alexametrics
20.7 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Empat Pejabat Berebut Kursi Kepala Dinas PMD

BANGKALAN – Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan masih dalam proses. Empat peserta lelang sudah selesai mengikuti seleksi assessment di Badan Diklat Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan penulisan makalah dengan jatah waktu hingga 17 Juli.

Empat peserta lelang jabatan itu adalah Mulyanto Dahlan selaku sekretaris DPMD dan Camat Labang Mahfud. Kemudian, Ainur Ridlo selaku Kabid Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan DPMD dan Hery Untoro selaku sekretaris Kecamatan Burneh.

Ketua Pansel Lelang Jabatan Terbuka Tahap II Moh. Gufron mengatakan, seleksi kompetensi itu dilakukan oleh Badan Diklat Jawa Timur. Empat peserta diuji kemampuan keterampilan dan psikotes. Yang tidak kalah penting, kata Gufron, empat peserta akan diuji pemahaman tentang organisasi perangkat daerah (OPD) yang diperbutkan.

Baca Juga :  Dua Dokter Dilarang Buka Praktik

”Para pejabat administrator itu harus melalui tahapan seleksi kompetensi. Tapi, yang menguji bukan pansel, melainkan assessment center Balai Diklat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya Kamis (13/7).

Kewenangan pansel hanya menunggu penilaian dari assessment center balai diklat. Ketika timsel memilih tiga terbaik dan membuang satu orang, itu semua tidak terlepas penilaian balai diklat. ”Intinya dijadikan acuan,” ucapnya.

Penulisan makalah, wawancara, dan rekam jejak juga penting bagi pansel sebagai bahan untuk diajukan ke bupati. Dalam proses lelang, pihaknya berusaha profesional dan terbuka. Terlebih, pansel tidak hanya dari eksekutif, melainkan juga dari tokoh dan akademisi.

”Orang curiga boleh-boleh saja. Tapi, lebih elok jika berdasar bukti. Kami tidak akan tertutup. Silakan diawasi,” katanya. ”Jika tahapan ini dianggap menyimpang dan bermasalah, tidak mungkin berlanjut hingga proses seleksi kompetensi,” tuturnya.

Baca Juga :  Seleksi Lelang Jabatan Sembilan Kepala OPD

Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Kasmu mengingatkan timsel untuk menjalankan proses tahapan  dengan benar, serta hindari upaya nepotisme dan sejenisnya. Itu penting dilakukan agar pejabat yang mengisi DMPD benar-benar berkualitas. ”Itu yang kami inginkan. Proses yang bersih,” terang Kasmu.

- Advertisement -

BANGKALAN – Pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan masih dalam proses. Empat peserta lelang sudah selesai mengikuti seleksi assessment di Badan Diklat Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan penulisan makalah dengan jatah waktu hingga 17 Juli.

Empat peserta lelang jabatan itu adalah Mulyanto Dahlan selaku sekretaris DPMD dan Camat Labang Mahfud. Kemudian, Ainur Ridlo selaku Kabid Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan DPMD dan Hery Untoro selaku sekretaris Kecamatan Burneh.

Ketua Pansel Lelang Jabatan Terbuka Tahap II Moh. Gufron mengatakan, seleksi kompetensi itu dilakukan oleh Badan Diklat Jawa Timur. Empat peserta diuji kemampuan keterampilan dan psikotes. Yang tidak kalah penting, kata Gufron, empat peserta akan diuji pemahaman tentang organisasi perangkat daerah (OPD) yang diperbutkan.

Baca Juga :  Hari Pramuka tanpa Upacara

”Para pejabat administrator itu harus melalui tahapan seleksi kompetensi. Tapi, yang menguji bukan pansel, melainkan assessment center Balai Diklat Provinsi Jawa Timur,” ujarnya Kamis (13/7).

Kewenangan pansel hanya menunggu penilaian dari assessment center balai diklat. Ketika timsel memilih tiga terbaik dan membuang satu orang, itu semua tidak terlepas penilaian balai diklat. ”Intinya dijadikan acuan,” ucapnya.

Penulisan makalah, wawancara, dan rekam jejak juga penting bagi pansel sebagai bahan untuk diajukan ke bupati. Dalam proses lelang, pihaknya berusaha profesional dan terbuka. Terlebih, pansel tidak hanya dari eksekutif, melainkan juga dari tokoh dan akademisi.

”Orang curiga boleh-boleh saja. Tapi, lebih elok jika berdasar bukti. Kami tidak akan tertutup. Silakan diawasi,” katanya. ”Jika tahapan ini dianggap menyimpang dan bermasalah, tidak mungkin berlanjut hingga proses seleksi kompetensi,” tuturnya.

Baca Juga :  Seleksi Lelang Jabatan Sembilan Kepala OPD

Ketua Komisi A DPRD Bangkalan Kasmu mengingatkan timsel untuk menjalankan proses tahapan  dengan benar, serta hindari upaya nepotisme dan sejenisnya. Itu penting dilakukan agar pejabat yang mengisi DMPD benar-benar berkualitas. ”Itu yang kami inginkan. Proses yang bersih,” terang Kasmu.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/