alexametrics
22.1 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah di Tepi Jalan

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Suasana Kelurahan Kraton, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan pada Sabtu malam (11/12) geger. Seorang pria berinisial FC ditemukan tergeletak di tepi jalan dengan luka sabetan sajam sekitar pukul 22.00. Karena mengeluarkan darah cukup banyak, FC akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Kasus penganiayaan tersebut menggemparkan publik. Apalagi, foto korban saat telentang di tepi jalan tersebar di grup WhatsApp (WA). Video proses evakuasi FC ke mobil patroli polisi berdurasi 15 detik juga tersebar. Korban mengalami luka robek di tangan, perut, punggung, dan kepala bagian kiri.

Berdasar informasi yang diterima dari pihak kepolisian, FC tercatat sebagai warga Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh. Pria 21 tahun itu berada di Kelurahan Kraton karena menemui salah seorang temannya. Kasus penganiayaan tersebut lalu dilaporkan ke polisi oleh kerabat korban berinisial ZA.

Baca Juga :  Banyak Sekolah-Madrasah Ngotot Mau UNBK Mandiri

Setelah menerima laporan dari warga, polisi langsung melakukan penyelidikan. Dalam perkara tersebut, polisi meminta keterangan dua orang saksi. Polisi juga sudah mengamankan barang bukti (BB) milik FC berupa pakaian, sepeda motor nopol M 6761 HI, dan ponsel.

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino kepada wartawan menuturkan, sebelum kejadian, korban cekcok dengan orang tidak dikenal (OTK). Perseteruan itu berakhir penganiayaan. Korban yang sudah bersimbah darah sempat lari sambil minta tolong warga sekitar. Tapi, akhirnya jatuh tergeletak. ”Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP),” katanya.

Perwira asal Surabaya itu menambahkan, korban kemudian langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan guna penanganan lebih lanjut. ”Untuk motif belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan terduga pelaku belum kita amankan,” imbuh alumnus Akpol 2002 itu. 

Baca Juga :  Hilang di Bluto, Mobil Boks Ditemukan di Bugih

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Suasana Kelurahan Kraton, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan pada Sabtu malam (11/12) geger. Seorang pria berinisial FC ditemukan tergeletak di tepi jalan dengan luka sabetan sajam sekitar pukul 22.00. Karena mengeluarkan darah cukup banyak, FC akhirnya tewas di lokasi kejadian.

Kasus penganiayaan tersebut menggemparkan publik. Apalagi, foto korban saat telentang di tepi jalan tersebar di grup WhatsApp (WA). Video proses evakuasi FC ke mobil patroli polisi berdurasi 15 detik juga tersebar. Korban mengalami luka robek di tangan, perut, punggung, dan kepala bagian kiri.

Berdasar informasi yang diterima dari pihak kepolisian, FC tercatat sebagai warga Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh. Pria 21 tahun itu berada di Kelurahan Kraton karena menemui salah seorang temannya. Kasus penganiayaan tersebut lalu dilaporkan ke polisi oleh kerabat korban berinisial ZA.

Baca Juga :  Khofifah Janji Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur di Madura

Setelah menerima laporan dari warga, polisi langsung melakukan penyelidikan. Dalam perkara tersebut, polisi meminta keterangan dua orang saksi. Polisi juga sudah mengamankan barang bukti (BB) milik FC berupa pakaian, sepeda motor nopol M 6761 HI, dan ponsel.

Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino kepada wartawan menuturkan, sebelum kejadian, korban cekcok dengan orang tidak dikenal (OTK). Perseteruan itu berakhir penganiayaan. Korban yang sudah bersimbah darah sempat lari sambil minta tolong warga sekitar. Tapi, akhirnya jatuh tergeletak. ”Korban meninggal di tempat kejadian perkara (TKP),” katanya.

Perwira asal Surabaya itu menambahkan, korban kemudian langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan guna penanganan lebih lanjut. ”Untuk motif belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan terduga pelaku belum kita amankan,” imbuh alumnus Akpol 2002 itu. 

Baca Juga :  669 Koperasi Dinonaktifkan
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/