alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Ra Imam Enggan Maju dari Nasdem

BANGKALAN – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bangkalan 2018 semakin menarik diikuti. Tidak hanya wajah-wajah baru yang bakal meramaikan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Wajah lama seperti KH Imam Buchori juga akan maju.

            Selama ini dia dikenal sebagai kader Partai Nasdem. Namun, pria yang akrab disapa Ra Imam itu tidak bakal menggunakan kendaraan politik partainya. Alasannya, di parlemen hanya punya dua kursi.

”Kami masih konsisten melalui jalur independen. Sebab, maju dari partai Nasdem tidak memungkinkan,” ungkapnya ditemui di kediamannya Selasa (11/7) lalu.

            Meski akan maju melalui jalur independen, dia tidak menutup diri untuk selalu berkomunikasi dengan sejumlah partai. ”Komunikasi-komunikasi politik dengan sejumlah partai tetap jalan. Intinya, tetap terbuka,” katanya.

Baca Juga :    Ra Bir Aly Serius Maju dalam Pilkada 2018

            Menurut Ra Imam, pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang akan lebih seru. Sebab, banyak wajah-wajah baru. Dia belum bisa memastikan akan menggandeng siapa. ”Masih fokus menyelesaikan syarat-syarat yang ditentukan melalui jalur independen,” akunya.

            Apakah ada kemungkinan mengajak Ketua DPC Partai PKB Bangkalan Mondir A. Rofii dalam Pilkada 2018? Ra Imam mengaku belum bisa memutuskan. ”Sebab, terlalu dini membicarakan itu,” ucapnya.

            Ketua DPC Partai PKB Bangkalan Mondir A. Rofii mengaku masih berhubungan baik dengan kader Partai Nasdem KH Imam Buchori. Namun, sikap politik PKB akan mengusung siapa, belum dipastikan. ”Ya, belumlah. Tapi, komunikasi politik dengan Imam Buchori baik. Termasuk juga dengan partai lain,” katanya. 

Baca Juga :  PPKM Berbasis Mikro Harus Dijalankan Maksimal

 

BANGKALAN – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bangkalan 2018 semakin menarik diikuti. Tidak hanya wajah-wajah baru yang bakal meramaikan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Wajah lama seperti KH Imam Buchori juga akan maju.

            Selama ini dia dikenal sebagai kader Partai Nasdem. Namun, pria yang akrab disapa Ra Imam itu tidak bakal menggunakan kendaraan politik partainya. Alasannya, di parlemen hanya punya dua kursi.

”Kami masih konsisten melalui jalur independen. Sebab, maju dari partai Nasdem tidak memungkinkan,” ungkapnya ditemui di kediamannya Selasa (11/7) lalu.

            Meski akan maju melalui jalur independen, dia tidak menutup diri untuk selalu berkomunikasi dengan sejumlah partai. ”Komunikasi-komunikasi politik dengan sejumlah partai tetap jalan. Intinya, tetap terbuka,” katanya.

Baca Juga :    Ra Bir Aly Serius Maju dalam Pilkada 2018

            Menurut Ra Imam, pelaksanaan Pilkada 2018 mendatang akan lebih seru. Sebab, banyak wajah-wajah baru. Dia belum bisa memastikan akan menggandeng siapa. ”Masih fokus menyelesaikan syarat-syarat yang ditentukan melalui jalur independen,” akunya.

            Apakah ada kemungkinan mengajak Ketua DPC Partai PKB Bangkalan Mondir A. Rofii dalam Pilkada 2018? Ra Imam mengaku belum bisa memutuskan. ”Sebab, terlalu dini membicarakan itu,” ucapnya.

            Ketua DPC Partai PKB Bangkalan Mondir A. Rofii mengaku masih berhubungan baik dengan kader Partai Nasdem KH Imam Buchori. Namun, sikap politik PKB akan mengusung siapa, belum dipastikan. ”Ya, belumlah. Tapi, komunikasi politik dengan Imam Buchori baik. Termasuk juga dengan partai lain,” katanya. 

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Hadiri Deklarasi Kholifah

 

Artikel Terkait

Komitmen Tekan AKI-AKB

Menjaga Kesehatan Tulang

Pasar Tumpah Picu Kemacetan

Most Read

Artikel Terbaru

/