alexametrics
25.3 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Pemenuhan RTH Di Bangkalan Jauh Dari Ketentuan

BANGKALAN – Ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) minimal 30 persen dari luas perkotaan. Yakni, 10 persen privat dan 20 persen publik. Itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Namun, pemenuhan RTH publik di Bangkalan hanya 12 persen. Pemkab dalam hal ini dinas lingkungan hidup (DLH) masih punya pekerjaan rumah (PR) agar ketentuan tersebut terpenuhi.

Kasi Pertamanan DLH Bangkalan Slamet menyampaikan, pihaknya tidak bisa melakukan perluasan RTH tahun ini. Lembaganya tidak memiliki anggaran untuk kegiatan tersebut. ”Tidak ada perluasan pada 2018. Alasannya karena anggaran,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Slamet, DLH telah menyediakan dana untuk perluasan RTH. Namun, anggaran dialokasikan terhadap program lain. ”Kami mengalokasikan anggaran, kemudian karena ada keperluan yang lain, jadi kami pindah,” terangnya Kamis (11/10).

Baca Juga :  Gugatan Mantan Wakil Ketua BPD Mrandung Kandas

Meski demikian, Slamet mengklaim lembaganya masih terus mencari lahan untuk perluasan. Salah satu opsinya adalah aset Pemkab Bangkalan di Kelurahan Bancaran. ”Rencana tepi sungai Bancaran itu dan di sebelah selatan lapangan sepak bola Bancaran,” imbuhnya.

Slamet tidak bisa memastikan kapan target RTH dipenuhi. ”Sulit untuk memenuhi 20 persen itu, namun secera bertahap kami penuhi,” janjinya. 

BANGKALAN – Ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) minimal 30 persen dari luas perkotaan. Yakni, 10 persen privat dan 20 persen publik. Itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Namun, pemenuhan RTH publik di Bangkalan hanya 12 persen. Pemkab dalam hal ini dinas lingkungan hidup (DLH) masih punya pekerjaan rumah (PR) agar ketentuan tersebut terpenuhi.

Kasi Pertamanan DLH Bangkalan Slamet menyampaikan, pihaknya tidak bisa melakukan perluasan RTH tahun ini. Lembaganya tidak memiliki anggaran untuk kegiatan tersebut. ”Tidak ada perluasan pada 2018. Alasannya karena anggaran,” ujarnya.


Sebenarnya, lanjut Slamet, DLH telah menyediakan dana untuk perluasan RTH. Namun, anggaran dialokasikan terhadap program lain. ”Kami mengalokasikan anggaran, kemudian karena ada keperluan yang lain, jadi kami pindah,” terangnya Kamis (11/10).

Baca Juga :  Tertibkan PKL Mokong, Satpol PP Angkut Barang Jualan

Meski demikian, Slamet mengklaim lembaganya masih terus mencari lahan untuk perluasan. Salah satu opsinya adalah aset Pemkab Bangkalan di Kelurahan Bancaran. ”Rencana tepi sungai Bancaran itu dan di sebelah selatan lapangan sepak bola Bancaran,” imbuhnya.

Slamet tidak bisa memastikan kapan target RTH dipenuhi. ”Sulit untuk memenuhi 20 persen itu, namun secera bertahap kami penuhi,” janjinya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/