alexametrics
22.4 C
Madura
Monday, August 15, 2022

Pengajuan Kuota CPNS Belum Direspons

BANGKALAN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan sudah mengajukan kuota formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, hingga kini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) belum memberikan jawaban.

Sekretaris BKPSDA Bangkalan Ari Murfianto mengutarakan, kuota yang diajukan 3.569 CPNS. Itu berlaku untuk umum. Hanya diprioritaskan untuk tiga bidang. Yakni bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

”Sampai sekarang Bangkalan dapat berapa belum turun. Itu menjadi kewenangan pemerintah pusat,” kata Ari saat dihubungi Senin (13/5).

Menurut Ari, Kemen PAN-RB dalam menentukan kuota CPNS tetap melibatkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). ”Nah, saat ini kami hanya menunggu kabar saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Kabar Baik, Pasukan Kuning Ditambah, Honor Naik

Ari menyebutkan, saat ini formasi CPNS yang keluar khusus sekolah kedinasan. Misalnya, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Itu pun sudah ditutup. ”Jadi, bagi yang berminat jadi CPNS, mohon bersabar,” sarannya.

Sebab, lanjut Ari, pada saatnya nanti akan diumumkan melalui media dan website Pemkab Bangkalan. Tentu setelah ada kepastian dari pemerintah pusat. ”Pasti kami umumkan nanti. Tidak akan tertutup. Sebab, itu hak semua orang untuk mengetahui,” janjinya.

Ari menyampaikan, dalam penentuan kuota pemerintah pusat tetap menyinkronkan dengan kemampuan anggaran di daerah masing-masing. Termasuk juga berdasarkan tingkat kebutuhan prioritas di kabupaten/kota. ”Kebutuhan apa yang prioritas, itu biasanya yang jadi acuan,” terangnya.

Bahkan, mengenai jumlah pensiun juga menjadi dasar penentuan kuota CPNS. Hingga sekarang pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan yang pensiun sebanyak 280 orang. ”Ya dasarnya itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Sosiologi UMM Promosikan Konservasi Lingkungan Lewat Film

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kuota CPNS baru bisa diketahui di akhir tahun. ”Paling sekitar Oktober baru bisa diketahui,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengatakan, nantinya ketika kuota CPNS sudah turun, pemkab harus mengumumkan secara terbuka. ”Entah melalui website-nya atau media supaya semua bisa mengakses,” imbaunya.

 

BANGKALAN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan sudah mengajukan kuota formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun, hingga kini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) belum memberikan jawaban.

Sekretaris BKPSDA Bangkalan Ari Murfianto mengutarakan, kuota yang diajukan 3.569 CPNS. Itu berlaku untuk umum. Hanya diprioritaskan untuk tiga bidang. Yakni bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

”Sampai sekarang Bangkalan dapat berapa belum turun. Itu menjadi kewenangan pemerintah pusat,” kata Ari saat dihubungi Senin (13/5).


Menurut Ari, Kemen PAN-RB dalam menentukan kuota CPNS tetap melibatkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). ”Nah, saat ini kami hanya menunggu kabar saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa STKIP Belajar Layout

Ari menyebutkan, saat ini formasi CPNS yang keluar khusus sekolah kedinasan. Misalnya, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Itu pun sudah ditutup. ”Jadi, bagi yang berminat jadi CPNS, mohon bersabar,” sarannya.

Sebab, lanjut Ari, pada saatnya nanti akan diumumkan melalui media dan website Pemkab Bangkalan. Tentu setelah ada kepastian dari pemerintah pusat. ”Pasti kami umumkan nanti. Tidak akan tertutup. Sebab, itu hak semua orang untuk mengetahui,” janjinya.

Ari menyampaikan, dalam penentuan kuota pemerintah pusat tetap menyinkronkan dengan kemampuan anggaran di daerah masing-masing. Termasuk juga berdasarkan tingkat kebutuhan prioritas di kabupaten/kota. ”Kebutuhan apa yang prioritas, itu biasanya yang jadi acuan,” terangnya.

- Advertisement -

Bahkan, mengenai jumlah pensiun juga menjadi dasar penentuan kuota CPNS. Hingga sekarang pejabat di lingkungan Pemkab Bangkalan yang pensiun sebanyak 280 orang. ”Ya dasarnya itu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Serapan Anggaran di Sembilan OPD Rendah, Apa Saja?

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, kuota CPNS baru bisa diketahui di akhir tahun. ”Paling sekitar Oktober baru bisa diketahui,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengatakan, nantinya ketika kuota CPNS sudah turun, pemkab harus mengumumkan secara terbuka. ”Entah melalui website-nya atau media supaya semua bisa mengakses,” imbaunya.

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/