerangkan, pendaftaran UNBK susulan dilakukan masing-masing lembaga. Pengajuannya dilakukan secara online.

Sayangnya, dia enggan menyebutkan mengenai jumlah siswa yang mengajukan ujian susulan. Begitu juga dengan siswa yang mengundurkan diri sebelum mengikuti UNBK. ”Kami tidak pantau, karena online,” kelitnya Senin (14/5).

Padahal sebelumnya Risman menyampaikan, berdasarkan laporan sementara, beberapa siswa memang ada yang urung ikut UNBK. Alasannya beragam. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah siswa yang tidak ikut ujian nasional.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Launching Desa Bersih Narkoba

”Ada, cuma belum kami rekap datanya secara keseluruhan. Laporannya masih dalam proses,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/4).

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir menyayangkan minimnya informasi yang ada di disdik terkait pelaksanaan UNBK jenjang SMP. Menurut dia, seharusnya disdik mengantongi data mengenai pengunduran diri peserta ujian dan pendaftar ujian susulan.

”Seharusnya ada data itu, kok bisa tidak tahu. Kalau tidak ada data, apa yang mau dievaluasi. Patut dipertanyakan keseriusan untuk pelaksanaan UNBK ini,” katanya.

Abdurrahman meminta disdik lebih terbuka soal data hasil ujian nasional. Tidak perlu ada yang ditutup-tutupi soal hasil UNBK di Bangkalan. ”Kalau ada yang kurang, bisa kita evaluasi bersama,” tukasnya.

Baca Juga :  23 Peserta SKD CPNS Pasti Gugur

BANGKALAN – Sebanyak 15.820 siswa dari 354 lembaga SMP/MTs di Bangkalan telah mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Namun, sebagian dari mereka mengundurkan diri sebelum pelaksanaan ujian. Dinas pendidikan (disdik) tertutup dan enggan membuka kenapa peserta tiba-tiba mengundurkan diri.

Kasi Kurikulum SMP Disdik Bangkalan Risman Iriyanto menerangkan, pendaftaran UNBK susulan dilakukan masing-masing lembaga. Pengajuannya dilakukan secara online.

Sayangnya, dia enggan menyebutkan mengenai jumlah siswa yang mengajukan ujian susulan. Begitu juga dengan siswa yang mengundurkan diri sebelum mengikuti UNBK. ”Kami tidak pantau, karena online,” kelitnya Senin (14/5).


Padahal sebelumnya Risman menyampaikan, berdasarkan laporan sementara, beberapa siswa memang ada yang urung ikut UNBK. Alasannya beragam. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah siswa yang tidak ikut ujian nasional.

Baca Juga :  Peduli Pedagang, Malam-Malam Bupati Ra Latif Serahkan Bantuan

”Ada, cuma belum kami rekap datanya secara keseluruhan. Laporannya masih dalam proses,” katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/4).

Anggota Komisi D DPRD Bangkalan Abdurrahman Thohir menyayangkan minimnya informasi yang ada di disdik terkait pelaksanaan UNBK jenjang SMP. Menurut dia, seharusnya disdik mengantongi data mengenai pengunduran diri peserta ujian dan pendaftar ujian susulan.

”Seharusnya ada data itu, kok bisa tidak tahu. Kalau tidak ada data, apa yang mau dievaluasi. Patut dipertanyakan keseriusan untuk pelaksanaan UNBK ini,” katanya.

Abdurrahman meminta disdik lebih terbuka soal data hasil ujian nasional. Tidak perlu ada yang ditutup-tutupi soal hasil UNBK di Bangkalan. ”Kalau ada yang kurang, bisa kita evaluasi bersama,” tukasnya.

Baca Juga :  Sumenep Mendekati Normal September

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/