alexametrics
21.2 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Bupati Bangkalan Jamin Kebutuhan Isolasi Mandiri

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan berusaha mempercepat memutus rantai persebaran Covid-19. Mereka menggelar rapat koordinasi dengan semua kepala desa (Kades) di Kecamatan Arosbaya dan Klampis kemarin (13/6).

Selain mendengar aspirasi para Kades, Bupati Abdul Latif Amin Imron juga memberikan bantuan sembako secara langsung kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isman). Bantuan itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dapur meski tidak keluar dari rumah.

Bupati mengungkapkan, Kecamatan Arosbaya dan Klampis dianggap sebagai episentrum persebaran Covid-19. Karena itu, semua kepala desa perlu diberi pembinaan oleh satgas agar upaya pencegahan yang dilakukan berjalan efektif. ”Kami menyampaikan tentang pentingnya 3T (testing, tracing, dan treatment) kepada Kades,” terangnya kemarin.

Baca Juga :  Polisi Usut Bansos Beras Kemensos

Pihaknya juga meminta semua Kades mengajak masyarakatnya agar bersedia dites PCR dan divaksin. Dua langkah itu perlu dilakukan untuk memutus persebaran Covid-19. Sekaligus untuk memisahkan warga yang terpapar dan yang tidak.

”Alhamdulillah, sebelum para Kades mengajak masyarakatnya untuk menjalani PCR, mereka sendiri bersedia dites. Kami berharap kalau Kadesnya dites, warganya mengikuti,” tutur pria berkacamata itu.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu mengatakan, pemerintah akan memberikan sembako bagi masyarakat dua kecamatan itu yang bersedia divaksin. Pihaknya juga menjamin ketersediaan kebutuhan bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.

”Sebelum berangkat, kami sempat melakukan rapat virtual bersama Presiden Joko Widodo. Arahan yang disampaikan tentang penerapan prokes dan langkah 3T,” kata bupati yang akrab disapa Ra Latif itu.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Launching Desa Bersih Narkoba

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Agus Zein mengatakan, bupati terus berupaya untuk menekan laju persebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Yakni, dengan melaksanakan arahan dari pemerintah pusat dan pemprov. ”Dengan segala kesulitan yang ada, beliau turun langsung dalam rangka menindaklanjuti 3T yang menjadi arahan pemerintah pusat,” katanya.

Menurut Agus, tidak ada cara lain selain memisahkan antara masyarakat yang terpapar dan yang tidak. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang pernah kontak langsung dengan orang yang terpapar Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri. ”Jika tidak memisahkan diri, akan muncul kasus-kasus baru,” pungkasnya. (jup)

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan berusaha mempercepat memutus rantai persebaran Covid-19. Mereka menggelar rapat koordinasi dengan semua kepala desa (Kades) di Kecamatan Arosbaya dan Klampis kemarin (13/6).

Selain mendengar aspirasi para Kades, Bupati Abdul Latif Amin Imron juga memberikan bantuan sembako secara langsung kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isman). Bantuan itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dapur meski tidak keluar dari rumah.

Bupati mengungkapkan, Kecamatan Arosbaya dan Klampis dianggap sebagai episentrum persebaran Covid-19. Karena itu, semua kepala desa perlu diberi pembinaan oleh satgas agar upaya pencegahan yang dilakukan berjalan efektif. ”Kami menyampaikan tentang pentingnya 3T (testing, tracing, dan treatment) kepada Kades,” terangnya kemarin.

Baca Juga :  Staf Kejaksaan Positif, Sempat Diisolasi di Balai Diklat BKPSDA

Pihaknya juga meminta semua Kades mengajak masyarakatnya agar bersedia dites PCR dan divaksin. Dua langkah itu perlu dilakukan untuk memutus persebaran Covid-19. Sekaligus untuk memisahkan warga yang terpapar dan yang tidak.

”Alhamdulillah, sebelum para Kades mengajak masyarakatnya untuk menjalani PCR, mereka sendiri bersedia dites. Kami berharap kalau Kadesnya dites, warganya mengikuti,” tutur pria berkacamata itu.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu mengatakan, pemerintah akan memberikan sembako bagi masyarakat dua kecamatan itu yang bersedia divaksin. Pihaknya juga menjamin ketersediaan kebutuhan bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.

”Sebelum berangkat, kami sempat melakukan rapat virtual bersama Presiden Joko Widodo. Arahan yang disampaikan tentang penerapan prokes dan langkah 3T,” kata bupati yang akrab disapa Ra Latif itu.

Baca Juga :  Bupati Ra Latif Menyusuri Gang-Gang dengan Motor Tua

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Agus Zein mengatakan, bupati terus berupaya untuk menekan laju persebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. Yakni, dengan melaksanakan arahan dari pemerintah pusat dan pemprov. ”Dengan segala kesulitan yang ada, beliau turun langsung dalam rangka menindaklanjuti 3T yang menjadi arahan pemerintah pusat,” katanya.

Menurut Agus, tidak ada cara lain selain memisahkan antara masyarakat yang terpapar dan yang tidak. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat yang pernah kontak langsung dengan orang yang terpapar Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri. ”Jika tidak memisahkan diri, akan muncul kasus-kasus baru,” pungkasnya. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/